Ziarah Wali Songo

ziarah walisongo pon pes nurul ihsan tahun 2017.

Aula Nurul Ihsan

Alhamdulillah berkat dukuan semua kalangan proses pembuatan Aula Nurul Ihsan telah Mencapai 90%.

Suasana Sarapan Pagi

Suasana sarapan pagi Rombongan ziaroh pondok pesantren Nurul .

Beladiri Cimande

Santri Putra mengikuti latihan bela diri Cimande.

17 Agustus

Para santri berangkat guna melaksanakan Upacara Hari kemerdekaan.

Tampilkan postingan dengan label hikayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikayah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 September 2017

dilaknat saat haji

dilaknat saat haji
Haji merupakan rikun islam yang ke 5 walaupun bagi yang mampu namun barang siapa bisa menunaikan ibadah tersebut makaTelah sempurnalah islamnya.tapi apalah jadinya jika haji yang kita harapkan sebagai amal ibadah kita malah menjadi laknat bagi kita hanya karena lebih mementingkan keinginan diri sendiri dari pada mematuhi perintah orang tua sekalipun niat itu baik.seperti cerita seorang syeh yang sangat terkenal dengan keilmuanya,ketika itu ia berniat untuk menunaaikan ibadah haji.dengan keniatan tersebut syeh tersebut mengadukan niatnya kepada ibunda tercinta dengan harapan ibunya bisa menyetujui niat baiknya yakni haji.namun hasilnya tak sesuai dengan apa ia harapkan,sang ibu tak memberinya izin untuk haji pada tahun ini.namun keniatan syeh tersebut untuk tetap melaksanakan haji begitu kuat pada dirinya sehingga timbul pada dirinya untuk tetap melaksanakan haji walau tanpa seizin ibunya.dengan tekad yang kuat syeh tersebut berangkat haji ke mekah dan tak ia sadari bahwasannya ibunya telah meembuntutinya dari belakang.
Seusai melakukan ibadah di kota mekah tibalah ia di madinah dan tak lupa ia selalu mengerjakan ibadah di kota tersebut.malampun mulai larut sementara syeh trsebut tetap melakukan ibadah. saat yang bersamaan datanglah seorang maling lalu masuk ke salah satu rumah warga,namun nasib buruk menimpa si maling karena si pemilik rumah sudah mengetahui keberadaannya sehingga maling tersebut melarikan diri menuju samping masjid tempat dimana syeh tersebut melakukan aktivitas ibadah. dengan di kejar oleh beberapa warga yang mengetahui adanya maling.namun sesaat melewati samping masjid ternyata sang maling menghilang.wargapun mengira bahwsanya malingnya berada di dalan masjid.karna di kira maling ahirnya syeh tersebut di bawa ke raja.dan rajapun langsung memerintahkan warga agar maling nya di seret ke pasar tempat keramaian orang orang lalu di potong kedua tangan dan kakinya serta di cukil matanya seraya berkata”ini adalah balasan orang yang mencuri”belumlah raja menyelesaikan perkataannya syeh tersebut memotong pembicaraan sang raja seraya berkata”jangan katakan itu,katakanlah bahwa ini adalah balasan orang yang haji tanpa seizin ibunya”suasana mulai berubah ketika orang –orang mulai mengenaliya yang ternyata ia bukanlah maling yang sebenarnya,suara isak tangis mulai tedengar air mata yang mulai berguguran serta sesal yang tiada maaf mulai di rasakan semua kalangan
 Warga yang tak tega ahirnya membawa syeh tersebut kepada ibunya dengan di letakan di depan masjid tempat ibunya sedang melaksanakan solat, hal ini bersamaan dengan doa ibunya yang mana ibunya meminta agar alloh mengembalikan anaknya setelah di beri cobaan dan ternyata alloh mengabulkan doa ibu tersebut dengan kembalinya syeh tersebut kepada ibunya dengan cobaan yang amat pedih.
Rasa laparpun dirasakan  oleh syeh tersebut sehingga ia terpaksa memanggil seorang yang berada di dalam masjid yang ternyata ia adalah ibunya sendiri seraya berkata”saya seorang musyafir yang sedang kelaparan bisakah engkau memberi aku sedikit makanan”ibu itu menjawab”bisakah kau ke pintu”syeh menjawab “aku tak punya kaki”ibu bertanya”bisakah kau ulurkan tanganmu”syeh menjawab”saya tak punya tangan “  ahuirnya ibu itu langsung keluardan alangkah kagetnya ternyata ia adalah anaknya sendiri dan langsungmengangkat syeh tersebut yang ternyata anaknya sendiri, dengan berlinangan air mata sang ibu mengangkat kepala anaknya dan di letakan di pangkuannya lalu syeh berkata”saya adalah putramu yang durhaka”dengan sejuta penyesalan yang di rasakan oleh ibu tersebut karna doanya yang tidak benar sang ibu berdoa agar dirinya dan anaknya di cabut nyawanya agar tidak ada orang lagi yang melihat hal ini ,belumlah sempurna berdoa ternyata alloh langsung menjabut ruh sang ibu dan anaknya.
dari cerita di atas dapat di simpulkan bahwasannya kewajiban seorang anak terhadap orang tua sangatlah penting,karena bagaimanapun ridho orang tua adalah rido alloh juga.dan bagi orang tua tidak sepatutnya mendoakan kepada anaknya dengan doa yang buruk.doakanlah mereka dengan doa yang baik agar senantiasa di beri kebaikan dari alloh swt.semoga bermanfaat(dinukil dari kitab durrotunnasihin fi dammi aqil walidayni wa fadhilati birrihima)

Rabu, 09 Agustus 2017

Macan Masuk Pondok

cerita mbah kholil macan masuk pondok
Suatu hari pada buan syawal,kyai Kholil memanggil santri-santrinya,lalu beliau pun berkata: “Santri-santriku , mulai sekarang, kalian harus le bih memper ketat penjagaan pondok ini. Gerbang depan harus selalu dijaga, sebentar lagi akan ada macan masuk kepondok kita” kata kiyai Kholil dihadapan para santrinya.

Setelah mendengar titah dari guru yang sangat dihormati itu,para santri langsung bergegas mempersiapkan diri mereka. Dalam benak para santri, terbayang seekor harimau yang meng endap-endap memasuki pesantren mereka dan menerkam salahsatu dari mereka. Saat itu,memang di sebelah timur bangkalan masih terdapat hutan yang sangat angker.
Tanpa terasa Satu hari, dua hari, tiga hari telah berlalu, para santri selalu berjaga dengan waspada. Tanpa terasa seiring berjalanya waktu,ternyata hitungan hari telah mencapai tiga minggu. Macan yang di tunggu-tunggu tak kunjung muncul.
Yang terjadi bukan seperti yang kyai Kholil katakan,yang terjadi dalam kurun waktu tiga minggu seperti biasanya bulan syawal,yang biasanya pada bulan itu merupakan bulan awal ajaran baru,dan banyak santi baru yang akan menimba ilmu di pesantren bangkalan tersebut.

Pada minggu ketiga, kyai Kholil kembali mendatangi para santrinya dan memerintahkan untuk memperketat penjagaan  mereka.
Di sore hari tiba-tiba datang seorang pemuda kurus dengan  postur tubuh tidak terlalu tinggi dan berkulit kuning,seraya meneteng koper seng,datang ke komplek pesantren,setelah mengetahui tujuan kedatangan pemuda tersebut untuk sowan ke kiyai Kholil,para santi yang sedang berjaga pun mempersilahkan pemuda tersebut dan menunjukanya ndalem kyai Kholil.

“Assalamu’alaikum,” Ucapnya ketika berada didepan pintu ndalem Kyai Kholil.
Mendengar salam tersebut, bukan jawaban salam yang di ucapkan oleh Kyai Kholil, Beliau malah berteriak memanggil para santri-santrinya.
“Hai santri-santriku, Ada macan datang..!!!! Ada ma can datang,,,!!!,ayo kita kepung jangan sampai dia masuk kepondok…!”Seru kyai Kholil dengan sangat keras.

Mendengar teriakan kayi Kholil,serentak para santri berhamburan membawa apa saja yang bisa dibawa untuk mengusir “macan” itu. Para santri membawa pedang, clurit,tongkat,batang kayu dan apa saja yadang dapat digunakan untuk  melumpuhkan macan itu,yang taklain adalah pemuda itu, sang pemuda pun menjadi pusat pasi karena ketakutan,karena di kerubuti sedemikian rupa, lalu pemuda itu pun terpaksa pergi melarikan diri.

Karena keinginan pemuda yang sangat tinggi untuk menimba ilmu di kyai Kholil, maka pada keesokan harinya,pemuda itu mencoba memasuki pesantren kembali. Namun tetap saja ia mendapat perlakuan seperti kemarin,para sanri ramai-ramai mengusirnya. Pada malam ketiga diam-diam pemuda itu memasuki pesantren,karena kelelahan dan ketakutan ahirnya pemuda itu bersembunyi dibawah kentongan langgar(Musolla)dan tidak terasa iapun terlelalp tidur dibawah kentongan tersebut. Tak disangka,pada tengah malam ada yang membangunkanya. Setelah dia sadar bahwa yang membangunkanya adalah kyai Kholil dia pun langsung mencoba meraih tangan kyai Kholil untuk bersalaman,tapi yang dia terima bukan sambutan salaman,melainkan amarah kyai Kholil. Kyai Kholil memarahinya habis-habisan.

Namun demikinan, malam itu juga ia diajak kerumah kyai Kholil. Pemuda itu sangat lega ketika dinyatakan telah ditrima menjadi santri kya Kholil. Pemuda itu bernama Abdul Wahhab lengkapnya Abdul Wahhab Hasbulloh yang dikemudian hari menjadi salah satu tokoh berdirinya jam’iyyah Nahdlatul Uama.Kyai Wahhab Hasbulloh keudian hari memang dikenal sebagai “macan”, Baik oleh kawan ataupun lawan.

Jumat, 07 Juli 2017

Belajar Tawakal Dari Perilaku Semut

belajar tawakal dari semut

semut yang kita kenal dengan salah satu hewan mempunyai perilaku hidup bergerombol  sosialis dan  senang bergotong royong ini, ternyata dapat memberikan suatu pelajaran yang amat berharga.seperti yang terjadi pada zaman nabi sulaiman,nabi yang terkenal dengan mu'jizatnya bisa berbicara dengan bangsa jin setan manusia dan para hewan.

suatu hari nabi sulaiman as bertemu dengan seekor semut lantas nabi bertanya 'wahai semut berapakah rizqimu dalam setahun?'. semut menjawab 'rizqi ku hanya sebiji gandum'.setelah mendengar jawaban tersebut entah kenapa nabi sulaiman membawa semut tersebut dan kemudian nabi memasukannya ke dalam botol yang berisi sebutir gandum serta menutup lobang botol tersebut bahkan serta membiarkanya sampai kurun waktu satu tahun.

setelah satu tahun berlalu nabi bergegas menuju botol tempat ia mengurung semut tersebut.namun ketika ia hendak membukanya nabi menemukan hal aneh seolah olah mengganjal di dalam fikiran nabi.nabi berfikir kenapa semut ini hanya memekan separuh dari sebutir gandum tersebut dalam satu tahun,padahal dalam satu tahun risqinya satu butir gandum..? dengan kejadian ini nabi langsung menanyakannya pada semut itu'mengapa kau hanya makan separuh dari gandummu..?semut menjawab"ya nabiyulloh saat itu aku yakin sekali rizqi ku pada Alloh swt,alloh tidak akan lupa akan bagian rizqiku bahkan bisa memberi lebih dari sebutir gandum itu.namen berbeda saat engkau memasukanku ke dalam botol lalu engkau memberiku sebutir gandum lalu kau menutup botol itu,aku mulai ragu akan engkau apakah engkau bisa ingat padaku.engkau manusia masih punya sifat lupa. maka dari itu aku sisakan separuh gandumku sebagai antisipasi untuk masa yang akan datang saat engkau lupa akan aku.

dari kisah di atas dapat kita sadari bahwasanya sebaik-baik sandaran hidup hanyalah Alloh Swt tidak ada yang lain yang bisa mendatangkan kesusahan serta kesenangan kecuali lloh swt.maka cara yang terbaik untuk kita agar kita selalu tetap pada ridhonya tak lain adalah dengan berprasangka baik dan bertawakal kepada Alloh swt.semoga bermanfaat
wallohu a'lam bisshowab

Rabu, 21 Juni 2017

Ketika Syekh Abdul Qodir Jaelani di rampok

kisah abdul qodir jaelani 

Kisah Syekh Abdul Qodir Jaelani Dan Perampok

Di ceritakan Pada suatu hari saat syeh Abdul qodir masih belia, beliau meminta izin kepada ibundanya untuk melakukan perjalanan ke kota bahgdad, Abdul qodir kecil sangat menginginkan berkunjung ke rumah orang-orang shaleh yang bermukim di kota bahdad, sekaligus menimba ilmu dari mereka.

Melihat antusias anaknya menimba ilmu, ibundanya pun merestuinya, lalu memberikan uang bekal perjalanan sebanyak empat puluh dinar. Supaya aman, ibundanya sengaja membuat saku dibawah ketiak untuk menyimpan uang tersebut. Seraya ber pesan supaya menjaga tingkah laku dan selalu berkata jujur dalam segala keadaan. Abdul qodir kecilpun sangat memperhatikan apa yang di katakana ibundanya, lalu beliau pun meningnggalkan rumah seraya mengucapkan salam perpisahan.

“Pergilah nak, ibu sudah menitipkan keselamatanmu pada alloh,supaya kamu senantiasa mendapat pemeliharaanya_Nya,” Ucap ibunda abdul qodir.

Anak yang pemberani itu pun pergi beserta rombongan kafilah unta yang hendak menuju ke kota bahdad. Tak disangka ketika abdul qodir dan rombongan melintas di suatu tempat yang bernama Hamdan, muncullah enam puluh orang berkuda dan mereka menghampiri rombongan lalu merampas seluruh harta rombongan tersebut.

Yang sangat menarik dari kejadian tersebut, tidak ada seorang pun yang menghampiri abdul qodir,sehingga pimpinan perampok menyuruh salah satu anak buahnya untuk bertanya kepadanya,perampuk itu lalu menayainya “ Hai orang miskin, Harta apa yang kamu bawa?”

“Aku membawa empat puluh dinar,” jawab Abdul Qadir polos.

“Di mana kamu meletakkannya?”

“Aku letakkan di saku yang terjahit rapat di bawah ketiakku.”

Mendengar jawaban seperti itu sang perampok pun tidak mempercayai ucapanya dan mengira abdul qodir hanya meledek saja, ia pun meninggakan bocah laki-laki tersebut.

Selang beberapa waktu, datang lagi salah satu dari anggota perampok dan memberikan pertanyaan yang sama. Abdul Qodir pun kembali menjawab apa adanya seperti jawaban pada perampok yang pertama, sekali lagi perkataan jujurnya tak mendapatkan respon yang berarti dari sang perampok dan si perampok pun ngeluyur pergi begitu saja. Lalu melaporkan jawaban abdul qodir pada pemimpin mereka.

Mendengar jawaban yang sama dari dua anak buahnya, pemimpin gerombolan perampok tersebut merasa heran atas apa yang di ceritakan mereka. Lalu ia pun berkata “Panggil Abdul Qadir ke sini!” Perintahnya.

“Apa yang kamu bawa?” Tanya kepala perampok itu.

“Empat puluh dinar.”

“Di mana empat puluh dinar itu sekarang?”

“Ada di saku yang terjahit rapat di bawah ketiakku.”

Lalu pemimpin perampok itu menyuruh anak buahnya supaya menggeledah saku yang ada di ketiak abdul qodir, dan mereka pun menemukan uang sebanyak empat puluh dinar. Melihat kejadian itu para perampok pun geleng-gelang kepala dan merasa sangat heran, seandainya saja saat itu abdul qodir berbohong, rombongan perampok itu tak akan mengetahui bahwa dia membawa uang sebanyak empat puluh dinar,karena saat itu mereka melihat  penampilan abdul qodir yang sangat sederhana layaknya orang miskin.
Lalu pemimpin perampok itu bertanya, “Apa yang mendorongmu berkata jujur pada kami?”

“Ibuku memerintahkan untuk selalu berkata jujur pada segala keadaan. Aku tak berani durhaka kepadanya,” jawab Abdul Qadir.

Mendengar jawaban anak kecil yang sangat polos tersebut, pemimpin perampok itu menangis, seperti sedang dihantam rasa penyesalan yang sangat mendalam. “Engkau tidak berani ingkar terhadap janji ibumu, sedangkan aku sudah bertahun-tahun mengingkari janji Tuhanku.”

Lalu Dedengkot perampok itu pun menyatakan tobat di hadapan Abdul Qadir, bocah kecil yang kelak namanya harum di mata dunia sebagai Sulthanul Auliya’ Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Drama pertobatan ini lantas diikuti para anak buah si pemimpin perampok secara massal.

Kisah ini diceritakan dalam kitab Irsyadul ‘Ibad karya Syekh Zainuddin bin Abdul ‘Aziz al-Malibari, yang mengutip cerita dari al-Yafi’i, dari Abu Abdillah Muhammad bin Muqatil, dari Syekh abdul Qadir al-Jailani.


Selasa, 23 Mei 2017

Dajjal Dan Detik Detik Menjelang Hari Kiamat

ciri-ciri dajjal

Dajjal Dan Detik Detik Menjelang Hari Kiamat

Di dalam dunia ini,kita menjalani hidup hanyalah sementara.berbagai keadaan akan di hadapi,baik penderitaan maupun kebahagiaan.Suka dan duka  silih berganti datang,manusia harus mengumpulkan amal yang banyak untuk bekal di alam selanjutnya,yaitu alam barzah dan alam akhirat yang kekal.

Semua makhluk hidup pasti akan mati,dan semua perbuatan yang di kerjakan di dunia,yang baik maupun buruk,akan dibalas oleh Alloh setelah hari kiamat nanti.Maka perbanyaklah amal baik sebelum datangnya hari kiamat.

Sesungguhnya Alloh SWT telah memberikan banyak pernyataan atau tanda tanda agar manusia mengetahui jauh dekatnya kiamat,sehingga akan lebih memperkuat iman dan memperbaiki akhlak.

Kondisi pada akhir zaman ini benar benar memprihatinkan,seperti pemimpin yang mendzalimi rakyatnya,bersumpah dengan al Qur’an hanya untuk menutupi kebohongannya,banyaknya anak yang durhaka  pada orang tua,banyaknya kaum wanita,waktu yang terasa semakin singkat,lelaki yang menyerupai wanita,perbuatan zina merajalela dan dianggap biasa saja,tu semua merupakan tanda tanda hari kiamat yang telah terjadi/sedang kita alami.Namun manusia tak menghiraukan semua itu.Manusia tdk merasa akan semua kesalahannya,padahal kiamat tak jauh lagi dari-nya.

Tanda tanda kiamat yang lebih dekat lagi yait munculnya Dajjal.Makhluk yang menyebarkan fitnah,yang menjerumuskan manusia yang lemah imannya agar keluar dri jalan Allah. Dajjal merupakan mahluk yang bertubuh pendek,besar,rambutnya keriting,diantara dua matanya terdapat huruf “kaf”,”fa”,dan “ra” yg berarti “kafir”.Ia membawa surga yang sebenarnya adalah neraka,dan membawa neraka yang sebenarnya adalah surga.Rasulullah juga pernah bersabda bahwa suatu saat ketika Dajjjal muncul,ada seorang laki laki mu’min yang hendak menemuinya.Tetapi ia di hadang oleh pengikut dajjal itu.Para  pengikut dajjal pun bertanya kepada sang lelaki mu’min itu :”Hendak kemanakah kamu?”

“aku akan mendatangi dajjal yang telah muncul” jawab lelaki mu’min
“Apakah kamu tidak mempercayai tuhan kami?” para pengikut dajal kembali bertanya
“Tuhanku Alloh,tidak aku ragukan”
“bunuhlah orang ini!”

Lalu,sesama  dajjal mengatakan
 “Bukankah tuhan kita(Dajjal) melarang untuk membunuh manusia tanpa ada di hadapannya?”

Akhirnya, mereka membawa lelaki mu’min itu kepada dajjal yg di sebut sebagai tuhannya.Maka dihadapkannyalah lelaki  itu kepada dajjjal dan manusia biasa pun menyaksikannya.Ketika lelaki itu melihat dajjal,ia berkata:
”wahai manusia sekalian,ini adalah dajjal yang pernah di tuturkan Rasulullah SAW.Kemudian dajjal memerintahkan untuk membelenggu lelaki itu,setelah di belenggu,dajjal memerintahkan:”siksa dan belahlah tubuhnya!!”.Maka punggungnya dipisahkan dari perutnya.Lalu dajjal bertanya lagi pada lelaki yang disiksa itu:”kamu masih juga  tidak mempercayaiku?”
“kamu memang dajjal,si pembohong besar!!”jawab lelaki itu

Lalu dajjal menyuruh anak buahnya untuk menggergaji lelaki itu.Lelaki itu di gergaji diantara kedua pangkalnya,hingga tubuhnya terbelah menjadi dua.Setelah itu,dajjal berjalan diantara dua belahan tubuh itu,lalu dajjjal berkata:”bangkitlah!”. Maka tubuh itu bangkit.  Dajjal pu bertanya lagi:”sekarang bagaimana,apakah kamu mempercayaiku?”
“Aku hanya semakin percaya bahwa kau adalah dajjal” jawab lelaki itu.
Kemudian lelaki iti juga mengatakan:”Wahai manusia sekalian,setelah aku ini,dajjal tidak lagi menyiksa seseorang”.

Lalu laki-lati tersebut dipegang oleh dajjal dan di sembelih olehnya, tetapi tiba-tiba lehernya tertutup oleh tembaga,sehingga dajjal tidak bisa menyembelihnya.Akhirnya,dajjal memegang kedua tangan laki-laki itu dan dilemparkannya-lah kedalam neraka.

“Wahai manusia…!lihatlah manusia ini yang tidak mempercayaiku,jika kalian sama seperti orang ini,maknasibmu akan sama seperti-nya.” Kata dajjal.

Orang-Orang mengira bahwa lelaki itu dilemparkan ke  neraka,tetapi pada hakekatnya dia dilemparkan kedalam surga Allah SWT.

Itulah orang yang agung kesaksiannya disisi Allah tuhan semesta alam.Sesungguhnya itu semua adalah tipuan dajjal,yang menguji iman manusia.Maka hati-hatilah kita apabila sampai kedatangan dajjal (na’udzubillah),kita jangan tertipu oleh surga dajjal.Ingatlah…! sebenarnya api yang membara pada neraka dajjal itu adalah sebuah kesejukan.
Kita juga harus senantiasa berdo’a agar terhindar dari fitnah dajjal dan tidak mengalami hari kiamat.

Jumat, 10 Maret 2017

Perundingan Pertama Membunuh Nabi Muhammad SAW

TEPATNYA PADA HARI SABTU.oleh sebab itu ada sebuah riwayat yang mengatakan bahwa hari sabtu adalah hari makar dan tipu daya.

Ibnu Ishaq Ra.Bercerita : 
Ketika orang-orang Kafir Quraisy mengetahui para sahabat Nabi SAW hijrah.dan juga mengetahui akan ada semakin banyaknya oarng-orang yang ingin manjadi sahabat Nabi SAW,merekapun jelas menjadi takut akan berita tersebut.sebab mereka tahu kemungkinan besar Nabi Muhammmad SAW akan memerangi mereka.

Lalu mereka berkumpul dalam “Darul Nadwah” tepatnya dirumah qushoo bin kilab.dinamakan darul nadwah ialah karena digunakannya tempat ini untuk berunding,dimana orang-orang Quraisy tidak memutuskan suatu masalah kecuali ditempat itu.dan disanapun dilarang masuk kecuali oaring-orang quraisy yang sudah berumur 40 tahun,termasuk abu jahal.
Mereka berkumpul pada hari sabtu.mereka ditemani Iblis yang menyamar sebagai orang tua bangsa Najd.saat itu iblis brdiri di pinggir pintu seperti orang tua yang agung,pakai batt,yakni jubah tebal dari sutra yang sering dipakai para ulama besar.orang –orang bertanya : “Syaikh ini dari mana!”
Iblis menjawab, “Dari Najd,dia (maksudnya dia sendiri iblis) sudah mengetahui apa yang kamu putuskan,dan diapun datang untuk mendengar pembicaraan kalian,mungkin dia ingin berpendapat atau member nasihat untuk kalian”
“Masuklah”.Kata Mereka
Iblis pun masuk dan ikut bermusyawarah menegenai Nabi Muhammad SAW.
Jumlah mereka 100 orang,tapi ada yang meriwayatkan hanya 15 orang.

Pendapat Abul Buhaira (kelak ia terbunuh dalam keadaan kafir saat perang badar), katanya: “masukan saja ke dalam penjara besi,kunci rapat-rapat dan tunggu saja sampai dia tertimpa sesuatu seperti para penyair (para nabi) sebalum dia.
Orang Najd berkata : “Itu bukan pendapat.demi allah!andaikan kalian memenjarakan dia dalam penjara besi,pasti perintahnya mampu mengeluarkan dia,dari belakang dan menuju para sahabatnya lagi.karena bisa dipastikan para sahabatnya akan menyerbu kalian dan merebut dia dari tangan kalian.dan mereka akan memeperoleh pendukung lebih banyak dari golongan kalian dengan membawa Muhammad SAW.sehingga kalian terkalahkan.ini jelas bukan pendapat,cari pendapat yang lain saja.

Pendapat Aswad Bi Rabi’ah Bin Amr Al Amiri : “kita usir saja dia,kita buang jauh dari Negri kita,dan kita tidak perduli kemana dia pergi”.
Najd Laknatullah (Iblis) Berkata : “Demi Allah,itupun bukan pendapat.tidakkah kalian mengerti bahwa budi bahasanya amat santun!yang mamapu menaklukkan hati para tokoh,hanya dengan bekal yang ia miliki.demi allah,kalau pendapat ini kalian laksanakan hatiku tidak tenang,karena ia masih mampu bertempat digolongan bangsa arab yang lainnya.dia jelas mampu menguasai mereka lagi dengan tutur katanya,dan mereka akan semakin banyak memusuhi kalian untuk merebut kekuasaan dari tangan kalian,lalu dia akan berbuat sekehendak hatinya terhadap kalian.
Sekarang coba pikir sekali lagi.”

Abu jahal berpendapat : “Demi Allah aku punya pendapat yang kalian tidak akan terpikirkan.aku berpendapt sebaikna kamu mamilih seorang pemuda nyang gagah berani dari suku kaian,pemberani,bangsawan dan jujur.mereka diberi bekal pedang yang tajam,lalu menyerbu Muhammad,dan memukulnya sekaligus seperti pukulan satu orang.mereka secara serentak membunuh Muhammad,sementara kita bisa enak-enakan disini.dan tuntutan balas dendam kematian Muhammad tidak mungkin dilakukan abdul manaf untuk memerangi semua sukunya sendiri.kita hanya ramai –ramai meneyerahkan niatnya pada mereka.”

Orang Najd Laknatulloh Berkata : “Inilah baru pendapat yang benar,aku tidak mendengar ada pendapat lagi.”
Maka keputusan itu menjadi bulat untuk membunuh Muhammad SAW,setelah itu mereka menutup sidang.

Malaikat Jibril kemudian datang kepada Nabi Muhammad SAW,ia berkata malam ini engkau jangan tidur ditempat tidur yang biasa kamu tiduri”.
Malampun datang,mereka sudah berkumpul di depan pintu NABI Muhammad SAW,sambil mengintai.ditempat itu dianggapnya Muhammad tidur,lalu merekapun menyerbu.padahal sebelumnya Rasulullah SAW memerintah sahabat ali tidur di tempat beliau,dengan menutup dan menggunakan selimut beliau yang berwarna hijau.selimut ini dipakai (setelah kejadian ini) untuk shalat jum’at dan shalat dua hari raya ‘id.jadi orang pertama yang menjual dirinya kepada Allah dengan melindungi Rasulullah SAW ialah sahabat ali.sahabat ali menuangkannya dalam gubahan syair :

Aku telah menjaga orang terbaik yang menginjak tanah dengan diriku
Orang yang thawaf pada rumah kuno
Orang yang thawaf pada Hijr Ismail
Utusan tuhan!
Dia merasa takut mereka menyelenggarakan maker buatnya
Allah menyelamatkan dari maker itu,dzat yang memiliki anugrah
Semalam Rasulullah SAW aman dalam gua
Terjaga,dan selalu dalam penjagaan-NYA
Semalaman aku menagawasi mereka,dan mereka tidak menemukan kami
Padahal aku sudah benar-benar menampakkan diriku untuk ditawan dan dibunuh

Nabi Muhammad SAW kemudian keluar melewati mereka.Allah sudah mencabut penglihatan mereka,dan seorang diantara mereka yang bisa melihat ialah beliau nabi Muhammad SAW.menaburkan debu kearah kepala mereka,smbil beliau membaca surat yasin dari ayat satu sampai ayat 9.
Kemudian beliau meninggalkan tempat itu sesuai yang dikehendaki.

(Kembali kepada oarng-orang kafir) : tiba-tiba datang seseorang kepada mereka,dia berkata : “apa yang kalian kerjakan disini?”
Mereka menjawab : “Muhammad!”

“Aduh ! Allah benar-benar telah membuat kalian gagal.Demi Allah,tadi ia sudah keluar lewat depan kalian,dan ia tidak meninggalkan sesuatu pada kalian kecuali debu yang sekarang ada diatas kepala kalian,kemudian ia pergi meninggalkan tempat ini,sementara kalian tidak tahu apa yang terjadfi pada kalian.”

Mereka meletakan tangan di kepala masing-masing,dan disana memang ada debu.lau mereka melihat ke dalam,ternyata yang ditunggu sejak tadi adalah ali yang berada di tempat beliau.berikut selimut yang dipakai ali melik beliau.mereka masih menunggu sampai pagi sampai akhirnya ali bangun dari tidurnya.

Diantara mereka ada yang berkata : “ternyata benar apa yang diceritakan orang pada kita”

“Mukasyifatul qulub” 
By.ibnu rusydi