Ziarah Wali Songo

ziarah walisongo pon pes nurul ihsan tahun 2017.

Aula Nurul Ihsan

Alhamdulillah berkat dukuan semua kalangan proses pembuatan Aula Nurul Ihsan telah Mencapai 90%.

Suasana Sarapan Pagi

Suasana sarapan pagi Rombongan ziaroh pondok pesantren Nurul .

Beladiri Cimande

Santri Putra mengikuti latihan bela diri Cimande.

17 Agustus

Para santri berangkat guna melaksanakan Upacara Hari kemerdekaan.

Jumat, 15 Maret 2019

Manfaat JIPING (ngaji kuping)




Ngaji kuping ....!! atau dikenal dengan istilah (jiping) sudah tak heran dan tak asing terdengar oleh kebanyakan orang, yang biasanya kejadian ini mayoritas di lakoni oleh kalangan ibu ibu pengajian.

mencari ilmu agama tidak hanya untuk kalangan para santri dan tidak juga harus di kawasan pesantren.

Mencari ilmu agama juga bisa dengan cara menghadiri majlis ilmu atau pun memanfaatkan fasilitas yang ada, seperti mendengarkan  pengajian, baik secara langsung datang kemajlis,mendengarkan lewat radio,atau bisa juga acara siaran televisi,tapi dengan catatan kita harus tetap berhati hati serta acara yang tepat.

Nah.. kira kira apa saja yang kita dapatka ketika kita ngaji kuping (alias hanya mendengarkan,tidak membawa kitab ataupu alat tulis).

Mungkin bagi sebagian orang "percuma"...tapi kita harus menepis jauh jauh kata "percuma", itu kenapa ? karena dengan ngaji kuping setidaknya itu merupakan usaha mendekatkan diri kepada Alloh dengan perantara orang alim sekaligus sebagai bentuk ikhtiyar kita dalam rangkan mencari ilmu agama.

Dalam syarah kitab Nasoihul 'ibad ,Abu laits pernah menyampaikan  "Barang siapa mendekatkan terhadap orang alim ,kendati  tidak mampu menyerap sedikitpu ilmunya, namun tetap memperoleh tujuh kemulian" ingin tahu apa saja tujuh kemuliaan itu ?


1.     Memperoleh keutamaan sebagai penuntut ilmu , tentu saja karena ini sudah di sabdakan oleh nabi saw. dalam hadis yang  di kutip dari kitab lubabul hadis Hal.5 , penerbit Al miftah Surabaya ,dalam kitab tersebut nabi bersabda yang artinya " Nabi bersabda kepada Ibnu Mas'ud Ra. "Wahai Ibnu Mas'ud duduknya kamu sesaat dimajls ilmu,sedangkan kamu tidak membawa pena  dan tidak mencatat satu huruf pun itu lebih baikdari pada memerdekakan 1000 budak, dan melihatnya kamu kewajah orang alim itu lebih baik dari 1000 kuda yang kamu sedekahkan di jalan Alloh Swt. dan salammu atas orang alim itu lebih baik dari pada ibadah seribu tahun".Dan dalam hadis yang dikutip dari kitab At-Targhib Hal.3 peneerbit karya Toha putera Semarang,NAbi saw. bersabda yan artiya "Adapu oran yamencari ilmu itu malaikat membeberka sayapnya (menaungi)  karena ridlo (senang) dengan apa yang ia cari.
2.     Telah menahan diri dari perbuatan dosa , tentu saja dengan kita pergi ke majlis ilmu , itu merupakan usaha kita untuk tidak terjerumus dalam jurang kemaksiatan , akan lain kejadiannya ketika kita pergi ketempat pergaulan di zaman moderen sekarang ini yang sangat rentan bagi kita untuk melakukan dosa, apalagibagi remaja yang masih labil dalam berperlaku, seperti mabuk, tawuran, buat onar, dan bahkan tak jarang terjadi tindak asusila akibat pergaulan bebas.Naudzubillahimindzalik....
3.     Memperoleh curahan rahmat dikala baru keluar dari rumah, Di sebutkan dalam hadis nabi yang di kutip dari kitab Lubabul HAdis Hal 6 , NAbi saw bersabda " barang siapa beranjak akan mencari ilmu, maka ia aka diampuni sebelum ia melangkahkan kakinya". subhanalloh belum juga melangkah sudah diampuni apalagi sudah melangkah. kita perhatikan lagi sabda nabi Nabi saw. brsabda "Barang siapa yang menempuh salan untuk menuntut ilmu, maka Alloh akan tutun dia kejalan menuju surga "(Hadis dikutip dari buku pendidikan Akhlak untuk pengajar dan pelajar terjemah kitab Adabul 'Alim wan Mutta'alim HAl 4, penerbit pustaka Tebu ireng.
4.      Dikala rahmat mencurah bagi forum pengajian maka iapu memperoleh bagian , subhanlloh...sebelum berangkat dapat keutamaan, ketika berangkat mendapat keutamaan , dan ketika sampai di pengajian dapat keutamaan lagi..masya Alloh memang engkau maha pemurah lagi maha penyayang Ya Rabb.
5.     Ia tercatat berbuat taat sepanjang mendengarkan (memperhatikan) pelajaran 
6.     Dikala intelegensinya tidak mampu memehami pelajaran maka ratapan itu menjadi pengantar menuju kehadirat Alloh Ta'ala , maksudnya tida semua orang memilki kecerdasan  yang sama dalam mempelajari suatu pelajaran, maka ketika diamerasa kurang mampu akan hal itu,ia aka kembalkan urusan paham kepada Alloh Ta'ala  ( tawakal ) dan ia akan merasa bahwa ia adala makhluk biasa dan mengakui bahwa Alloh lah yang maha kuasa atas segalanya.Dan memang tugasnya hanyalah belajar dan berusaha memahamiya , adapun ia paham atau tidaknya itu kehendak Aloh swt semata.
7.     Dan ia akan mengetahi kemuliaan orang alim bersama kehinan orang fasiq sehingga minatya cenderug menujuilmu dan hatnya menolak perbuatan fasiq.
Itulah tadi  keutamaan bagi orang yang mendekatkan diri pada ulama dan jiping (ngaji kuping ) pun tak jauh berbeda dari itu, jadi,sudah tidak ada lagi alasan untuk tidak menghadiri majlis ilmu atau pengajian dengan alasan bukan santri dan tidak memilki kitab atau pun alat tulis.karena kita masih bisa mendapakan keutamaan yang lain ketia kita menghadiri majlis ilmu atau pengajian

Semoga bermanfaat....!!!! dan dengan kita mengetahui keutamaan mencari ilmu,membuat kita lebih semangat lagi dalam mencari ilmu agama.


Sabtu, 09 Maret 2019

Kisah Teladan | Maryam Binti Imron,Wanita yang menjaga kehormatannya






Maryam Binti Imron, Wanita yang menjaga kehormatannya

Kisah Maryam Bintu Imron di abadikan dalam Al Qur'an.
Dalam Al-Qur'an Alloh menceritakan kisah Maryam secara ringkas, yaitu bahwa maryam adalah seorang perempuan yang memelihara kehormatan dirinya.

Allah memuji Maryam dengan wanita yang benar. Allah Ta’ala berfirman,
                      
مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ ۖ
“Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar…” (QS. Al-Maidah: 75).
Maryam sangat menjaga kesucian dirinya. Ia tidak sembarangan berdekatan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Ia tidak menggoda laki-laki dan juga menjauhi godaan mereka. Apakah wanita tergoda dengan laki-laki? Ya, karena secara naluri, wanita pun memiliki ketertarikan kepada laki-laki. Dan wanita yang baik adalah yang menjaga diri untuk membuat laki-laki tergoda dan menjaga diri dari godaan laki-laki.
Pernah suatu ketika Jibril datang kepada Maryam. Datang dalam fisik laki-laki yang sempurna. Namun Maryam tetap menjaga dirinya. Allah Ta’ala berfirman,

فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا. قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا
“Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus ruh Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”. (QS. Maryam: 17-18).
Melihat laki-laki yang sangat sempurna ketampanannya, Maryam tidak terkecoh dengan merendahkan dirinya mencoba menarik perhatian laki-laki tersebut. Ia malah berlindung kepada Allah dan meminta laki-laki tersebut menjauh. Hingga akhirnya Jibril mengatakan,
قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَامًا زَكِيًّا
Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”. (QS. Maryam: 19).
Barulah Maryam tahu bahwa laki-laki tersebut tidak bermaksud menggoda dan mengganggunya. Dan ia juga bisa menjaga diri darinya. Ternyata ia adalah malaikat yang Allah utus untuk menemuinya.
Maryam binti Imran adalah perempuan taat, tegar dan bertakwa, setiap hari ia mengisi waktunya untuk beribadah. Karena ketaatannya itulah Allah Swt memilihnya untuk menjadi ibunda Nabi Isa As. Namun Maryam mengandung Nabi Isa As tanpa seorang suami, melainkan Allah tiupkan ruh Nabi Isa ke dalam rahimnya, hal ini untuk menunjukkan kebesaran Allah Swt. Sebagaimana firman-Nya dalam surat at-Tahrim ayat 12:

وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَ
Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.(QS.Attahrim  ; 12)

Dalam sebuah hadis diriwayatkan:

Abu Hurairah berkata "Saya mendengar Rosululloh bersabda,"sebaik bak wanita suku Quraisy dialah wanita tebaik yang tidak pernah naik unta,wanita yang paling sayang terhada anakna dan wanita yang paling menjaga dirinya ".Abu Hurairah berkata "Maryam tidak penah naik unta ".

Hadis diatas menyebutkan keutamaan maryam bintu Imron dari empat sisi

Pertama : Maryam dijaga oleh Alloh swt. dari ganguan setan ketika Isa As lahir,karena setiap bayi yang lahir kedunia di cekik oleh setan , kecuali maryam dan putranya.
Kedua : Wanita yang tidak pernah naik unta .
Ketiga : wanita terbaik didunia diantara wanita baik dan wanita terbaik diantara wanita wanita penghuni surga.
keempat : Wanita paling sempurna diantara para wanita.

Maryam adalah pemimpin pertama penghuni surga dan Maryam adalah wanita terbaik secara umum.

Ketika Ruh Ditiupkan Ketubuh Maryam

Suatu hari ketika Maryam pergi kebukit sebelah timur dari tempat ibadahnya untuk mengambil air,Alloh mengutus malaikat jibril dan jibril berkata kepadanya (wahai maryam ! sesunguhnya Alloh menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat (firman) dari-Nya (yaitu seorang putra),namanya Al-masih isa putra maryam...)(QS Ali imron,3 : 45)

Terjadilah mukjizat.Maryam mengandung tanpa pernah disentuh laki laki. Wanita suci itu mengandung beban batin yang sangat berat,sementara orang tidak tahu apa yang terjadi pada diri Maryam. Inilah kehendak Alloh swt. dan kehendaknya pasti terjadi.

Orang yang pertama kali meliat tanda tanda kehamilan maryam adalah Yusuf bin Yaqub An-Najjar,seorang ahli ibadah dari bani israil sepupu mayam.iapun merasa kaget  melihat tanda tanda kehamilan pada tubuh maryam.


Suatu ketika ia pun bertanya kepada maryam, "Hai Maryam apakah mungkin pohon dapat tumbuh tanpa benih?"Maryam mejawab, "Ya bisa saja, siapakah yang menciptakan pohon yang pertama kali?".Yusuf bertanta lagi "Apakah mungkin tumbuh tanpa siraman air dan hujan?"maryam menjawab, "Ya bisa saja, Siapakah yang menciptakan pohon yang pertama kali ?" yusuf kembali bertanya, " mungkinkah bayi lahir tanpa sentuhan laki- laki ?" gadis suci itupun menjawab," Bukankan Alloh menciptakan pohon pertama tanpa benih?" Adapun benih adalah hasil dari pohon yang mulanya tanpa benih. Apakah Alloh tidak mampu menumbuhkan pohon tanpa air?" yYusuf menjawab,"Memang Alloh maha kuasa atas segala-galanya. Bila Dia menghendaki sesuatu, hanya dengan perintah "jadilah" maka jadilah dia." Maram berkata," Bukankah Alloh menciptakan adam tanpa ayah dan ibu? kalau begitu beri tau aku, apa yang terjadi denganmu?. Maryam menjawab," sesungguhnya Alloh telah memberi kabar gembira kepadaku dengan kelahiranseorang putra yang di ciptakan dengan kalimat yang datang dari-Nya yaitu Al-Masih Isa putra Maryam seorang terkemuka didunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang dekat kepada-Nya. Dia berbicara kepada manusia ketika masih dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia termasuk orang-orang yang saleh" .

Senin, 04 Maret 2019

Manusia Diciptakan Dalam Bentuk Yang Sebaik baiknya




Manusia di ciptakan sebaik-baiknya makhluk ciptaan.

Alloh memuliakan bani Adam (manusia) dari makhluk-makhluk yang lain yakni ; Malaikat,jin,semua jenis hewan,tumbuhan.

Kelebihan manusia dari makhluk-makhluk yang lain berupa fisik maupun non fisik,sebagaimana firman Alloh :

"sungguh kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, kemudian kami mengembalikannya ketempat yang serendah rendahnya , kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan ; maka akan mendapatkan pahala yang tidak ada putus putusnya".


(QS,Attin,4-6).

Selain di beri panca indra yang sempurna,manusia juga di beri hati yang berfungsi untuk menimbang dan membuat keputusan.

"Dan Alloh mengeluarkan kamu dari peruut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu apapun,dan dia memberimu pendengaran,penglihatan dan hati nurani agar kamu bersyukur"

(QS.An-nahl,16 : 78).

Manusia juga di beri kelebihan akal serta kemampuan untuk berfikir agar manusia dapat membedakan  perkara yang hak dan yang batil,tidak seperti binatang yang diberi nafsu ,Alloh memberi manusia akal agar manusia mampu berfikir untuk mengendalikan hawa nafsu,

meskipun demikian banyak manusia yang tidak menyadari ketinggian derajatnya  sehingga tidak menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya.

 manusia memiliki hati tetapi tidak di gunakan untuk memahami (ayat-ayat Alloh),mereka memiliki mata tetapi tidak di gunakan untuk melihat tanda tanda kebesaran Alloh,mereka memiliki telinga,tangan,kaki dan semuanya sering mereka pergunakan pada hal hal yang justru di larang oleh Alloh.

Rabu, 13 Februari 2019

Ketika Keimanan Seseorang di Uji Melalui Kesabarannya Menghadapi Cobaan


cobaan dan ujian merupakan suatu hal yang tidak pernah terpisahkan dalam kehidupan manusia.Selagi nafas manusia belum sampai pada kerongkongan, selama itu pula manusia akan di uji oleh dzat yang maha mengatur segalanya, ALLOH SWT.

Cobaan serta ujian yang Alloh berikan,tidak hanya berupa hal-hal buruk atau musibah yang tidak di senangi seperti kematian,bencana dan lain sebagainya.ujian juga bisa berupa kebaikan atau keberuntungan.

Apabila ujian atau cobaan itu beruapa musibah tujuanya adalah untuk menguji sikap dan keimanan manusia,apakah ia sabar dengan cobaan itu,dan apabila cobaan itu berupa kebaikan atau kesenangan maka tujuannya adalah untuk menguji sikap mental manusia,apakah ia mau bersyukur atas segala nikmat dan rahmat yang dilimpahkan Alloh kepadanya atau justru sebaliknya yaitu mengingkarinya.

 Jika seseorang bersikap sabar dan tawakal dalam menerima ujian serta bersyukur kepada Alloh atas kebaikan dan kenikmatan yang Alloh limpahkan,maka dia termasuk orang-orang yang memperoleh kemenangan,memiiki keimanan yang kuat dan mendapat keridhoan Alloh swt.

Namun sebaliknya apabila keluh kesah dan keimanannya rusak dalam menerima cobaaan ,atau lupa daratan ketika menerima rahmat NYA, sehingga ia tidak bersyukur maka ia masuk pada golongan orang yang merugi dan jauh dari ridho Alloh swt.

kesabaran merupakan kemampuan seseorang untuk mengendalikan diri dari hawa nafsunya, kesabaran hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki kemampuan dan kekuatan iman,karena orang yang lemah imannya tidak akan mampu bersabar.

Ada banyak riwayat dan nash Al-Qur'an yang berbicara tentang kesabaran dengan berbagai macam jenisnya , seperti bersabar dengan mengendalikan diri agar tidak menuruti hawa nafsu,bersabar ketika melaksanakan berbagai perintah Allah swt. dan ketika meninggalkan larangan-NYA,bersabar dalam menghadapi musibah dan bersabar terhadap ketentuan takdir yang telah Alloh tetapkan ,bahkan ada suatu pendapat yang mengatakan bahwa kesabaran adalah salah satu faktor penyebab kemenangan dan keberhasilan seseorang.

Diceritakan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Annas bin Malik Ra.

"Suatu hari rasululloh Saw berjalan melewati seorang wanita yang sedang menangis diatas sebuah kuburan yang merupakan kuburan anaknya yang masih kecil dan sangat di cintainya sehingga ia tidak bisa mengendalikan dirinya untukmenangis diatas kuburan anaknya.Tatkala rasululloh melihatnya,beliau menasihatnya agar selalu bertaqwa kepada Alloh dan bersabar.Sepontan wanita itu menjawab "menjauhlah dariku,sesunggnya kamu tidak di timpa musibah seperti diriku !" wanita itu tidak tahu bahwa yang menasehatinya adalah Rosululloh Saw .Kemudian ada orang yang memberitahukan bahwa yang menasehatinya adalah Rosullulloh akhirnya diapun menyesali perbuatannya dan segera menuju rumah Rosululloh ,dia tidak mendapati seorangpun yangbisa mencegahnya untuk masuk sehingga dia bisa masuk rumah rosululloh dengan mudah . diapun mengutarakan maksud kedatangannya bahwa dia datang untuk meminta maaf karna tidak mengetahui bahwa yang menasehatinya adalah rosullulloh SAW.kemudian rosululloh SAW bersabda ''kesabaran adalah pada saat di timpa musibah''.

(syaikh muhammad bin shaleh al utsaimin,kitab riyadussolihin juz 1,2008:105)



Jumat, 01 Februari 2019

LARANGAN HUBBUD DUNIA DAN ANJURAN ZUHUD TERHADAP DUNIA




Di dunia ini banyak orang yang berlomba lomba mengumpulkan harta, mereka rela melakukan apa saja demi hartanya . Mereka melalaikan shalat demi pekerjaan , melalaikan puasa demi kepuasan melalaikan zakat demi mempertahankan hartanya dan masih banyak lagi. Mereka adalah orang yang hubbud dunia, yaitu orang yang mencintai perkara dunia (mengutamakan perkara dunia dibandingkan akhirat ) orang yang hubbud dunia seakan lupa akan adanya kematian, mereka tidak pernah memikirkan bekal untuk diakhirat kelak, mereka berpikir seakan tidak ada kehidupan lagi setelah kematian.


Padahal  Nabi Muhammad SAW bersabda:


قا ل ءليه الصلاة و السلام : يا ءلي, ايا ك و ءلية الموت لا يذكرون الا دنياهم,فقل علي وم هم يا نبياللله؟ قل : الاغنياء واصحا ب ادنياالد ين تراهم مقبلين عل جمعها كا قبا ل الو الدت عل ولد ها واوليك هم الخسر ون غدا

    
Nabi muhamad SAW bersabda “ hai ali . waspadalah kamu terhadap orang –orang yang lupa pada mati . di mana mereka hanya memikirkan harta kekayannya  ( dunia ) ‘ali bertanya .siapakah mereka itu hai Nabi Alloh ?”  nabi bersabda “ mereka adalah orang- orang yang kaya dan pemilik harta yang terus menerus bekerja keras dan mengumpulkannya .  seperti kerja keras seorang ibu yang merawat anaknya . di akhirat nanti mereka itu adalah orang- orang yang rugi .


Hadis diatas menerangkan bahwa cinta dunia  itu hal yang tidak baik . karena siapa yang cinta dunia maka mereka adalah orang yang merugi.


   perhatikanya … cinta dunia !  bukan sayang . cinta sama sayang itu beda . kalau sayang itu mengasihi  sesuatu dan rela sesuatu itu menjadi milik orang lain . sedangkan kalau cinta itu mengasihi sesuatu tetapi tidak rela sesuatu itu menjadi mililk orang lain. Contohnya sayang itu … seperti kasih sayang seorang  kakak terhadap adiknya, seorang kakak pastinya tidak ingin adiknya kenapa kenapakan,pasti seorang kakak ingin adiknya baik2 saja, ingin adiknya bahagia dll. Tapi seberapa sayangnya pun kaka terhadap adiknya , bukankah seorang kakak rela jika adiknya menikah dan meninggalkannya ? karena kakak ingin adiknya bahagia. Sedangkan contohnya cinta itu.. seperti  kasih sayang seorang kekasih. Seseorng yang mencintai kekasihnya, ia pasti ingin kekasihnya selalu baik – baik saja , ingin selalu melindungi kekasihnya dan tidak rela kekasihnya menjadi milik orang lain dll. Nahhh seperti  halnya juga orang – orang yang cinta dunia . ia ingin harta yang ia miliki baik2 saja, ia selalu melindungi hartanya dengan berbagai cara,sehingga biasanya orang seperti mereka adalah orang2 yang kikir,tdak mau bersodakoh kepada orang lain.
 Padahal diriwayatkan dari yahya bin muadz, pada kitab nasoihul ibad



عن يحي بن معاد رحمة الله ءليه ترك الدنيا كلها اخ الاخرة كلها فمن تركها كلها اخذها كلها ىمن اخذها كلها تركها كلها فاخذها في تركها و تركها في اخذها  


Yaitu.. meninggalkan dunia adalah meninggalkan  ahirat. barang siapa meninggalkan dunia karena benci pasti dia akan mendapatkan ahirat ,maka ia menggapai ahirat dengan meninggalkan dunia. Begitupun sebaliknya.


        Dari sekian banyaknya keterangan , sudah jelas.. kita sebagai manusia tidak diperbolehkan untuk mengutamakan perkara dunia dan meninggalkan perkara ahirat. Melaikan kita di anjurkan untuk memiliki sifat zuhud terhadap dunia.




Apasih zuhud itu?

 Ibnu abbas ra berkata : kata zuhud mempunyai  tiga huruf yaitu ز  - ه-د  ز .  dari kata زاد  yang berarti bekal menuju ahirat. Sedangkan  ه dari kata هدا yang berarti petunjuk bagi agama. Dan د dari kata دامyang berarti  konsekuen menjalankan perintah Allah.
Ada juga pendapat dari Ibnu Abbas ra. Makna tiga huruf tadi yaitu ز (ترك الزينة)  artinya tidak tertarik dengan perhisan dunia.  ه  (نرك الهوى  ) artinya memerangi hawa nafsu, sedangkan ( ترك دنيا) د  artinya tidak terpengaruh dengan gemerlap dunia.

Jadi perlu diketahui, zuhud adalah :

-    Menjauhi larangan Allah baik besar ataupun kecil. (oarng yang zuhud tidak akan berpikiran “ Cuma sekali ini lah, gpp “ ketika dia mau mengambil sesuatu milik orang lain )
-    Menjalankan semua kewajiban baik dalam keadaan suka maupun duka. (orang yang zuhud bukanlah orang yang datang/beribadah kepada allah hanya ketika ia berada dalam keadaan susah, tetapi berfoya foya ketika ia dalam keadaan senang, seakan ia lupa dengan kewajibannya)
-    Menyerahkan perkara dunia ini kepada pemilikNya yaitu Allah SWT baik itu sedikit maupun banyak, baik hal kecil ataupun hal besar. ( orang yang zuhud adalah orang yang senantiasa qana’ah, menerima apapun yang allah berikan kepadanya, meskipun ia sudah kerja keras sekalipun ia hanya diberi upah sedikit ia tidak akan mengeluh, karena ia tau rezeki Allah yang menentukan . orang yang zuhud juga akan senantiasa sabar atas segala cobaan yang Allah berikan, jika sekiranya ia menemukan perkara yang sekiranya sulit baginya ia akan sabar dan pasrah  akan ketentuan Allah SWT.

Seperti  yang diceritakan dalam kitab usyfuriah…..


 Dari ja’far bin muhamad dari ayahnya dari kakeknya berkata : sayidina Ali memberitahukan kepadaku , ketika itu Ali datang ke rumahnya dari nabi SAW , kemudian ia masuk dan menjumpai Fatimah / putri rosululoh dimana ia melihat Fatimah sedang duduk dan di hadapanya ada salmah Al farisi yang sedang mengembalikan bulu yang dipintal Fatimah , maka sayidina Ali berkata kepada Fatimah “ Hai wanita mulia , apakah engkau mempunyai makanan untuk suamimu ini? “.  Fatimah menjawab :” Demi Allah aku tidak mempunyai apapun suamiku , kecuali 6 dirham ini pemberian salman padaku sebagai ongkosku memintal bulu dan akan kubuat  membeli makanan untuk Hasan dan Husain Ra” kemudian Alipun berkata kepada Fatimah:  “wahai istriku bawalah kemari 6 dirham itu “ lalu Fatimah membawa uang tersebut dan meletakannya ditelapak tangan sayidina  Ali.


Setelah mendapat 6 dirham itu sayyidina Ali keluar rumah dengan niat membeli makanan untuk keluarganya. Tetapi ketika ia diperjalanan,tiba tiba ada seorang  laki laki yang berdiri dihadapannya seraya berkata: “adakah orang yang mau menghutangi uangnya dijalan allah?, sesungguhnya Dia maha menguasai dan menepati janji”.  Karena merasa tak tega sayyidina Alipun mendekat dan memberikan uang 6 dirham itukepadanya,kemudian ia pun pulang dengan tangan kosong. Dan Fatimah yang melihat Sayyidina ali pulang dengan keadaan tangan kosong menangis. Kemudian sayyidina Ali bertanya kepada nya: “ wahai istrikumengapa engkau menangis?” Fatimah menjawab: “sungguh aku sedih melihatmu pulang tanpa  membawa apa apa” Sayyidina Ali berkata lagi “wahai istriku uang 6 dirhamu telah aku hutangkan kepada Allah ta’ala. “ . aku setuju akan itu “ jawab Fatimah mencoba mengikhlaskan uang 6 dirham itu. Kemudian sayyidina Ali pergi untuk menjumpai Rasulullah SAW. Tiba tiba diperjalanan ia bertemu dengan seorang badui  yang sedang menuntun onta, maka Sayyidina Alipun mendekatinya dan badui itu berkata : “ hai abal hasan ,berilah ontakuku ini !” “ku tidak mempunyai apa-apa untuk membelinya wahai tuan “ jawab Sayyidina  ali . “tidak apa,aku akan menjual onta ini kepadamu dengan cara pembayaran tertunda.” tawar badui itu .”dengan harga berapa?”Tany Sayyidina a  ali kepada badui tersebut.”seratus dirham”jawab badui . “baiklah ,aku bersedia membelinya” Sayyidina ali yang kemudian pergi membawa onta itu .tak lama kemudian,setelah ia membeli onta tersebut ia bertemu seorang badui lain seraya berkata “ hai abal hasan ,apakah onta ini akan engkau jual?” Sayyidina  Ali menjawab “benar”. “dengan harga berapakah engkau akan menjualnya “Tanya si badui tersebut  “tiga ratus dirham” jawab Sayyidina ali . ‘baiklah saya akan membayarnya tiga ratus dirham dengan pembayaran kontan” ucap sang badui . lalu Sayyidina ali pun menyerahkan onta tersebut kepada sang badui . setelah mendapatkan uang dari hasil penjualan onta tersebut Sayyidina  ali pulang ke rumah dan menemui Fatimah . dan ketika Fatimah melihat suaminya pulang dengan membawa uang . maka Fatimah pun tersenyum dan berkata : “wahai istriku, aku telah membeli onta seharga  seratus  dirham dengan hutang dan menjualnya dengan harga tiga ratus dirham secara kontan “ “ sungguh aku stuju akan itu “ kata Fatimah . lalu Sayyidina ali keluar dan pergi dari sisi Fatimah untuk menemui nabi SAW .kemudian  nabi SAW berkata kepada Sayyidina ali :” wahai abal hasan, apakah engkau hendak member tahuku sesuatu ? atau mendengr sesuatu dariku ? “Sayyidina  ali menjawab : “alangkah lebih baiknya engkau saja yang member tahu sesuatu kepadaku ya rasullalloh “ maka nabi SAW bersabda “ hai abal hasan , apakah engkau tahu seorang badui yang menjual onta kepadamu dan seorang badui yang membeli onta darimu ? “  “ Hanya engkau dan Allah lah yang tahu “ jawab Sayyidina Ali. Nabi SAW bersabda “berbahagialah engkau, beruntunglah engkau wahai Ali engkau menghutangi  Allah seratus dirham, maka Allah memberikan kepadamu tiga ratus dirham, sebagai ganti yaitu setiap satu dirham dengan lima puluh dirham. Dan tahukah engkau sesunggunya badui yang pertama adalah jibril dan badui yang lain itu adalah isyrofil ( dalam satu riwayat lain disebutkan bahwa yang pertama itu jibril dan yang lain adalah mikail as. ).


Itulah kisah tentang sayyidina Ali dengan sifat zuhudnya… sehingga harta yang tadinya sedikit, karena sikap beliau yang zuhud dan bijaksanapun Allah menambahkannya berkali kali lipat.


Ibrahim bin Adam berkata : “ aku sampai  ke  peringkat Zuhud karena tiga perkara, yaitu :
1. ” Aku melihat kuburan sangat ngeri, sedangkan aku tidak punya teman”
2.  “  aku melihat perjalaan ini sangat jauh padahal tidak kumiliki bekal yang memadai “
3.  “ aku melihat tuhan yang perkasa menjadi hakim sedangkan aku tidak punya pembela.”


Ingatlah kuburan itu tempat yang sangat menakutkan, karena kita dipisahkan dengan orang orang yang kita cintai, oleh karena itu kita sangat memerlukan teman  ditempat itu, yaitu dengan amal amal baik kit, 
bukan dengan harta dan kemewahan dunia.
    
    Perjalanan menuju akhirat perlu diisi dengan memperbanyak bekal  berupa amal soleh . hanya Allah SWT yang berkuasa atas segala urusan hambanya pada hari kiamat nanti, oleh sebab itu sebelum kita menghadap kehadiratNya  kita perlu mempersiapkan segala amal amal yang baik yang akan menjadi hujjah (pembela) kelak dihadapannya.
Ingat ! bukan dengan harta atau kemewahan dunia, melainkan dengan amal sholeh.
Yahya bin Muadz Arrazi berkata : “ berbahagialah orang yang lebih dahulu meninggalkan dunia sebelum dunia meninggalkannya, lebih dahulu membangun kuburnya sebelum ia memasukinya , dan ia telah diridhoi tuhannya sebelum ia memasukinya .”
Sedangkan :    
اصل جمع الخطا يا حب الدنيا
“Pokok semua dosa adalah cinta dunia”       
Jadi, Itulah arikel / sedikit informasi yang dapat saya bagikan kepada teman teman pemaca, semoga bermanfaat dan kita dijadikan orang yang zuhud oleh Allah SWT. Aamiin ya robal alamin…