Ziarah Wali Songo

ziarah walisongo pon pes nurul ihsan tahun 2017.

Aula Nurul Ihsan

Alhamdulillah berkat dukuan semua kalangan proses pembuatan Aula Nurul Ihsan telah Mencapai 90%.

Suasana Sarapan Pagi

Suasana sarapan pagi Rombongan ziaroh pondok pesantren Nurul .

Beladiri Cimande

Santri Putra mengikuti latihan bela diri Cimande.

17 Agustus

Para santri berangkat guna melaksanakan Upacara Hari kemerdekaan.

Minggu, 12 Agustus 2018

MENGHAPUS DOSA DENGAN ISTIGHFAR

       

KEDAHSYATAN ISTIGHFAR MENGHAPUS DOSA




           Dosa merupakan hal yang tak pernah terlepas dari manusia. Mungkin ada sebagian orang yang ingin bertaubat tapi merasa bahwa dirinya memiliki dosa yang tak terhitung jumlahnya dan merasa tidak layak untuk mendapat ampunan dari Allah swt. atau mungkin berfikiran masih ada hari esok atau masa tua nanti untuk bertaubat, itu salah Allah itu maha pengampun sebesar apapun dosa manusia,bahkan sebanyak butiran pasir dipantai sekalipun selagi kita masih mau bertaubat dengan segenap keteguhan hati dan dengan taubatannasukha,bukan sesuatu yang tidak mungkin Alloh akn mengampuni dosa dosa manusia dan bisa jadi Alloh akan mengangkat derajat orang orang yang bersungguh sungguh dalam taubatnya.
 
        Salah satu cara memohon ampunan adalah dengan memperbanyak istighfar,istighfar sama kedudukanya dengan taubat, keduanya sama sama merupakan rasa penyesalan dari seorang hamba terhadap dosa yang telah dilakukannya.Namun juga antara dosa dan istighfar tetap memiliki perbedaan pengertian yaitu dari segi maknanya.Taubat memiliki pengertian umum sedangkan istighfar memiliki pengertian khusus yakni lebih menyangkut kalimat bacaan yang diserukan dalam pertaubatan.

Dalam Al-qur'an berkali kali Allah menyerukan kepada manusia agar mereka senantiasa bertaubat kepada Alloh dengan sering sering membaca kaliamat "istighfar" begitu juga dalam hadis hadis nabi,seruan seruan untuk bertaubat dan membaca istighfar juga banyak di kemukakan.
Dalam sebuah hadis nabi brsabda :


Artinya : "sesungguhnya setiap penyakit itu ada obatnya,dan obat dari dosa adalah istighfar".


      Sama halnya dengan obat yang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyakit,yang walaupun khakikatnya yang menyembuhkan tetaplah Allah dan obat hanyalah sebagai wasilah atau perantara,istighfar pun memiliki kekuatan yang sama dalam menghapus dosa .

     Jika obat memiliki khasiat untuk mengobati penyakit,maka seperti itulah kemujaraban istighfar dalam melebur dosa dosa.
Melantunkan kalimat istighfar tidak hanya sebatas pada waktu sehabis sholat,namun kalimat ini juga bisa dibaca dalam situasi dan kondisi apasaja meskipun dilantunkan dalam hati,banyaknya istighfar yang diucapkan menunjukan keseriusan seseorang dalam meminta pengampunan kepada Alloh swt.

Jumat, 23 Maret 2018

Kisah Seorang Penjudi dan si anak yatim

penjudi dan anak yatim
Di kisahkan dari kitab Irsyadul ibad karya Syekh Zainuddin bin Andul Aziz al-malybari mengisahkan seorang laki-laki durjana di daerah Basrah yang semasa hidupnya gemar meminum-minuman keras, membuat kerusakan, dan membuat masyarakat sekeliling membenci dirinya, hingga ia mengalami nasib tragis di akhir hidupnya, ketika ia mati tak ada satu orang pun yang mau mengurus jenazahnya kecuali sang istri sang setia.

Sang istri sedih melihat nasib sang suami dan harus berjuang keras ketika pemakamanakan di lakukan.

Sang istri berinisiatif untuk mencari seseorang di daerah lain dan membayarnya untuk mengangkat jenazah sang suami kemushala. Tapi di malangkan, ketika jenazah sudah berada di mushala tak ada orang yang mau menyolatkan sang jenazah dan akhirnya sang istri memerintahkan rombongan pembawa jenazah untuk di gotong ke padang sahara untuk langsung di makamkan di sana.

Pemakaman tersebut di lakukan begitu dramatis, ketika jenazah malang tersebut tiba di padang sahara, rombongan pembawa jenazah pun meninggalkan tempat tersebut.dan hanyalah tinggal dia dan jenazah uaminya. Tiba-tiba datanglah seorang dari atas gunung, yang turun menghampiri istri jenazah tersebut. Gunung yang ia tempati adalah tempat yang ia gunakan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Tujuan kedatangannya adalah untuk menyolati jenazah laki-laki fasik tersebut.
“aku datang untuk menyolatkan si mayit”. Ujar sang zuhud kepada si istri jenazah tersebut.

Kedatangan sang zuhud membuat heran masyarakat, ke aliman dan kesolehan sang zuhud cukup harum di mata masyarakat. Mau-maunya menyolati jasad laki-laki yang terkenal fasik,penjahat dan bergelimangan dengan dosa. Karena kabar yang telah tersiar sang zuhud menyolati jenazah fasik tersebut orang-orang pun berbondong-bondong mendatangi gurun tersebut untuk menyaksikannya.

Lantas sang istripun melontarkan pertanyaan kepada sang zuhud, “Mengapa engkau mau menyolatkan jenazah suamiku yang terkenal kefasikannya, padahal orang-orang tidak ada satupun yang mau menyolatinya?’’ ucap sang istri.

“Ketika aku tertidur aku bermimipi, di dalam mimipiku seolah-olah ada suara memerintahkanku untuk turun dari gunung dan melakukan shalat untuk salah satu jenazah yang tidak ada orang lain kecuali istrinya sendiri, dan sesungguhnya jenazah tersebut telah di ampuni.” Jawab sang zahid.

Akhirnya shalat jenazah pun di lakukan dan ketika proses pensolatan dan pemakaman jenazah tersebut telah selesai, sang zahid meghampiri istri si jenazah dan menanyakan perihal-perihal tentang perbuatan suami semasa hidupnya.

Zahid  : “perbuatan apa sajakah yang di lakukan suamimu semasa hidupnya?”
Istri jenazah  ; ‘’Dia sering pergi ke kedai dan minum-minuman keras.”
Zahid  : “Cobalah kau ingat-ingat kembali barangkali ada perbuatan yang baik yang di lakukan suamimu!”

Istri jenazah  : “Tidak ada perbuatan yang baik yang di lakukannya,kecuali setiap hari ia sadar di waktu subuh, mengganti pakaiannya, berwudhu, lalu menunaikan sembahyang subuh, selanjutnya jika matahari telah terbit ia kembali pergi ke kedai.”
Zahid  : “ Adakah yang lainnya wahai wanita?”

Istri jenazah  : (sambil mengingat-ingat kembali) “Yang lainnya adalah di rumah orang yang di kenal buruk itu tak pernah sepi dari satu atau dua anak yatim yang selalu mendapat perioritas ketimbang anaknya sendiri, dan ketika suamiku dalam keadaan sadar (tak mabuk) dia menggunakan waktunya untuk bermunajat kepada Allah SWT,yangseringaku dengar adalah ia mengakui segala kesalahannya. Dalam doanya ia mengatakan, “Tuhan, di sudut manakah engkau akan menempatkanku yang buruk ini di neraka jahanam?”

Setelah sang istri menjelaskan semua kepada sang zahid,sang zahid pun mendoakanya seraya mengucapkan perkataanya kembali jika jenazah tersebut sesungguhnya telah di ampuni oleh Allah lantas zahid pun pergi.

Sepenggal cerita di atas membuat cerminan untuk diri kita. Agar tidak memandang seseorang dari kefasikan pribadi lahiriyahnya saja. Kefasikan tersebut bisa di lebur dengan pertobatan kepada Allah SWt, danKefasikan itupun bias menjadi suatu kemuliaan nanti di akhir hidup dengan kebaikan yang di lakukan.

Jangan pernah mengoreksi kejelekan, memvonis seseorang karena belum tentu apa yang kita voniskan, kejelekan-kejelekan yang kita ucapkan kepada orang lain tidak ada pada diri kita.
Keselamatan hakiki seorang mutlak menjadi pererogerative Allah, karena itu dari pada memvonis orang lain dengan label hitam atau putih alangkah baiknya kita untuk mengintropeksi (mengoreksi) diri kita sendiri.

Mengutip sedikit tentang anak yatim dari sepenggal akhir cerita di atas, Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz al-malybari menyampaiakan pesan bahwa kepedulian terhadap anak yatim adalah perbuatan yang utama.

Sikap yang mencerminkankepedulian terhadap orang yang lemah dan menjadi suatu keistimewaan melebihi ritual ibadah yang lainnya.

Seperti halnya sabda Rosululloh SAW :
“Orang yang berusaha membantu janda dan orang-orang miskin seperti orang yang berjihad di jalan Allah. Dan seperti orang yang menjalankan sholat malam.”









PENGHIANATAN SEORANG WANITA

wanita penghianat

Diceritakan ada seorang pemuda dari Bani isro’il yang mempunyai istri paling cantik pada zaman itu.
Ketika sang pemuda sedang merasakan manisnya cinta,namun ujian menimpanya Sang istri meninggal,ia terpukul atas kepeninggalan istrinya sampai ia rela menemani sang istri dikuburan dari terbit fajar hingga terbit fajar lagi.

Ketika sang pemuda masih mendampingi sang istri dikuburannya,tiba-tiba dating nabi Isa As yang melihat sang pemuda tersebut dalam keadaan menangis,sehingga nabi Isa bertanya kepadanya :
Nabi Isa   :”apa yang menyebabkan kamu menangis sampai seperti ini ?”
Kemudian pemuda itu menceritakan kejadian yang dialaminya.
Nabi Isa   :”apakah kamu bahagia, seandainya istrimu dihidupkan kembali?”
Pemuda    :”ya”

Nabi Isa pun membangkitkan (menghidupkan) ahlikubur,namun yang keluar ialah ahli kubur yang rupanya hitam dankeluar api dari lubang hidung dan kedua matanya.
Ahli kubur:”LAILAHAILLALLOH ‘ISA RUKHULLOH”
Pemuda    :”engkau salah membangkitkan ahlikubur,itu bukanlah istrilku sesungguhnya istriku berada dalam kuburan ini(menunjukan kuburan yang disampingnya)”

Kemudian nabi Isa As mengembalikan ahlikubur tersebut dan membangkitkan penghuni kubur yang ditunjukan oleh pemuda itu, dengan izin Alloh tiba-tiba kuburan itu terbelah dan keluar seorang wanita yang cantik yang mengibas-ibaskan rambutnya.

Pemuda     :”benar , inilah istriku wahai nabi Isa”
Nabi Isa      :”silahkan bawa istrimu”
Pemuda itu pun membawa istrinya pulang,setelah tiba waktu malam pemuda itu tertidur dan bermimpi.

Dalam mempinya ia sedang bersama istrinya
Pemuda     :”wahai istriku,sesungguhnya aku sangat terpukul atas kepergianmu sampai-sampai aku rela menemanimu dikuburan siang dan malamku”
Istri :“sungguh setianya dirimu,hingga kau melakukan itu semua,pasti kau merasakan keletihan.silahkan kau tidurdiatas pangkuanku”

Akhirnya sang pemuda itu pun tertidur diatas pangkuan istrinya, tiba-tiba dating Ibnu malik  yang merupakan pemuda tertampan pada masanya badan dan tingkah lakunya juga baik,sang istri pemuda itu pun hatinya terpikat oleh Ibnu malik hingga tak terasa ia menjatuhkan kepala sang suami dari pangkuanya.

Kemudian istri pemuda itu berdiri seraya berkata pada Ibnu malik” bawalahku padamu dan milikilah aku” lalu ibnu malik membawa wanita itu.
Pemuda itu terbangun dari tidurnya namun ia tidak melihat istrinya, akhirnya ia mencari istrinya dan ia di kagetkan melihat istrinya bersama laki-laki lain (ibnu malik)
Pemuda  : “Wahai ibnu malik,ini adalah istriku maka lepaskanlah dia!”
Sang Istri : “engkau berbohong! Sesungguhnya aku adalah kekasih ibnu malik.”
Ibnu malik : “Apakah kamu cemburu dan ingin memiliki kekasihku?”
Pemuda  : “Demi Allah. Sungguh aku tak berbohong ia istriku, Nabi Isa lah yang telah menghidupkan kembali dari kematianya.”

Ketika mereka sedang berdebat tiba-tiba nabi isa sudah ada di samping mereka.
Pemuda   : “Wahai Rukhulloh! Ini adalah istriku yang telah engkau hidupkan kembali.”
Nabi Isa    : “Ya.”
Sang Istri   : “Wahai Rukhulloh! Sesungguhnya dia berbohong, aku adalah kekasih ibnu malik.”
Nabi isa    : “kamu merupakan wanita yang telah aku hidupkan kembali dengan izin Allah SWT.”
Sang istri  : “Tidak! Demi Allah wahai rukhulloh.”
Nabi isa   : “kembalilah (mati) kau!”

Seketika itu juga istri pemuda itu terjatuh dan meninggal.
Nabi Isa   : “Apakah kamu ingin melihat seseorang yang mati dalam keadaan kafir dan aku hidupkan dalam keadaan iman, maka lihatlah padalaki-laki yang rupanya hitam yang kemarin aku telah hidupkan, dan apabila kamu ingin melihat seseorang yang mati dalam keadaan mu’min dan Allah menghidupkannya dalam keadaan kafir maka lihatlah pada wanita ini (istri sang pemuda).”

Setelah kejadian itu sang pemuda itu pun bersumpah bahwa ia tidak akan menikah lagi untuk selamanya.Kemudian ia pergi ketengah hutan semata-mata hanya untukkhusu’ menyembah Allah SWT sampai akhirnya dia meninggal.



Senin, 12 Maret 2018

Kisah Teladan Umar Bin Khotob Saat Dimarahi Istri

kisah teladan umar bin khotob saat di marahi istri
Umar bin khotob  yang merupakan salah satu sohabat dari sekian para sohabat nabi yang sangat berpengaruh  pada perkembangan kebudayaa dan kejayan islam di muka bumi ini. ternyata umar bin khotob sendiri punya cara sendiri saat di marahi sang istri
suatu hari ada seorang  pemuda,dia sedang ada masalah dengan sang istri.kemudian dia mencari solusi dengan mengadukan masalahnya kepada sayyidina umar tentang kelakuan sang istri,namun sesampainya tepat di sisi pintu rumah sayidina umar,pemuda itu berhenti, seketika termenung mendengar sayidina umar sedang di marahi sang istri sementara sayidina umar hanya diam dan cenderung pasif.
Setelah mendengar kajadian itu,sang pemuda mengurungkan niatnya itu dan mulai beranjak pulang. pemuda itu berfikir  jika keadaan amirul mu’minin  seperti itu ,bagaimana dengan diriku…..
Tak lama kemudian sayidina umar keluar dan melihat pemuda itu pergi namun umar  memenggilnya
 sayidina umar : ada perlu apa kau kemari
 Pemuda           :wahai amirul mu’minin,sebenarnya aku kemari hendak mengadukan kelakuan      istriku yang sering marah padaku,tapi aku mendengar hal yang sama pada istri tuan
 ayidina umar :wahai kawanku  biarkanlah, aku tetap sabar menghadapinya karena itu sudah menjadi tanggunganku,aku merasa apa yang istriku lakukan itu hal yang benar, dialah yang selalu mengurusi segala keperluanku,menyiapkan makan untukku ,mencucikan bajuku,dan merawat anakku  padahal semua itu bukan kewajiban istriku,disamping itu(sambung umar) hatiku merasa senang dan tenang untuk tidak melakukan perbuata maksiat,karena itulah aku sangat sayang pada istriku dan tetap sabar atas perlakuan ustrikuPemuda   : wahai amirul mu’minin istriku juga demikian
Sayidina umar: oleh karena itu bersikaplah sabar wahai kawanku ini hanyalah sebentar.
Begitulah cara sayidina umar saat di marahi sang istri yang semuanya di hadapinya dengan rasa sabar dan lemah lembut dan dangan penuh rasa kasadaran akan cinta sayidina umar pada sang istri


Rabu, 20 Desember 2017

PUISI

PERJUANGAN UNTUKMU
Sulitnya aku mendapatkanmu
Ragamu yang kecil dan berwibawa
Tutur katamu yang lembut dan penuh bermakna
Ucapan mu yang ringkas tapi bermakna luas
Sangat sulit ku cari tahu apa maksud perkataan mu itu
Sungguh setiap kali ku pandangi dirimu
Bagaimana agar aku bisa menguasai mu
Sungguh tak mudah ku cari tau tentang dirimu
Disetiap sujudku………..
Aku  berdo’a agar di mudahkan untuk mendapatkan mu
Setiap ada kesempatan aku memikirkan apa maksud perkataan mu itu……
Tidaklah mudah untuk mnguasaimu…..
Seperti  mudahnya mengmbalikan telapak tangan
Kau memang sangat sulit untuk ku dapatkan,
Tapi inilah yang menjadi alasan…kenapa aku masih bertahan
Justru itulah yang membuatku semakin ingin tau tentangmu…
Apa yang sebenarnya ada padamu…?
Wahaiiiiiiiiiiii alfiyah ku…….!!!!
By:al harvi