Ziarah Wali Songo

ziarah walisongo pon pes nurul ihsan tahun 2017.

Aula Nurul Ihsan

Alhamdulillah berkat dukuan semua kalangan proses pembuatan Aula Nurul Ihsan telah Mencapai 90%.

Suasana Sarapan Pagi

Suasana sarapan pagi Rombongan ziaroh pondok pesantren Nurul .

Beladiri Cimande

Santri Putra mengikuti latihan bela diri Cimande.

17 Agustus

Para santri berangkat guna melaksanakan Upacara Hari kemerdekaan.

Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Maret 2018

Kisah Seorang Penjudi dan si anak yatim

penjudi dan anak yatim
Di kisahkan dari kitab Irsyadul ibad karya Syekh Zainuddin bin Andul Aziz al-malybari mengisahkan seorang laki-laki durjana di daerah Basrah yang semasa hidupnya gemar meminum-minuman keras, membuat kerusakan, dan membuat masyarakat sekeliling membenci dirinya, hingga ia mengalami nasib tragis di akhir hidupnya, ketika ia mati tak ada satu orang pun yang mau mengurus jenazahnya kecuali sang istri sang setia.

Sang istri sedih melihat nasib sang suami dan harus berjuang keras ketika pemakamanakan di lakukan.

Sang istri berinisiatif untuk mencari seseorang di daerah lain dan membayarnya untuk mengangkat jenazah sang suami kemushala. Tapi di malangkan, ketika jenazah sudah berada di mushala tak ada orang yang mau menyolatkan sang jenazah dan akhirnya sang istri memerintahkan rombongan pembawa jenazah untuk di gotong ke padang sahara untuk langsung di makamkan di sana.

Pemakaman tersebut di lakukan begitu dramatis, ketika jenazah malang tersebut tiba di padang sahara, rombongan pembawa jenazah pun meninggalkan tempat tersebut.dan hanyalah tinggal dia dan jenazah uaminya. Tiba-tiba datanglah seorang dari atas gunung, yang turun menghampiri istri jenazah tersebut. Gunung yang ia tempati adalah tempat yang ia gunakan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Tujuan kedatangannya adalah untuk menyolati jenazah laki-laki fasik tersebut.
“aku datang untuk menyolatkan si mayit”. Ujar sang zuhud kepada si istri jenazah tersebut.

Kedatangan sang zuhud membuat heran masyarakat, ke aliman dan kesolehan sang zuhud cukup harum di mata masyarakat. Mau-maunya menyolati jasad laki-laki yang terkenal fasik,penjahat dan bergelimangan dengan dosa. Karena kabar yang telah tersiar sang zuhud menyolati jenazah fasik tersebut orang-orang pun berbondong-bondong mendatangi gurun tersebut untuk menyaksikannya.

Lantas sang istripun melontarkan pertanyaan kepada sang zuhud, “Mengapa engkau mau menyolatkan jenazah suamiku yang terkenal kefasikannya, padahal orang-orang tidak ada satupun yang mau menyolatinya?’’ ucap sang istri.

“Ketika aku tertidur aku bermimipi, di dalam mimipiku seolah-olah ada suara memerintahkanku untuk turun dari gunung dan melakukan shalat untuk salah satu jenazah yang tidak ada orang lain kecuali istrinya sendiri, dan sesungguhnya jenazah tersebut telah di ampuni.” Jawab sang zahid.

Akhirnya shalat jenazah pun di lakukan dan ketika proses pensolatan dan pemakaman jenazah tersebut telah selesai, sang zahid meghampiri istri si jenazah dan menanyakan perihal-perihal tentang perbuatan suami semasa hidupnya.

Zahid  : “perbuatan apa sajakah yang di lakukan suamimu semasa hidupnya?”
Istri jenazah  ; ‘’Dia sering pergi ke kedai dan minum-minuman keras.”
Zahid  : “Cobalah kau ingat-ingat kembali barangkali ada perbuatan yang baik yang di lakukan suamimu!”

Istri jenazah  : “Tidak ada perbuatan yang baik yang di lakukannya,kecuali setiap hari ia sadar di waktu subuh, mengganti pakaiannya, berwudhu, lalu menunaikan sembahyang subuh, selanjutnya jika matahari telah terbit ia kembali pergi ke kedai.”
Zahid  : “ Adakah yang lainnya wahai wanita?”

Istri jenazah  : (sambil mengingat-ingat kembali) “Yang lainnya adalah di rumah orang yang di kenal buruk itu tak pernah sepi dari satu atau dua anak yatim yang selalu mendapat perioritas ketimbang anaknya sendiri, dan ketika suamiku dalam keadaan sadar (tak mabuk) dia menggunakan waktunya untuk bermunajat kepada Allah SWT,yangseringaku dengar adalah ia mengakui segala kesalahannya. Dalam doanya ia mengatakan, “Tuhan, di sudut manakah engkau akan menempatkanku yang buruk ini di neraka jahanam?”

Setelah sang istri menjelaskan semua kepada sang zahid,sang zahid pun mendoakanya seraya mengucapkan perkataanya kembali jika jenazah tersebut sesungguhnya telah di ampuni oleh Allah lantas zahid pun pergi.

Sepenggal cerita di atas membuat cerminan untuk diri kita. Agar tidak memandang seseorang dari kefasikan pribadi lahiriyahnya saja. Kefasikan tersebut bisa di lebur dengan pertobatan kepada Allah SWt, danKefasikan itupun bias menjadi suatu kemuliaan nanti di akhir hidup dengan kebaikan yang di lakukan.

Jangan pernah mengoreksi kejelekan, memvonis seseorang karena belum tentu apa yang kita voniskan, kejelekan-kejelekan yang kita ucapkan kepada orang lain tidak ada pada diri kita.
Keselamatan hakiki seorang mutlak menjadi pererogerative Allah, karena itu dari pada memvonis orang lain dengan label hitam atau putih alangkah baiknya kita untuk mengintropeksi (mengoreksi) diri kita sendiri.

Mengutip sedikit tentang anak yatim dari sepenggal akhir cerita di atas, Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz al-malybari menyampaiakan pesan bahwa kepedulian terhadap anak yatim adalah perbuatan yang utama.

Sikap yang mencerminkankepedulian terhadap orang yang lemah dan menjadi suatu keistimewaan melebihi ritual ibadah yang lainnya.

Seperti halnya sabda Rosululloh SAW :
“Orang yang berusaha membantu janda dan orang-orang miskin seperti orang yang berjihad di jalan Allah. Dan seperti orang yang menjalankan sholat malam.”









PENGHIANATAN SEORANG WANITA

wanita penghianat

Diceritakan ada seorang pemuda dari Bani isro’il yang mempunyai istri paling cantik pada zaman itu.
Ketika sang pemuda sedang merasakan manisnya cinta,namun ujian menimpanya Sang istri meninggal,ia terpukul atas kepeninggalan istrinya sampai ia rela menemani sang istri dikuburan dari terbit fajar hingga terbit fajar lagi.

Ketika sang pemuda masih mendampingi sang istri dikuburannya,tiba-tiba dating nabi Isa As yang melihat sang pemuda tersebut dalam keadaan menangis,sehingga nabi Isa bertanya kepadanya :
Nabi Isa   :”apa yang menyebabkan kamu menangis sampai seperti ini ?”
Kemudian pemuda itu menceritakan kejadian yang dialaminya.
Nabi Isa   :”apakah kamu bahagia, seandainya istrimu dihidupkan kembali?”
Pemuda    :”ya”

Nabi Isa pun membangkitkan (menghidupkan) ahlikubur,namun yang keluar ialah ahli kubur yang rupanya hitam dankeluar api dari lubang hidung dan kedua matanya.
Ahli kubur:”LAILAHAILLALLOH ‘ISA RUKHULLOH”
Pemuda    :”engkau salah membangkitkan ahlikubur,itu bukanlah istrilku sesungguhnya istriku berada dalam kuburan ini(menunjukan kuburan yang disampingnya)”

Kemudian nabi Isa As mengembalikan ahlikubur tersebut dan membangkitkan penghuni kubur yang ditunjukan oleh pemuda itu, dengan izin Alloh tiba-tiba kuburan itu terbelah dan keluar seorang wanita yang cantik yang mengibas-ibaskan rambutnya.

Pemuda     :”benar , inilah istriku wahai nabi Isa”
Nabi Isa      :”silahkan bawa istrimu”
Pemuda itu pun membawa istrinya pulang,setelah tiba waktu malam pemuda itu tertidur dan bermimpi.

Dalam mempinya ia sedang bersama istrinya
Pemuda     :”wahai istriku,sesungguhnya aku sangat terpukul atas kepergianmu sampai-sampai aku rela menemanimu dikuburan siang dan malamku”
Istri :“sungguh setianya dirimu,hingga kau melakukan itu semua,pasti kau merasakan keletihan.silahkan kau tidurdiatas pangkuanku”

Akhirnya sang pemuda itu pun tertidur diatas pangkuan istrinya, tiba-tiba dating Ibnu malik  yang merupakan pemuda tertampan pada masanya badan dan tingkah lakunya juga baik,sang istri pemuda itu pun hatinya terpikat oleh Ibnu malik hingga tak terasa ia menjatuhkan kepala sang suami dari pangkuanya.

Kemudian istri pemuda itu berdiri seraya berkata pada Ibnu malik” bawalahku padamu dan milikilah aku” lalu ibnu malik membawa wanita itu.
Pemuda itu terbangun dari tidurnya namun ia tidak melihat istrinya, akhirnya ia mencari istrinya dan ia di kagetkan melihat istrinya bersama laki-laki lain (ibnu malik)
Pemuda  : “Wahai ibnu malik,ini adalah istriku maka lepaskanlah dia!”
Sang Istri : “engkau berbohong! Sesungguhnya aku adalah kekasih ibnu malik.”
Ibnu malik : “Apakah kamu cemburu dan ingin memiliki kekasihku?”
Pemuda  : “Demi Allah. Sungguh aku tak berbohong ia istriku, Nabi Isa lah yang telah menghidupkan kembali dari kematianya.”

Ketika mereka sedang berdebat tiba-tiba nabi isa sudah ada di samping mereka.
Pemuda   : “Wahai Rukhulloh! Ini adalah istriku yang telah engkau hidupkan kembali.”
Nabi Isa    : “Ya.”
Sang Istri   : “Wahai Rukhulloh! Sesungguhnya dia berbohong, aku adalah kekasih ibnu malik.”
Nabi isa    : “kamu merupakan wanita yang telah aku hidupkan kembali dengan izin Allah SWT.”
Sang istri  : “Tidak! Demi Allah wahai rukhulloh.”
Nabi isa   : “kembalilah (mati) kau!”

Seketika itu juga istri pemuda itu terjatuh dan meninggal.
Nabi Isa   : “Apakah kamu ingin melihat seseorang yang mati dalam keadaan kafir dan aku hidupkan dalam keadaan iman, maka lihatlah padalaki-laki yang rupanya hitam yang kemarin aku telah hidupkan, dan apabila kamu ingin melihat seseorang yang mati dalam keadaan mu’min dan Allah menghidupkannya dalam keadaan kafir maka lihatlah pada wanita ini (istri sang pemuda).”

Setelah kejadian itu sang pemuda itu pun bersumpah bahwa ia tidak akan menikah lagi untuk selamanya.Kemudian ia pergi ketengah hutan semata-mata hanya untukkhusu’ menyembah Allah SWT sampai akhirnya dia meninggal.



Kamis, 30 November 2017

Sebutir Kurma Penghambat Doa

kurma penghambat doa
Disuatu hari Ibrahim bin adham setelah menunaikan ibadah haji,ia berniat berziarah ke masjidil aqsa,tetapi perbekalan yang ia bawa masih kurang untuk perjalanan.ia melihat seorang pedagang tua yang menjual kurma didekat masjidil haram  .ibrahim bin adham menghampirinya dan mengucapkan salam “Asalamualaikum”.

“Wa’alaikumsalam”.jawab pedangang tua itu.
Aku hendak membeli kurma yang engkau jual itu pak …?

Jawab pedangang tua itu. “Alhamdulillah…. Silahkan,mau beli berapa kilo gram tuan…?
1 kg saja pak,hanya untuk menambah bekal perjalanan menuju masjidil aqsa.jawab Ibrahim
Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan.

Ia Menyangka bahwa kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya. Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa.

4 bulan berlalu sampailah ibrahim di masjidil aqsa.seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah (shalat dan berdo’a) pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhrah atau yang biasa disebut Kubah Batu. Kubah sakhrah adalah sebuah bangunan persegi delapan berkubah emas yang terletak di tengah kompleks Masjid Al Aqsha. Kompleks ini sendiri berada dalam tembok Kota Lama Yerusalem (Yerusalem Timur). Tempat ini disucikan dalam agama Islam dan Yahudi. Kubah Shakhrah ini selesai didirikan tahun 691 Masehi, menjadikannya bangunan Islam tertua yang masih ada di dunia. Di dalam kubah ini terdapat batu Ash-Shakhrah yang menjadi tempat suci bagi umat Yahudi dan umat Islam.

Di saat ia sedang beribadah di ruangan tersebut, Tiba tiba ia mendengar percakapan 2 Malaikat tentang dirinya. “Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan ALLAH SWT,” kata malaikat yang satu.“

Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram,” jawab malaikat yang satu lagi.
Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya.“Astaghfirullahal adzhim” ibrahim beristighfar.
 Kemudian Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual kurma. Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya.
Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda.
“4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua. kemana ia sekarang ?” tanya ibrahim.

“Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma” jawab anak muda itu.

“Innalillahi wa innailaihi roji’un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?”.kata ibrahim

Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu mendengarkan dengan sangat-sangat memperhatikan.

“Nah, begitulah” kata ibrahim setelah bercerita, “Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur ku makan tanpa izinnya?”.

“Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya.”

“Dimana alamat saudara-saudaramu ? biar saya temui mereka satu persatu.”

Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh ibrahim.

4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhrah. Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. “Itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir kurma milik orang lain.”

“Ooo, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain. Sekarang ia sudah bebas.”

Oleh sebab itu berhati-hatilah dgn makanan yg masuk ke tubuh kita, sudah halal-kah?
Lebih baik tinggalkan apabila ragu-ragu…

Rabu, 29 November 2017

Siapa Wanita Shalihah Itu?

wanita shalihah
Seperti apa sih wanita shalihah itu..?

Jika mendengar kata shalihah,yang terbayang di benak anda pasti seorang wanita yang berkerudung,menggunakan jubah panjang sampai ujung kaki,bahkan  ada yang menutup mukanya (bercadar) hingga yang terlihat hanyalah dua pasang mata.
Rasulallah SAW bersabda :
اَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ
“Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”

Yang dimaksud wanita shalihah itu adalah
1. Wanita yang ta’at kepada allah
2. Wanita yang ta’at kepada ke-2 orang tuanya,menghormati dan menjunjung tinggi kedudukan                orang tuanya dan tidak pernah lupa pula mendo’akannya
3. Wanita yang ta’at kepada suaminya,menjaga harta dan martabat suamiya dan mendidik anak-                anaknya dengan kehidupan yang islami
4. Wanita yang pandai menjaga dirinya,bersikap sederhana,rendah hati dan ia tidak gemar                       bermewah-mewah dengan dunia

Itulah tadi sekelumit catatan mengenai karakteristik wanita shalihah.
Dari beberapa karasteristik tadi,kami akan menceritakan sebuah kisah yang menceritakan sebuah kisah yang menceritakan karasteristik wanita shalihah dengan bukti ta’at kepada suaminya.
Kisah ini terjadi pada zaman rasulallah,ketika rasulallah SAW masih ada,tersebutlah istri yang shalihah yang sangat setia dan taat kepada suaminya.

Suatu hari,karena sudah diwajibkan oleh agama,sang suami hendak memenuhi panggilan untuk berjihad.dia berpesan pada istrinya “istriku tersayang dan yang ku cintai,aku akan pergi untuk berjihad meninggikan kalimat-kalimat allah SWT,sebelum aku kembali pulang dari jihadku janganlah kamu pergi kemanapun dan jangan keluar dari rumah ini.setelah berpesan demikian pada sang istri,berangkatlah sang suami menuju medan jihad.

Beberapa hari berlalu,datanglah seseorang kepada wanita tersebut yang mengabarkan bahwa ibunya sedang sakit parah.orang yang diutus tersebut mengatakan pada wanita shalihah tersebut untuk segera menjenguk ibunya “ ibumu saat ini sedang sakit keras jenguklah dia sekarang”.dengan gelisah wanita tersebut menjawab “saya mohon ma’af sebesar-besarnya,bukannya tidak mau menjenguk,tapi saya dilarang keluar rumah sebelum suami saya pulang,tolong sampaikan permohonan ma’af dan salam saya pada ibu.sang utusan pulang kembali tanpa mengajak wanita tersebut.

Malam berlalu dan suami yang berjihad belum juga pulang.keesokan harinya datanglah kembali seorang utusan yang mengabarkan bahwa ibu wanita tersebut meninggal dunia.betapa sedih wanita tersebut,air matanya berlinang mendengar kabar ibu yang dicintainya telah pergi untuk selama-lamanya,bahkan disaat terakhirnya dia tidak berada disampingnya.

Sang utusan tersebut berkata “sekarang ibumu telah tiada,datanglah untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum beliau akan dikebumikan hari ini”.namun istri yang shalihah ini sambil menagis tersedu-sedu menjawab “bukannya saya tidak mencintai ibu saya,tapi saya memegang amanah suami saya untuk tidak keluar rumah hingga dia pulang dan memberi saya izin “.

Dengan sangat berat utusan tersebut pulang,mungkin karena kesal dan heran dengan sikap wanita tersebut yang tidak mau dating walaupun ibunya sakit keras hingga meninggal dunia,dia adukan masalah tersebut pada rasulallah SAW.

Dengan nada kesal ia berkata kepada nabi SAW “Wahai rasulallah,wanita itu sangat keterlaluan.dari mulai ibunya sakit hingga meninggal dunia dia tidak mau datang untuk menemui ibunya.”
Rasulallah SAW bertanya “kenapa dia tidak mau datang?”.

“wanita itu mengatakan bahwa dia tidak mendapat izin untuk keluar rumah sebelum suaminya pulang berjihad”.jawab utusan yang mengadu ke rasulallah SAW tersebut.

Rasulallah SAW tersenyum,kemudoian beliau berkata “ dosa-dosa wanita tersebut diampuni allah SWT.karena dia mempunyai seorang putrid yang sangat taat terhadap suaminya”.

Hikamh dari kisah ini adalah agar setiap wanita selalu taat pada suaminya selama yang diperintahkan suaminya bukan untuk mengingkari ketentuan allah.karena bagi seorang istri hak suamilah yang paling pertama dan utama yang harus dipenuhi,sedangkan bagi seorang suami ibunyalah yang harus lebih diutamakan.kesetiaan seorang istri dan ketaatannya pada suami.pada kisah wanita diatas bisa kita jadikan sabagai salah satu contoh bagaimana seorang istri menjaga amanah dan patuh pada suami,sehingga orang tuanya pun mendapatkan berkah yang luar biasa.

Semoga para pembaca,khususnya seorang wanita bisa mengambil hikmah dalam kisah ini dan menjadi seorang calon atau istri yang baik dan diridhai allah SWT. Amin ya rabbal alamin…..

Minggu, 26 November 2017

Kisah Si Katak Kecil Pemberani

katak kecil pemberani

Pada suatu hari ada segerombol katak-katak kecil yang mengikuti lomba memanjat sebuah menara.

Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara,tentunya untuk menyaksikan perlombaan dan memberi semangat kepada para peserta untuk mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.

Perlombaan dimulai….tetapi secara keseluruhan penonton tidak satupun yang benar-benar percaya bahwa katak-katak kecil akan bisa mencapai puncak menara.

Ada yang berteriak sangat keras mengatakan “HAAAAAI,……MENARANYA TERLALU SULIT…!!!..TIDAK AKAN PERNAH KALIAN DAPAT MENCAPAI PUNCAK…….

Ada yang menyorak-nyoraki dengan perkataan “MENARANYA TERLALU TINGGI…DAN TERLALU LICIN….!!!

Tidak lama kemudian satu persatu katak-katak kecil itu mulai berjatuhan.kecuali mereka yang tetap semangat menaiki menara perlahan-lahan,semakin tinggi…dan semakin tinggi.

Penonton terus bersorak-sorak “TERLALU SULIT…TERLALU SULIT…!!! KALIAN TIDAK AKAN BERHASIL SAMPAI PUNCAK MENARA ITU..!

Ada banyak katak kecil yang lelah,letih dan kemudian menyerah…tetapi ada satu katak kecil mungil yang terus semangat melanjutkan hingga semakin tinggi…tinggi dan sangat tinnggi…dia terus berusaha untuk tidak menyerah.

Disaat semua katak kecil rtelah menyerah untuk menaiki menara.kecualai satu katak kecil tadi yang terus berusaha sekuat mungkin menaiki menara yang tinggi sehingga menjagi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak.

Semua katak kecil yang tidak berhasil bertanya-tanya kepada satu sama lainnya “ Bagaimana  katak kecil mungil ini bisa melakukannya ?”.seorang peserta dengan berani bertanya kepada katak kecil itu “ Bagaimana kau bisa menemukan kekuatan untuk mencapai menara itu?. Katak kecil menjawab “ketika aku menaiki menara tersebut aku tidak mendengarkan semua penonton yang mengucapkan “terlalu sulit dan terlalu sulit untuk mencapainya” sehingga aku dapat menjadi pemenang perlombaan ini.

Hikmah dari cerita di atas  bisa di simpulkan bahwa “Ketika kita ingin menggapai cita-cita yang tinggi.,selalu berfikirlah,bahwa kita bisa mencapainya meskipun banyak rintangan yang menghadang !...Dan berlaku tulilah jika ada orang berkata kepadamu bahwa kamu tidak bisa menggapai cita-citamu.

Sabtu, 25 November 2017

Realita Kematian

kematian
Kematian bisa di artikan sebagai kiamat kecil yang menimpa pada setiap manusia yang hidup di dunia.berbicara mengenai kematian,sudah siapkah kita menghadapi kematian yang akan dating kapan dan dimana saja ?
Allah swt berfirman :
قُلْ لَّوْ كُنْتُمْ فِى بُيُوْتِكُمْ لَبَرَزَالَّدِيْنَ كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقَتْلُ اِلىَ مَضَاجِعِهِمْ
“Katakanlah  (Muhammad) ! sekiranya kamu berada di rumahmu niscaya orang-orang yang telah ditaqdirkan / ditetapkanakan mati terbunuh itu keluar (juga) ke tempat mereka terbunuh”
(Q.S. Ali Imron : 154)

Berdasarkan firman Allah SWT ini.Ada sebuah cerita bahwa sesungguhnya Malaikat Maut pernah menampakan diri(dengan wujud seorang lelaki)di kediaman Nabi Sulaiman AS.ketika berada di kediaman Nabi Sulaiman AS,Malaikat maut itu terjutu pandangannya pada seorang pemuda yang berada didekat Nabi Sulaiman hingga membuat pemuda itu gemetaran (karena rasa takutnya).

Tatkala malaikat maut sudah pergi.pemuda itu berkata “Wahai Nabinya Allah,sesungguhnya aku menghendaki agar engkau memerintah kepada angin supaya membawaku ke negri cina”.maka Nabi Sulaiman AS memerintahkan kepada angin,lalu angin memebawa pemuda itu ke negri cina.

Ketika malaikat maut kembali kepada Nabi Sulaiman AS,maka sang nabi bertanya kepada malaikat maut perihal ia melihat seorang pemuda(yang ada didekatnya).malaikat pun menjawab : “Sesungguhnya aku diperintah oleh Allah untuk mencabutnya pada hari itu juga di negeri Cina.Lalu aku melihat pemuda tersebut berada di dekatmu,sehingga aku heran dengan kejadian tersebut.

Kemudian Nabi Sulaiman AS menceritakan kepada malaikat maut tentang keberadaan pemuda itu yang meminta kepada nabi sulaiman agar memerintahkan angin untuk membawanya ke negeri cina.maka malaikat maut berkata “Aku di perintah Oleh Allah untuk mencabut ruhnya hari ini dinegeri cina.akhirnya malaikat pun pergi ke negri cina untuk mencabut ruh pemuda tersebut.

Dari cerita diatas,dapat kita simpulkan bahwa kematian adalah suatu hal yang tak dapat dielakkan oelh siapapun.sekeras apapun usaha untuk menghindari datangnya kematian tersebut maka tak akan pernah berhasil kerena kematian tiu merupakan taqdir dari Allah SWT.

Adapun tentang rasa sakit yang dirasakan ketika sedang bertarung dengan maut,Rasullallah SAW menjelaskan dalam hadistnya bahwa sakit ketika hampir mati itu laksana kesakitan terkena sabetan 100 kali pedang yang tajam atau seperti terkoyaknya kulit  did aging ketika hidup.karena itu amatlah beruntung seseorang yang mati dalam keadaan khusnul khatimah (kebajikan).dikarenakan,paling tidak kesakitan bagi orang yang mati dalam keadaan khusnul khatimah akan berkurang.namun berbeda dengan mereka yang mati dalam keadaan su’ul khatimah.karena mereka akan mendapat siksa-NYA yang amat pedih.

Al imam Abu Hanifah telah berkata bahwa :
“Kebanyakan runtuhnya iman seorang hamba adalah waktu sakaratul maut”.Naudzubillah…

Marilah kita berdo’a semoga Allah senantiasa memelihara kita dari runtuhnya iman.amin yarabbal alamin....
By.Darul Karomah

Si Pencuri Jasad Nabi Muhammad SAW

pencuri jasad nabi
Peristiwa yang memilukan dan nyaris menampar umat islam terjadi pada tahun 1164 M atau 557 H,jasad Nabi Muhammad SAW pernah terusik dan nyaris dicuri oleh orang kafir laknatullohi alaihim.Akhirnya Allah SWT menyelamatkannya dari rencana jahat yang mengancam baginda Nabi tercinta.

Usaha-usaha mengambil jasad Nabi dari makamnya untuk dipindah ke tempat lain sudah berkali-kali dilakukan.Diantaranya adalah yang terjadi pada tahun 557 H (1163 M).dikisahkan dalam kitab Fusul Min Tarikhil Madinah dan sebagaimana juga telah dicatat oleh sejarawan Abu Hafidz.

Pada tahun itu Sultan Nuruddin Mahmud Zinki yang menguasai Mesir dan Syiria terkenal sebagai raja yang shaleh dan memperhatikan Islam.Pada suatu malam ketika ia tidur diistananya di Damaskus,ia bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW sedang menunjukan tangannya kearah 2 orang berwajah eropa.seraya berkata “Wahai Mahmud tolonglah aku dari 2 orang ini !”

Kemudian ia bangun dan tertegun kaget.lalu ia berwudhu dan sholat 2 raka’at dan tertidur lagi.Ketika sudah tertidur ia melihat seperti yang ia lihat sebelumnya.Kemudian ia terbangun lau mengambil air wudhu,sholat 2 raka’at dan tertidur lagi.dan untuk yang ke-3 kalinya ia bermimpi seperti yang ia lihat pada yang pertama dan kedua.

Tanpa menunggu pagi,saat itu juga ia memanggil mentrinya yang shaleh dan taat beragama bernama Jamaluddin Al-Musilli.setelah Sultan menceritakan hal yang telah ia alami tadi,maka al musilli dengan hati-hati berkata “ Ini pasti akan terjadi sesuatu yang negative di madinah sekarang juga kita harus kesana dan harus kita rahasiakan dahulu peristiwa yang sultan alami tadi.”

Malam itu juga Sultan segera mempersiapkan diri untuk melakukan perjalan dari damaskus ke Madinah,yang akan memakan waktu 16 hari,dengan mengendarai kuda bersama 20 pengawal serta banyak sekali harta yang diangkut oleh puluhan kuda.sesampainya di madinah,sultan langsung menuju Masjid Nabawi untuk melakukan shalat di Raudhah dan berziarah ke makam Nabi Saw.Disitu Sultan bertafakkur dan termenung dalam waktu yang cukup lama didepan makam Nabi SAW.Beliau bingung tidak tahu apa yang harus dikerjakan.

Berkatalah sang menteri kapada sultan “ Dapatkah tuan sultan memastikan 2 orang itu,kalau sekarang tuan sultan melihatnya ?”. “ya…pasti “.jawab sultan

Maka sang menteri langsung berdiri dan mengumumkan agar semua pendududk madinah dating ke masjid,karena sultan akan membagikan hadiah dan sedeekah. “Jangan sampai ada yang ketinggalan”,kata sang menteri.

Kemudian satu persatu penduduk Madinah datang dan dicatat didepan sultan sampai pada orang yang terakhir.sultan tidak melihat orang yang terlihat dalam mimpinya.lantas sultan bertanya “masih adakah yang lain ?”.

Penduduk madiah kemudian menjawab “Memang masih ada,yaitu 2 orang jama’ah haji dari maroko yang mukim disini.mereka shaleh dan kaya,mereka sering membagi-bagikan sedekah dan selalu sholat berjama’ah dimasjid nabawi.mereka merasa sudah cukup tidak perlu mengambil sedekah atau hadiah.

“Datangkan mereka kesini sekarang juga….!”perintah sultan

Terkejutlah sultan ketika melihat 2 orang itu perisis dengan yang ia lihat dalam mimpi.lalu ia bertanya “Dari mana  asal kalian berdua ? “kami berdua datang dari Maroko ,kami ber-2 beribadah haji dan ingin bermukim didekat makam Nabi selama satu tahun”.jawab mereka. “Apakah keterangan kalian dapat saya percayai…?”.Desak Sultan agar mereka mengakui ang sebenarnya.tetaplah mereka bersikeras pada keterangannya dan tidak mangakui apa yang mereka kerjakan sebenarnya.

Maka sultan datang kerumah yang mereka sewa ( rumah dekat makam nabi dari arah kiblat) dan sesampainya dirumah itu yang ditemukan adalah tumpukan harta,sejumlah buku dalam rak dan 2 buah mushaf al-qur’an.Lalu sultan berkeliling ke kamar sebelah,setelah itu allah memberikan ilham.Sultan Mahmud tiba-tiba berinisiatif membuka tikar yang menghampar dilantai kamar tersebut.Masya Allah Subahannallah ternyata ada lubang gua.

Semua yang melihat jadi terkejut dan sultan memerintahkan salah satu pengikutnya untuk masuk. Dan alangkah terkejutnya,ternyata lubang itu menuju arah bawah masjid nabi dan sudah menembus tembok Masjid,hampir sampai tembok Makam Nabi,seketika itu juga sultan segera menghampiri ke-2 lelaki berambut pirang tersebut dan menghantarkannya dengan sangat keras sampai ke-2nya jatuh tersungkur.

Setelah bukti ditemukan,mereka mengaku diutus oleh raja nasrani dieropa.misinya untuk mencuri jasad nabi SAW.Selain Itu, pengakuan mereka adalah :
1. Mereka adalah 2 orang kristiani dari spanyol,datang  ke madinah menyamar sebagai jama’ah haji dari maroko
2. Kedatangan mereka adalah melaksanakan tugas suci dari liga kisten internasional untuk mengambil jasad Nabi Muhammmad SAW,dan kemudian dibawa ke eropa.
3. Dengan menggali terowongan dan membuang tanahgalian ke bagi pada setiap malam.mereka optimis berhasil mengambil jasad Nabi SAW
4. Semua biaya ditanggung oleh liga tersebut.

Pada pagi harinya,setelah mengakui semua perbuatannya mereka dihukum pancung disebelah timur makam Nabi SAW dan disaksikan oleh semua penduduk madinah,karena peristiwa tersebutlah sultan memerintah memperkuat bangunan makam dengan menggali sekelilingnya 15 meter,kemudian dicor atau dibeton dengan timah,setelah pembangunan selesai Sultan Mahmud dan rombongan pulang ke Negri Syam untuk kembali memimpin kerajaannya.

Jumat, 07 Juli 2017

Belajar Tawakal Dari Perilaku Semut

belajar tawakal dari semut

semut yang kita kenal dengan salah satu hewan mempunyai perilaku hidup bergerombol  sosialis dan  senang bergotong royong ini, ternyata dapat memberikan suatu pelajaran yang amat berharga.seperti yang terjadi pada zaman nabi sulaiman,nabi yang terkenal dengan mu'jizatnya bisa berbicara dengan bangsa jin setan manusia dan para hewan.

suatu hari nabi sulaiman as bertemu dengan seekor semut lantas nabi bertanya 'wahai semut berapakah rizqimu dalam setahun?'. semut menjawab 'rizqi ku hanya sebiji gandum'.setelah mendengar jawaban tersebut entah kenapa nabi sulaiman membawa semut tersebut dan kemudian nabi memasukannya ke dalam botol yang berisi sebutir gandum serta menutup lobang botol tersebut bahkan serta membiarkanya sampai kurun waktu satu tahun.

setelah satu tahun berlalu nabi bergegas menuju botol tempat ia mengurung semut tersebut.namun ketika ia hendak membukanya nabi menemukan hal aneh seolah olah mengganjal di dalam fikiran nabi.nabi berfikir kenapa semut ini hanya memekan separuh dari sebutir gandum tersebut dalam satu tahun,padahal dalam satu tahun risqinya satu butir gandum..? dengan kejadian ini nabi langsung menanyakannya pada semut itu'mengapa kau hanya makan separuh dari gandummu..?semut menjawab"ya nabiyulloh saat itu aku yakin sekali rizqi ku pada Alloh swt,alloh tidak akan lupa akan bagian rizqiku bahkan bisa memberi lebih dari sebutir gandum itu.namen berbeda saat engkau memasukanku ke dalam botol lalu engkau memberiku sebutir gandum lalu kau menutup botol itu,aku mulai ragu akan engkau apakah engkau bisa ingat padaku.engkau manusia masih punya sifat lupa. maka dari itu aku sisakan separuh gandumku sebagai antisipasi untuk masa yang akan datang saat engkau lupa akan aku.

dari kisah di atas dapat kita sadari bahwasanya sebaik-baik sandaran hidup hanyalah Alloh Swt tidak ada yang lain yang bisa mendatangkan kesusahan serta kesenangan kecuali lloh swt.maka cara yang terbaik untuk kita agar kita selalu tetap pada ridhonya tak lain adalah dengan berprasangka baik dan bertawakal kepada Alloh swt.semoga bermanfaat
wallohu a'lam bisshowab

Rabu, 21 Juni 2017

Ketika Syekh Abdul Qodir Jaelani di rampok

kisah abdul qodir jaelani 

Kisah Syekh Abdul Qodir Jaelani Dan Perampok

Di ceritakan Pada suatu hari saat syeh Abdul qodir masih belia, beliau meminta izin kepada ibundanya untuk melakukan perjalanan ke kota bahgdad, Abdul qodir kecil sangat menginginkan berkunjung ke rumah orang-orang shaleh yang bermukim di kota bahdad, sekaligus menimba ilmu dari mereka.

Melihat antusias anaknya menimba ilmu, ibundanya pun merestuinya, lalu memberikan uang bekal perjalanan sebanyak empat puluh dinar. Supaya aman, ibundanya sengaja membuat saku dibawah ketiak untuk menyimpan uang tersebut. Seraya ber pesan supaya menjaga tingkah laku dan selalu berkata jujur dalam segala keadaan. Abdul qodir kecilpun sangat memperhatikan apa yang di katakana ibundanya, lalu beliau pun meningnggalkan rumah seraya mengucapkan salam perpisahan.

“Pergilah nak, ibu sudah menitipkan keselamatanmu pada alloh,supaya kamu senantiasa mendapat pemeliharaanya_Nya,” Ucap ibunda abdul qodir.

Anak yang pemberani itu pun pergi beserta rombongan kafilah unta yang hendak menuju ke kota bahdad. Tak disangka ketika abdul qodir dan rombongan melintas di suatu tempat yang bernama Hamdan, muncullah enam puluh orang berkuda dan mereka menghampiri rombongan lalu merampas seluruh harta rombongan tersebut.

Yang sangat menarik dari kejadian tersebut, tidak ada seorang pun yang menghampiri abdul qodir,sehingga pimpinan perampok menyuruh salah satu anak buahnya untuk bertanya kepadanya,perampuk itu lalu menayainya “ Hai orang miskin, Harta apa yang kamu bawa?”

“Aku membawa empat puluh dinar,” jawab Abdul Qadir polos.

“Di mana kamu meletakkannya?”

“Aku letakkan di saku yang terjahit rapat di bawah ketiakku.”

Mendengar jawaban seperti itu sang perampok pun tidak mempercayai ucapanya dan mengira abdul qodir hanya meledek saja, ia pun meninggakan bocah laki-laki tersebut.

Selang beberapa waktu, datang lagi salah satu dari anggota perampok dan memberikan pertanyaan yang sama. Abdul Qodir pun kembali menjawab apa adanya seperti jawaban pada perampok yang pertama, sekali lagi perkataan jujurnya tak mendapatkan respon yang berarti dari sang perampok dan si perampok pun ngeluyur pergi begitu saja. Lalu melaporkan jawaban abdul qodir pada pemimpin mereka.

Mendengar jawaban yang sama dari dua anak buahnya, pemimpin gerombolan perampok tersebut merasa heran atas apa yang di ceritakan mereka. Lalu ia pun berkata “Panggil Abdul Qadir ke sini!” Perintahnya.

“Apa yang kamu bawa?” Tanya kepala perampok itu.

“Empat puluh dinar.”

“Di mana empat puluh dinar itu sekarang?”

“Ada di saku yang terjahit rapat di bawah ketiakku.”

Lalu pemimpin perampok itu menyuruh anak buahnya supaya menggeledah saku yang ada di ketiak abdul qodir, dan mereka pun menemukan uang sebanyak empat puluh dinar. Melihat kejadian itu para perampok pun geleng-gelang kepala dan merasa sangat heran, seandainya saja saat itu abdul qodir berbohong, rombongan perampok itu tak akan mengetahui bahwa dia membawa uang sebanyak empat puluh dinar,karena saat itu mereka melihat  penampilan abdul qodir yang sangat sederhana layaknya orang miskin.
Lalu pemimpin perampok itu bertanya, “Apa yang mendorongmu berkata jujur pada kami?”

“Ibuku memerintahkan untuk selalu berkata jujur pada segala keadaan. Aku tak berani durhaka kepadanya,” jawab Abdul Qadir.

Mendengar jawaban anak kecil yang sangat polos tersebut, pemimpin perampok itu menangis, seperti sedang dihantam rasa penyesalan yang sangat mendalam. “Engkau tidak berani ingkar terhadap janji ibumu, sedangkan aku sudah bertahun-tahun mengingkari janji Tuhanku.”

Lalu Dedengkot perampok itu pun menyatakan tobat di hadapan Abdul Qadir, bocah kecil yang kelak namanya harum di mata dunia sebagai Sulthanul Auliya’ Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Drama pertobatan ini lantas diikuti para anak buah si pemimpin perampok secara massal.

Kisah ini diceritakan dalam kitab Irsyadul ‘Ibad karya Syekh Zainuddin bin Abdul ‘Aziz al-Malibari, yang mengutip cerita dari al-Yafi’i, dari Abu Abdillah Muhammad bin Muqatil, dari Syekh abdul Qadir al-Jailani.


Jumat, 16 Juni 2017

Misteri lailatul qodar

malam lailatul qodar
Apa lailatul qodar itu ?

Lailatul qodar adalah malam terbaik dari seluruh malam-malam bulan ramadhan.di dalam al-qur’an telah di jelaskan bahwa ; malam lailatul qodar lebih baik dari seribu bulan ,pada malam tersebut juga di jelaskan,bahwa siapa yang berbuat kebaikan pada malam itu, maka allah akan memberikan kebaikan seperti kebaikan  80 tahun lamanya. Subhannallah.

Namun sayang,,,,,,   tidak banyak orang yang mengetahui terjadinya malam lailatul qodar itu kapan. Banyak orang bertanya-tanya tentang kapan terjadinya malam itu,perbedaan pendapatpun muncul di kalangan para ulama.

Di beberapa kitab di terangkan bahwa,malam lailatul qodar terjadi pada tanggal – tanggal ganjil, di 10 hari terakhir,ada juga pernah terjadi pada malam pertama bulan ramadhan.

Di salah satu kitab karangan Syeikh shihbuddin bin salamah al-qulyubi dalam kitab risalahnya nawdirul hikayah menjelaskan:

Artinya : dan allah merahasiakan lailatu qodar di dalam bulan Ramadan, supaya manusia bersungguh – sungguh dalam menghidupkan malam – malam bulan ramadan, dengan harapan manusia dapat menjumpai malam lailatu qodar itu

Karena jika allah menentukan malam lailatul qodar, maka manusia hanya akan mengutamakan malam yang di tentukan tesebut, dan akan meninggalkan malam lainya pada bulan ramadhan.

Jadi, bersungguh – sungguhlah di setiap malam bulan Ramadan dengan harapan nanti,saat kita beribadah dan berbuat kebaikan kita dapat menjumpai dan bertepatan dengan malam lailatu qodar yang lebih baik dari seribu bulan. Aamiiin……

Rabu, 07 Juni 2017

Meneladani Ummul Mukminin Saudah Binti Zam’ah

Meneladani Ummul Mukminin Saudah Binti Zam’ah

Mari mengenal Saudah binti  Zam’ah?

Para sahabat prihatin melihat kesendirian  rosululloh Sepeninggal sayidatun Khadijah dan mereka berharap supaya rosululloh mencari pendamping hidupnya.
Akan tetapi siapa yang memiliki keberanian untuk membicarakan hal tersebut kepada nabi saw?
Ia adalah putri hakim yang bernama khaulah, yang memberanikan diri atas izin rosululloh untuk mendatangi rumah Zam’ah.

Setelah Khaulah mengutarakan maksud dan tujuannya datang ke rumah Zam’ah ,kemudian zam’ah menemui  putrinya yang bernama sudah seraya berkata “kebaikan dan keberkahan apa yang dimasukan Alloh kepadamu’ wahai Saudah?” Saudah tidak mengerti apa yang dimaksud oleh ayahnya ‘lalu Saudah bertanya; “apakah itu wahai Khaulah?”
“Rosululloh mengutusku untuk meminangmu”jawab Khaulah,Saudah gemetar mendengar jawaban Khaulah dan berkata “kau berharap engkau berbicara dengan ayahku dan ceritakan hal itu kepadanya”

Setelah Khaulah menceritakan hal tersebut akhirnya Saudah dan Zam’ah menerima pinangan rosululloh saw yang diwakili oleh Khaulah,setelah terjadi kesepakatan khaulah dan Rosululloh melangsungkan pernikahan.

Lalu,Siapakah sebenarnya Saudah binti Zam’ah?
Saudah merupakan salah satu muhajir mukmin, yang bersama suami dan putra pamannya telah hijrah ke Habasyah untuk menyelamatkan agama yang mereka anut.suaminya wafat dalam keadaan muhajir dan sebelum tiba di Ummul Qura’ saudah hanya tinggal seorang diri,Saudah merupakan seorang janda yang hidup di perantauan.

Bagaimana kehidupan rumah tangganya dengan rosululloh?

Rosululloh saw terkesan dengan wanita mukmin muhajir dan ternyata wanita janda muhajir itu menerima pinangan untuk dinikahi oleh rosululloh saw.

Rosululloh pun sangat iba melihat saudah yang waktu itu hidup sebatang kara,memiliki beban hidup yang sangat sulit akibat tidak adanya penopang hidup,suami yang sangat ia cintai dan biasa menafkahinya telah meninggal dunia,akhirnya dengan kasih dan penyayang rosululloh pun mengulurkan tangannya untuk membantu meringankan kerasnya hidup yang dialami saudah.

Ummul mukminin Saudah sosok ibu rumah tangga bagi rosululloh saw yang baik,  beliau sangat memperhatikah urusan-urusan yang berhubungan dengan perjuangan yang sedang dilakukan oleh nabi saw, tetapi Saudah tidak lupa dengan kewajibannya sebagai seorang ibu untuk melayani,mengurusi dan merawat putri-putri nabi saw.

Saudah tinggal bersama nabi saw sampai akhirnya datang putri sayidina Abu Bakar ra a’isyah ke rumah kenabian.saudah merupakan wanita yang lembut hatinya ,beliau memberikan hari-harinya pada A’isyah .memberikan kesempatan dan tempat pertama baginya didalam rumah,Saudah sangat mengerti kedudukan A’isyah di hati rosululloh saw.

Setelah menginjak masa tua putri Zam’ah dari bany ady bin najar mengutarakan niatnya walaupun hari-harinya diberikan kepada A’isyah dan merasa bahwa tidak ada keinginan seperti halnya yang dirasakan seorang istri pada suaminyatetapi ummul mukminin Saudah tetap ingin menjadi istri rosululloh di dunia dan di akhirat, dan tidak diharamkan dari kemuliaan besar ini.
ummul  mukminin Saudah adalah wanita yang hidup dan bekerja keras dalam mengurusi rumah tangga bersama nabi saw.sementara hatinya hanya diliputi rasa penuh keridhoan dan iman yang kuat bahkan hingga rosululloh saw kembali ke rahmatulloh.
Beliau wafat pada masa khalifah Umar bin Khatab 

KEUTAMAAN UMMUL MUKMININ SAUDAH BIM ZAM’AH SEMASA HIDUPNYA

Putri sayidina Abubakar ra sangat terkesan dengan sikap mulia yang dimiliki Saudah dengan dimadunya, seperti yang diriwayatkan dalam kitab As-isti’aab siti A’isyah berkata “tidak seorangpun yang lebih aku sukai dalam diri Saudah, hanya saja dia agak keras wataknya”[As-isti’aab 4/1867]
Bahkan ketika ummul mukminin saudah wafat Ibnu Abbas bersujud, karena rosululloh saw pernah berpesan pada Ibnu Abbas”apabila kamu melihat suatu tanda maka sujudlah”dan tanda mana yang lebih besar dari pada wafatnya istri-istri nabi saw.

Saudah binti Zam’ah telah meriwayatkan 5 hadist dari nabi saw diantaranya hadist yang diriwayatkan oleh shohihain [Imam Bukhori dan Muslim],dalam suatu riwayat Imam Bukhori meriwayatkan 2 hadist yang diriwayatkan oleh saudah.
Ummul mukminin Saudah merupakan wanita yang berbudi pekerti yang luhur dan sangat gemar bersedekah .

Dalam riwayat A’isyah berkata “bahwa sebagian istri-istri  nabi berkata;wahai rosululloh,siapakah diantara kami yang cepat menusulmu?” rosululloh menjawab” yang terpanjang tangannya” kemudian mereka mengambil tongkat untuk mengukur tangan mereka.
Ternyata Saudah yang wafat menusul nabi saw lebih dahulu, sekarang kami mengerti apa yang disabdakan oleh nabi saw bahwa yang dimaksud dengan tangan panjang adalah GEMAR BERSEDEKAH.
Dalam hadist yang diriwayatkan oleh syaikhan dan Nasai dikatakan “Saudah ra memang gemar bersedekah dan beliau yang paling cepat menusulnya diantara kami”
Demikianlah kisah ummul mukminin Saudah yang dapat kita ambil hikmahnya dan jadikan teladan,sebagai istri nabi saw saudah ikhlas untuk dimadu bahkan menyambut kehadiran A’isyah denga hati yang ridho.khususnya bagi  kaum wanita. Karena surga seorang istri berada pada kepatuhannya pada suaminya.
Semoga kita semua menjadi penghuni surga karena menjadi keluarga yang dirahmati dan dibarokahi oleh Alloh dunia akhirat.AMIN YA ROBBAL ‘ALAMIN.

Selasa, 30 Mei 2017

Faktor Penguat Hafalan Dan Yang Melemahkannya

faktor faktor penguat hafalan

Menghafal merupakan salah satu metode  pembelajaran yang dimana seseorang mampu mengingat  tanpa melihat.metode ini biasanya di terapkan di kebanyakan pondok pesantren disamping hafalan sebagai tolak ukur(penilaian) sang pegajar kepada santri,hafalan juga membantu santri agar lebih faham mempelajari serta mengingat apa yang telah ia pelajari.hal ini sejalan dengan maqolah arab
الفهم بعد الخفض
1.Faktor Penguat Hafalan 
Hal hal yang dapat menguatkan hafalan di antaranya adalah rajin/tekun belajar,mengurangi makan , melakukan solat malam dan membaca al-qur’an walaupun dengan melihat (tanpa hafalan).seperti yang di ceritakan oleh Sayyid Bin Hakim ,bahwasannya beliau pernah bermimpi bertemu dengan salah satu temanya yang sudah wafat lalu beliau bertanya”amalan apa yang paling berguna bagimu” lalu temanya menjawab “membaca al-qur’an dengan melihat”.
Membaca Doa
امنت بالله الواحد الاحد وحده لاشريك له وكفرت بما سواه
Doa ini di baca setelah solat fardu. Dengan di iringi membaca solawat kepada nabi muhammad saw

     Memperlakukan segala sesuatu dapat menjadikan sebuah ilmu dengan penuh rasa cinta dan hormat yakni dengan sopan santun serta budi pekerti yang baik seperti guru beserta keluaganya bahkan buku/kitabpun harus kita hormati
Ketika Hendak Mengangkat Kitab Kita Di Sarankan Membaca Doa..,
بسم الله سبحان الله والحمد لله ولا اله الا الله اكبر لا حولا ولا قوة الا بالله العلي العظيم العزيز الكريم
 Faktor makananpun sangat berpengaruh bagi seorang yang mencari ilmu,salah satunya yaitu Makan kundar/kemenyan di campur madu,dan makan 21 anggur merah dengan ludah (tanpa air) itu dapat menguatkan hafalan dan dapat menyembuhkan macam macam penyakit. Tak hanya itu bahwasanya segala sesuatu yang dapat mengurangi dahak itu bisa membantu anda dalam masalah hafalan.

2  Faktor Pelemah Hafalan

Adapun yang dapat melemehkan hafalan adalah banyak berbuat maksiat,banyak dosa,banyak susah karena memikirkan urusan dunia
Ada Suatu Cerita dimana  imam as syafii  pernah mengadukan kepada gurunya tentang jeleknya hafalan yang sedang ia rasakan dan kemudian sang guru memberikan solusi agar ia meninggalkan maksiat, karena sesungguhnya hafalan adalan anugrah dari alloh swt ,dan anugrah Alloh Swt tdak akan di berikan pada orang yang sering berbuat maksiat 
 Seorang yang sedang mencari ilmu tidak usah terlalu memusingkan diri soal harta karena hal itu tidak ada gunanya dan bahkan membawa dampak yang buruk bagi orang itu sendiri karena seolah –olah tidak percaya bagian dari alloh swt,sehingga dampak dari pemikiran tersebut maka timbulah kegelapan dari hatinya, berbeda dengan orang yang memikirkan tentang ahirat hatinya terang penuh ketawakalan terima apa adanya semata mata yang ia cari hanyalah karena Alloh Swt,
Makan ketumbar basah,makan apel yang kecut,melihat orang dipancung membaca tulisan  di kuburan melewati barisan unta, membuang kutu rambut hidup hidup di tanah dan membiarkannya dan cantuk(melukai bagian tenggkuk kepala agar menghilangkan rasa pusing) di bagian tengkuk leher bisa anda jauhi karena itu dapat membuat anda cepat lupa,itulah sedikit ringgkasan yang dapat saya rangkum semoga bermanfaat Wallohu a'lam

Rabu, 10 Mei 2017

KEISTEMAWAAN BULAN SYA’BAN

keutamaan bulan sya'ban
Bulan sya’ban merupakan salah satu nama bulan yang terdapat dalam kalender Hijriyyah, yang kita ketahui dalam hitunganya merupakan bulan yang kedelapan,yang berurutan setelah bulan ketujuh yaitu bulan rojab.

Di dalam bulan sya’ban ini terdapat satu malam,yang dimana di dalam malam tersebut kita di anjurkan untuk banyak banyak beribadah baik itu solat membaca al –qur’an dll

   Pada malam pertengahan bulan sya’ban atau terkenal dengan sebutan malam nisfu sya’banbiasanya di adakan malam doa bersama yang di lakukan setelah solat maghrib di lanjut solat rowatib ba’diyah maghrib,kemudian di lanjutkan dengan sholat tasbih 4 rokaat dengan dua kali salam,di mulai dari rokaat pertama dengan membaca surat Attakatsur rokaat ke dua surat Al Ashr,rokaat ke tiga membaca surat Al-Kafirun dan surat Al-Ihlas untuk rokaat ke empat.setelah sholat tasbih selesai biasanya di lanjut dengan pembacaan surat Yasin sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda-beda.niat pertama adalah meminta di panjangkan umur untuk beribadah kepada Alloh Swt,niat yang ke dua adalah meminta rezeki yang banyak dan halal sebagai bekal beribadah kepada Alloh Swt,dan niat yang terahir adalah maminta di kuatkan iman dan takwa agar mati husnul khotimah.

   Adapun keutamaan bulan sya’ban yang tidak di miliki oleh bulan-bulan lain adalah

    Di bukanya pintu-pintu langit sebagai rohmat dan ampunanbagi seluruh mahluk selagi ia bukan orang yang syirik penyihir pemabuk pezina durhaka pemakan riba dan pemutus sanak.
Attho Bin Yasar Meriwayatkan

ما من ليلة بعدليلة القدرافضل من ليلة نصف شعبان
'tidak ada malam yang lebih utama dari malam lailatul qodar kecuali malam nisfu sya’ban'

   Para Ulama pun beragam dalam  menafsiri bulan sya’ban,salah satunya imam yahya bin mu’ad buliau menafsiri bulan شعبان mulai dari huruf ش yang berarti الشفاعة (Pertolongan)dan الشرف(kemuliaan)hurufع degan arti العزة(Keluhuran) dan huruf ب dengan arti البركة(Barokah) dan huruf اdengan arti الافية (Kesehatan) dan huruf ن dengan arti النور(Cahaya).

Dan apabila di kaitkan dengan bulan  sebelumnya (Rojab) dan sesudahnya (Romadon) dapat di runtutkan dengan istilah ‘’bulan rojab bulan untuk mensucikan badan, bulan sya’ban bulan untuk mensucikan hati, bulan romadhon bulan untuk mensucikan ruh.

(Dikutip Dari Kitab Durotonnasihin Fi Fadilati Syahrissya’ban Al Muadhom)

Jumat, 17 Februari 2017

Kenapa mengeluarkan sperma mewajibkan mandi?


Mayoritas umat islam mengetahui hukum seputar sperma atau kadang disebut dengan air mani,didalam ilmu fiqih memang diharuskan seseorang yang mengeluarkan sperma untuk mensucikan hadas besarnya dengan melakukan mandi besar atau mandi junub,baik keluarnya sperma tersebut disebabkan mimpi basah atau bersenggama dengan istri atau bahkan karena onani (istimta’).
Padahal dalam ilmu fiqh juga di terangkan bahwa sperma atau air mani dihukumi suci ( tidak najis),hal ini sangat berbeda dengan urine atau air kencing yang najis, dari perbedaan hukum yang sangat jauh ini (najis dan suci) maka sering timbul pertanyaan, Kenapa bisa,seseorang yang mengeluarkan sesuatu yang suci (mani), malah di haruskan mandi, sedangkan ketika seseorang tersebut mengeluarkan najis (kencing), malah cukup dengan istinja (cebok) saja,dan ketika ingin menjadi suci cukup dengan berwudu saja?
Hal ini seperti dalil dari hadis yang diriwayatkan dari Abi said yang berbunyi :

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ اَلْخُدْرِيِّ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم
( اَلْمَاءُ مِنْ اَلْمَاءِ )  رَوَاهُ مُسْلِم وَأَصْلُهُ فِي اَلْبُخَارِيّ

“(Wajibnya mandi dengan) air,itu karena (keluar) air (mani)”
Juga seperti hadits yang diriwayatkan Ummu SalamahRA,


 جَاءَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ امْرَأَةُ أَبِى طَلْحَةَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ، إِنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَحْيِى مِنَ الْحَقِّ ، هَلْ عَلَى الْمَرْأَةِ مِنْ غُسْلٍ إِذَا هِىَ احْتَلَمَتْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « نَعَمْ إِذَا رَأَتِ الْمَاءَ »

“Ummu Sulaim (istri dari Abu Tholhah) datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah tidak malu terhadap kebenaran. Apakah bagi wanita wajib mandi jika ia bermimpi (jimak/bersetubuh)?”?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Ya, jika dia melihat air (mani).” (HR. Bukhari no. 282 dan Muslim no. 313 
Para  ulama imam fiqh, semua bersepakat bahwa dua hadist diatas merupakan dasar,diwajib kanya mandi bagi seseorang yang mengeluarkan sperma.
Untuk dasar atau dalil dari kesucian mani, ini berasal dari hadits rosullulloh saw,ketika beliau ditanya masalah mani yang mengenai pakaian, lalu beliaupun menerangkan dengan jawabanya : 


أنه سئل عن المني يصيب الثوب فقال: إنما هو بمنزلة المخاط أو البزاق، وقال: إنما يكفيك أن تمسحه بخرقة أو إذخرة

Nabi pernah ditanya tenang air mani, beliau bersabda : air mani itu seperi ingus atau air ludah. Cukup bagimu untuk menghilangkannya dengan kain.” (HR. Ad-Daruqutni)

Setelah mengetahui jika dalil-dalil diatas sangat gamblang menerangkan kesucian mani dan kewajiban mandi bagi seseorang yang mengeluarkanya, akan tetapi dari dalil-dalil diatas belum bisa menggambarkan tentang adanya hubungan sebab dan akibat (Sebab mengeluarkan  mani yang dihukumi suci mengakibatkan kewajiban mandi).
Memang, di antara para ulama ada yang menjelaskan ilat (alasan) diwajibkanya mandi bagi seseorang yang mengeluarkan mani,salah satunya seperti keterangan yang ada dalam Bidayatul Mujtahid yang ditulis oleh Syech Ibnu Rusyd, Beliau berpendapat diwajibkanya mandi ketika keluar mani disebabkan adanya kenikmatan dan kelezatan ketika keluarnya mani tersebut.Para Ulama yang berpendapat seperti ini mereka tidak mewajibkan mandi bagi seseorang yang mengeluarkan mani tanpa adanya rasa nikmat, seperti ketika seseorang yang tertidur sangat pulas,maka tidak diwajibkan untuk mandi.

Pendapat seperti yang telah disebutkan di atas, mungkin dapat di dijadikan alasan (ilat) mengenai alasan  proses diwajibkanya mandi, akan tetapi belum bisa memberi jawaban masalah yang pertama “Mengapa ketika seseorang yang mengeluarkan  barang yang suci diwajibkan mandi,sedangkan ketika mengeluarkan air kencing yang jelas-jelas najis,tidak diwajibkan mandi?”.

Seperti yang telah di terangkan dalam ilmu thib (Kedokteran) bahwa ketika seseorang mengeluarkan air mani,dalam sekali tumpahan mengandung 2000 000 000 (Dua milyar) benih kehidupan Spermatozoid. Sebab itu seseorang yang mengeluarkan ari mani sejatinya telah mengeluarkan energy sebanyak itu. Dan dampaknya, seseorang yang mengeluarkan air mani akan segera merasakan lemas serta berkurangnya tenaga,atas alasan tersebut seseorang yang mengeluarkan air mani tidak bisa dipulihkan energinya hanya dengan membasuh dzakar atau alat kelamin saja,Akan tetapi harus menggunakan cara membasahi tubuhnya secara merata terutama menggunakan aor hangat.

Oleh karena itu sebaiknya setelah mengeluarkan sperma segeralah mandi, Supaya tenaga dan tubuh kembali kuat. Ini sangat bertolak belakang dengan seseorang yang mengeluarkan air kencing,air kencing hanya mengandung kotoran dan najis yang di keluarkan dari dalam tubuh manusia,maka di berlakukan dengan hukum najis yaitu cukup membasuh alat keluarnya. Walaupun keduanya (Air mani dan air kencing) keluar dari alat dan lobang yang sama tetapi adalah matere yang sangat berbeda. Wallohu A’lam.