Ziarah Wali Songo

ziarah walisongo pon pes nurul ihsan tahun 2017.

Aula Nurul Ihsan

Alhamdulillah berkat dukuan semua kalangan proses pembuatan Aula Nurul Ihsan telah Mencapai 90%.

Suasana Sarapan Pagi

Suasana sarapan pagi Rombongan ziaroh pondok pesantren Nurul .

Beladiri Cimande

Santri Putra mengikuti latihan bela diri Cimande.

17 Agustus

Para santri berangkat guna melaksanakan Upacara Hari kemerdekaan.

Tampilkan postingan dengan label PPNIjunior. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PPNIjunior. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Februari 2019

Ketika Keimanan Seseorang di Uji Melalui Kesabarannya Menghadapi Cobaan


cobaan dan ujian merupakan suatu hal yang tidak pernah terpisahkan dalam kehidupan manusia.Selagi nafas manusia belum sampai pada kerongkongan, selama itu pula manusia akan di uji oleh dzat yang maha mengatur segalanya, ALLOH SWT.

Cobaan serta ujian yang Alloh berikan,tidak hanya berupa hal-hal buruk atau musibah yang tidak di senangi seperti kematian,bencana dan lain sebagainya.ujian juga bisa berupa kebaikan atau keberuntungan.

Apabila ujian atau cobaan itu beruapa musibah tujuanya adalah untuk menguji sikap dan keimanan manusia,apakah ia sabar dengan cobaan itu,dan apabila cobaan itu berupa kebaikan atau kesenangan maka tujuannya adalah untuk menguji sikap mental manusia,apakah ia mau bersyukur atas segala nikmat dan rahmat yang dilimpahkan Alloh kepadanya atau justru sebaliknya yaitu mengingkarinya.

 Jika seseorang bersikap sabar dan tawakal dalam menerima ujian serta bersyukur kepada Alloh atas kebaikan dan kenikmatan yang Alloh limpahkan,maka dia termasuk orang-orang yang memperoleh kemenangan,memiiki keimanan yang kuat dan mendapat keridhoan Alloh swt.

Namun sebaliknya apabila keluh kesah dan keimanannya rusak dalam menerima cobaaan ,atau lupa daratan ketika menerima rahmat NYA, sehingga ia tidak bersyukur maka ia masuk pada golongan orang yang merugi dan jauh dari ridho Alloh swt.

kesabaran merupakan kemampuan seseorang untuk mengendalikan diri dari hawa nafsunya, kesabaran hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki kemampuan dan kekuatan iman,karena orang yang lemah imannya tidak akan mampu bersabar.

Ada banyak riwayat dan nash Al-Qur'an yang berbicara tentang kesabaran dengan berbagai macam jenisnya , seperti bersabar dengan mengendalikan diri agar tidak menuruti hawa nafsu,bersabar ketika melaksanakan berbagai perintah Allah swt. dan ketika meninggalkan larangan-NYA,bersabar dalam menghadapi musibah dan bersabar terhadap ketentuan takdir yang telah Alloh tetapkan ,bahkan ada suatu pendapat yang mengatakan bahwa kesabaran adalah salah satu faktor penyebab kemenangan dan keberhasilan seseorang.

Diceritakan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Annas bin Malik Ra.

"Suatu hari rasululloh Saw berjalan melewati seorang wanita yang sedang menangis diatas sebuah kuburan yang merupakan kuburan anaknya yang masih kecil dan sangat di cintainya sehingga ia tidak bisa mengendalikan dirinya untukmenangis diatas kuburan anaknya.Tatkala rasululloh melihatnya,beliau menasihatnya agar selalu bertaqwa kepada Alloh dan bersabar.Sepontan wanita itu menjawab "menjauhlah dariku,sesunggnya kamu tidak di timpa musibah seperti diriku !" wanita itu tidak tahu bahwa yang menasehatinya adalah Rosululloh Saw .Kemudian ada orang yang memberitahukan bahwa yang menasehatinya adalah Rosullulloh akhirnya diapun menyesali perbuatannya dan segera menuju rumah Rosululloh ,dia tidak mendapati seorangpun yangbisa mencegahnya untuk masuk sehingga dia bisa masuk rumah rosululloh dengan mudah . diapun mengutarakan maksud kedatangannya bahwa dia datang untuk meminta maaf karna tidak mengetahui bahwa yang menasehatinya adalah rosullulloh SAW.kemudian rosululloh SAW bersabda ''kesabaran adalah pada saat di timpa musibah''.

(syaikh muhammad bin shaleh al utsaimin,kitab riyadussolihin juz 1,2008:105)



Minggu, 27 Januari 2019

10 keutamaan Ilmu Dibandingkan Harta, Kisah Perdebatan Sayidina Ali dan Kaum Khawarij




10 keutamaan Ilmu Dibandingkan Harta, Kisah Perdebatan Sahabat Ali dan Kaum Khawarij




 Dari Ibrahim dari Al qamah dari abdulloh bin mas’ud ra. Berkata Rosululloh saw bersabda : “Barang siapa yang mempelajari satu bab dari ilmu yang diambil manfaatnya di akhiratnya dan di dunianya , maka Alloh memberikan kebaikan kebaikan kepadanya lebih baik dari umur dunia tujuh tahun  yang siangnya dipuasai dan di shalati malamnya lagi diterima oleh Alloh  tidak tertolak.”



Dari Ibrahim dari al qamah  dari abdulloh ra. Berkata : Rosululloh saw bersabda “ Membaca Al –Qur’an adalah amal orang-orang yang tercukupi,shalat adalah amal orang-orang yang lemah,puasa adalah amal orang-orang yang faqir , tasbih adalah amalan para wanita, sedekah adalah amal orang-orang dermawan dan berfikir adalah amal orang-orang lemah. Maukah aku tunjukan kepadamu tentang ama orang-orang yang kuat ? “ Ditanyakan pada para sahabat  :  “Wahai Rosululloh apakah amal orang-orang yang kuat itu ? “ Rosululloh bersabda : “yaitu menuntut ilmu , karena ilmu adalah cahaya orang mu’min di dunia dan akhirat “.


Pada suatu ketika Rosululloh saw bersabda :

انا مدينة الم وعلي بابها

Artinya : “Aku adalah kota (gudang) ilmu ,sedangkan Ali adalah pintu gerbangnya “.




           Setelah mendengar sabda nabi tersebur , maka timbulah kedengkian kaum khawarij terhadap Sayidina Ali ra . Lalu mereka melakukan perundingan yang terdiri dari 10 orang pemuka kaum khawarij untuk mencoba menjajagi  kecerdikan dan ketangkasan Ali ra . mereka berkata “Mari kita tanyakan satu masalah saja kepada Ali,kita lihat bagaimana dia akan menjawabnya. Kalau satu masalah ini dijawab dengan jawaban yang tidak sama , maka benarlah dia benar-benar seorang ‘alim yang cerdik sebagaimana yang disabdakan oleh nabi saw. Tersebut”.

    Satu per satu Sepuluh orang itu terus menuju ketempat Ali ra.  Adapun satu masalah yang di tanyakan adalah :

يا علي , العلم افضل ا م المال ؟

Artinya :

       “wahai Ali, lebih utama mana ilmu dengan harta ?”.


         Demikian masalah yang ditanyakan , lalu mulailah bergantian satu persatu menanyakan.

Pertama
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”.
Ali ra         :“Ilmu lebih utama dari pada harta. Sebab ilmu merupakan pusaka para nabi,                                           sedangkan harta adalah warisan fir’aun ,Qorun dan lainnya”

Kedua
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”
Ali ra         : “Ilmu lebih utama dari pada harta, sebab ilmu dapat menjaga kamu, sedangkan harta,                            kamulah yang menjaganya”.

Ketiga
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”.
Ali ra         : “Ilmu lebih utama dari pada harta. Sebab orang karya harta banyak musuhnya, 
                      sedangkan orang yang kaya ilmu , banyak sahabatnya”.

Keempat
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”
Ali ra          “Ilmu lebih utama dari pada harta, sebab harta kalau dibelanjakan menjadi berkurang,                           sedangkan ilmu kalau diberikan malah akan bertambah.

Kelima
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”.
Ali ra         : “Ilmu lebih utama dari pada harta, sebab orang yang banyak harta dipanggil dengan                              sebutan bakhil, sedangkan orang yang banyak ilmunya disebut agung.

Keenam
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”.
Ali ra         : “Ilmu lebih utama dari pada harta, sebab ilmu tidak perlu penjagaan dari pencuri,                                 sedangkan harta harus di jaga dari pencuri”.

Ketujuh
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”.
Ali ra         : “Ilmu lebih utama dari pada harta, sebab pada hari kiamat orang yang banyak harta pasti                        akan di hisab, sedangkan orang yang berilmu , ilmunya dapat memberikan syafaat pada                        hari kiamat”.

Kedelapan
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”.
Ali ra         : “Ilmu lebih utama dari pada harta, sebab lamanya pengangguran dalam melewatkan                              waktu, harta dapat rusak dan habis, sedangkan ilmu tidak akan rusak dan tidak akan                              habis”.

Kesembilan
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”.
Ali ra         : “Ilmu lebih utama dari pada harta, sebab  harta dapat menjadikan padatnya perasaan,                              sedangkan ilmu dapat menerangi hati”.

Kesepuluh
Khowarij   : “Lebih utama mana ilmu dengan harta?”
Ali ra         : “Ilmu lebih utama dari pada harta, sebab  orang yang memiliki harta, maka dengan harta                        ia sering mengaku sifat ketuhanan, sedangkan orang yang berilmu  dapat merealisir                              ibadah”.


             Setelah kesepuluh orang  khowarij itu selesai bertanya, lalu Ali ra. Berkata : “Andaikata mereka bertanya kepadaku dari satu masalah itu, tetap saya jawab dengan jawaban yang berbeda  selama saya masih hidup”.  Dan akhirnya mereka (kaum khowarij) menghadap kepada Ali ra. Mereka menyerah dan sangat mengakui kecerdikan dan kecerdasan Sayidina Ali Karomallohu wajhah .





Jumat, 11 Januari 2019

Kumpulan Puisi, Persembahan Untuk Ibu I Kerinduan Seorang Santri




Ibu adalah sosok manusia yang paling berjasa untuk kita semua,sosok ibu layaknya sosok malaikat yang selalu memberikan kasih sayang dan cinta yang tulus terhadap keluarga ,terutama anak anaknya.

Dalam kesempatan ini kami akan memberikan sedikit hasil karya cipta yang dikreasikan oleh para santri yang dituangkan untuk mencurahkan kerinduannya kepada seorang ibu ,berupa beberapa untaian puisi  yang dipersembahkan  untuk sang ibu tercinta,semoga bisa bermanfaat.




MALAIKAT  TANPA  SAYAP

By : Meisy Triana Dewi


Tunjukanlah… tunjukanlah kepadaku…
Dimana letak perhatian yang lebih besar
Selain perhatian dari seorang ibu…
Dimana adanya sumber kasih sayang yang lebih tulus
Selain kasih sayang dari seorang ibu..
Dimana ada pengorbanan yang lebih pedih
Selain pengorbanan seorang ibu

IBU..

Harus dengan apa aku membalas semua jasa jasamu..
Bila harus membopongmu kemana mana aku siap ibuu..
Sekalipun harus menyuapimu.. melayani setiap hari..
Sekalipun harus ku berkorban jiwa ragaku..
Aku sanggup ibu..
Aku sanggup

TUHAN…

Andai aku tau kapan senyum terakhirnya…
Akan ku buat itu sebagai senyuman terindah sepanjang hidupnya...andai aku tahu kapan air mata terakhirnya dijatuhkan..
Akan kujadikan itu sebagai air mata bukti kebahagiaan





JASA SEORANG IBU

By : Dewi Lestari



Ibu …………

Kau merintihkan tangis di saat melahirkan ku
Kau kuat merasakan sakit demi kehadiranku di dunia ini
Pengorbananmu begitu besar
Namun entah bagaimana membalasnya
Kau rela memberikan waktu dan semua yang kau miliki

Namun ……………

Seringku menyakiti dan melukai hatimu
Sering aku bantah dirimu
Tapi sabar dan tabah selalu menyertai hatimu,ma’afkan diriku ibu …….
Rasa rindu di hatiku begitu dalam karena jauh darimu …..

Jasamu ……

Sungguh semua jasamu begitu mulia
Ku sangat mencintaimu ibu ……
Dan begitu malunya diriku ….yang tak bisa membalas semua kasih sayang dan jasa –jasamu 

penerang …..

Kaulah pelita hidupku yang gelap,kau juga yang menghilangkan rasa gelisahku
Kau jadikan rasa gelisahku menjadi rasa yang tentram
Kau buat rasa sedihku jadi bahagia
Di kala kau sakit kau berkata baik,di kala ku sedih kau katakan bahagia
Dan di sa’at kau lelah kau berkata semangat,kau katakana itu semua hanya karna diriku

Do’aku …..

Dalam pengabdianku padamu ….
Ku sertakan do’a untukmu …..
Semoga kau di sana tetap dalam lindugan alloh ….
Dan semoga ku tetap besamamu di dunia hingga di surga nanti








IBU

By : Siti fahrotul amanah




Di setiap baris dan ba’it
Ku tuliskan kata yang mewakili asa untuk yang tercinta
Yang namanya selalu ada dalam dada

Dialah ibu ….

Sosok yang paling berjasa dalam hidupku
Yng tak pernah lelah
Untuk memperjuangkan kebahagiaanku
Kau tak pernah lelah
Menasehatiku karena kenakalan dan tingkah laku ku
Setiap sa’at aku selalu mengingatmu dan merindukanmu

Ibu ……

Aku rindu masa – masa sa’at kita bersama
Meskipun sa’at ini engkau jauh dariku
Do’aku tercatat selamanya
Di langit untukmu






IBU PAHLAWAN HIDUPKU

By : Athiyatul mukaromah





Oh ….ibu …..

Ibu engkaulah wanita pelita hatiku
Engkau yang telah melahirkan dan membesarkanku
Engkau yang telah mengasuhku dengan sabar

Ibu …….

Betapa sabarnya engkau merawatku
Betapa besar pengorbananmu di sa’at melahirkanku
Sesakit apapun dirimu , tetap kau tahankan demi anakmu
Tanpamu entah bagaimana hidupku
Karena engkau yang telah merawat dan membesarkanku
Jasa – jasamu begitu besar tapi aku tak mampu membalasmu
Ma’afkan aku ibu
Ma’afkan aku yang belum bisa membahagiakanmu
Terima kasih ibu
Engkau telah merawatku





PEREMPUAN TERHEBAT

BY : Dewi Fatimah



Oh …. Ibu

Sungguh besar jasamu
Sungguh besar pengorbananmu
Betapa aku menyayangimu ibu
Ibu kaulah pahlawanku
Kau selalu menghiasi hari – hariku
Entah apa yang bisa ku lakukan tanpamu
Kau rela membagi jiwa ragamu untuk anakmu
Bahkan kau rela mempertaruhkan nyawamu
Demi mengeluarkanku dari rahimmu
Kau membesarkanku dengan kasih sayang

Ibu …..

Aku ingin selalu bersamamu
Aku tak ingin kehilanganmu
Terima kasih ibu atas apa yang telah kau berikan
Kau yang telah menjagaku selama ini
Terkadang aku sering membangkang
Tidak menuruti nasehatmu ibu

Ibu …..

Ma’afkan anakmu
Ma’afkan aku yang belum bisa membahagiakan serta membalas jasa – jasamu
Hanya do’a yang bisa aku berikan
Semoga aku bisa membahagiakanmu
Sebelum aku atau ibu tiada







Minggu, 16 Desember 2018

Inilah Alasan Mengapa kebanyakan penghuni neraka adalah kaum wanita



Inilah Alasan  Mengapa kebanyakan penghuni

 neraka adalah kaum wanita




“Dari Imran bin Husain radhiallahu anhu dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاء (رواه البخاري 3241 ومسلم 2737)

 “Aku diperlihatkan di surga. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum fakir. Lalu aku diperlihatkan neraka. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita.” (HR. Bukhari, 3241 dan Muslim, 2737)

Imam Qurthubi (rahimahu ‘Llah) menjelaskan maksud hadis di atas dengan pernyataannya :
“Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat kerana kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum lelaki dari akhirat disebabkan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.”
(Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tazkirah halaman 369)
Jika kita perhatikan keterangan dan hadist di atas dengan insaf, niscaya kita akan dapati beberapa sebab yang menjerumuskan kaum wanita ke dalam Neraka bahkan menjadi mayoriti penghuniya dan yang menyebabkan mereka menjadi golongan minoriti dari penghuni Syurga diantaranya :
1. Kufur Terhadap Suami dan Kebaikan-Kebaikannya :
Rasulullah s.a.w menjelaskan hal ini pada sabda baginda di atas tadi. Kekufuran seumpama ini terlalu banyak kita dapati di tengah-tengah keluarga kaum muslimin, iaitu seorang isteri yang mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya dengan sikap suami yang tidak sesuai dengan kehendak isteri sebagaimana kata pepatah,’panas setahun dihapus oleh hujan sehari’. Padahal yang harus dilakukan oleh seorang isteri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufuri kebaikan-kebaikan suami kerana Allah s.w.t. tidak akan melihat isteri seumpama ini sebagaimana dijelaskan Rasulullah s.a.w :
“Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.”
(Hadis Riwayat Nasaie)
Hadis di atas adalah peringatan keras bagi kaum wanita muslimah yang menginginkan keredhaan Allah s.w.t. dan SyurgaNya. Maka tidak layaklah bagi wanita yang mengharapkan akhirat untuk mengkufuri kebaikan-kebaikan suaminya dan nikmat-nikmat yang diberikannya atau meminta dan banyak mengadukan hal-hal kekurangan yang tidak sepatutnya untuk diperbesar-besarkan.
Jika sedemikian keadaannya, maka sangat tidak sesuai sekali jika wanita yang kufur terhadap suaminya serta kebaikan-kebaikannya dikatakan Rasulullah s.a.w sebagai majoriti kaum yang masuk ke dalam Neraka walaupun mereka tidak kekal didalamnya.
Cukup sekiranya isteri-isteri Rasulullah s.a.w dan para sohabiyah sebagai suri tauladan bagi isteri-isteri kaum muslimin dalam mensyukuri kebaikan-kebaikan yang diberikan suaminya kepadanya.
2. Durhaka Terhadap Suami
Kedurhakaan yang dilakukan seorang isteri terhadap suaminya pada umumnya berupa tiga bentuk kedurhakaan yang sering kita jumpai pada kehidupan masyarakat kaum Muslimin. Tiga bentuk kedurhakaan itu adalah :
1. Durhaka dengan ucapan.
2. Durhaka dengan perbuatan.
3. Durhaka dengan ucapan dan perbuatan.
Bentuk pertama ialah seorang isteri yang biasanya berucap dan bersikap baik kepada suaminya serta segera memenuhi panggilannya, tiba-tiba berubah sikap dengan berbicara kasar dan tidak segera memenuhi panggilan suaminya. Atau ia memenuhinya tetapi dengan wajah yang menunjukkan rasa tidak senang atau lambat mendatangi suaminya. Kederhakaan seperti ini sering dilakukan seorang isteri ketika ia lupa atau memang sengaja melupakan ancaman-ancaman Allah terhadap sikap ini.
Termasuk bentuk kederhakaan ini ialah apabila seorang isteri membicarakan perbuatan suami yang tidak ia sukai kepada teman-teman atau keluarganya tanpa sebab yang dibenarkan oleh syara’. Atau ia menuduh suaminya dengan tuduhan-tuduhan yang bermaksud untuk menjatuh dan merosak kehormatannya sehingga suaminya dipandang hina di mata orang lain. Begitu juga apabila seorang isteri meminta talak atau di khulu’ (dicerai) tanpa sebab syar’i. Atau ia mendakwa telah dianiaya atau dizalimi suaminya atau lain-lainnya.
Permintaan cerai biasanya di awali dengan pertengkaran antara suami dan isteri kerana ketidakpuasan isteri terhadap kebaikan dan usaha suami. Atau yang lebih menyedihkan lagi bila hal itu dilakukannya kerana suaminya berusaha mengamalkan syari’at-syari’at Allah s.w.t. dan sunnah-sunnah Rasulullah s.a.w. Sungguh hina sekali apa yang dilakukan isteri seperti ini terhadap suaminya.
Ingatlah sabda Rasulullah s.a.w :
“Wanita mana saja yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab (yang syar’ie) maka haram baginya mencium wangi Syurga.” (Hadis Riwayat Abu Daud dan At-Tirmizi )
Bentuk kederhakaan kedua yang dilakukan para isteri terjadi apabila seorang isteri tidak mahu melayani keperluan batiniyah suaminya atau bermuka masam ketika melayaninya atau menghindari suami ketika hendak disentuh dan dicium atau menutup pintu ketika suami hendak mendatanginya dan yang seumpamanya.
Termasuk dari bentuk ini ialah apabila seorang isteri keluar rumah tanpa izin suaminya walaupun hanya untuk mengunjungi kedua orang tuanya. Tindakan ini sebenarnya adalah seakan-akan seorang isteri lari dari rumah suaminya tanpa sebab syar’ie. Demikian pula jika isteri enggan untuk bersafar (melakukan perjalanan) bersama suaminya, mengkhianati suami dan hartanya, membuka dan menampakkan apa yang seharusnya ditutupi dari anggota tubuhnya (aurat), menerima tetamu tanpa izin suaminya, berjalan di tempat umum dan pasar-pasar tanpa mahram, bersenda gurau atau berbicara lemah-lembut penuh mesra kepada lelaki yang bukan mahramnya dan yang lain-lain.
Begiti juga apabila seorang isteri tidak mau berdandan atau mempercantikkan diri untuk suaminya padahal suaminya menginginkan hal-hal itu, melakukan puasa sunat tanpa izin suaminya, meninggalkan hak-hak Allah seperti solat atau puasa Ramadhan.
Maka setiap isteri yang melakukan perbuatan-perbuatan seperti tersebut adalah isteri yang durhaka terhadap suami dan telah melakukan maksiat kepada Allah s.w.t. Jika kedua bentuk kederhakaan ini dilakukan sekaligus oleh seorang isteri maka ia dikatakan sebagai isteri yang derhaka dengan ucapan dan perbuatannya.
Sungguh rugi wanita yang melakukan kederhakaan ini. Mereka lebih memilih jalan ke Neraka daripada jalan ke Syurga kerana memang biasanya wanita yang melakukan kederhakaan-kederhakaan ini tergoda oleh angan-angan dan kesenangan dunia yang menipu.
Jalan menuju Syurga tidaklah dihiasi dengan bunga-bunga yang indah, melainkan dipenuhi dengan rintangan-rintangan yang berat untuk dilalui oleh manusia kecuali orang-orang yang diberi ketegaran iman oleh Allah. Tetapi ingatlah di hujung jalan ini ada Syurga yang Allah sediakan untuk hamba-hambaNya yang sabar menempuhnya.
Ketahuilah pula bahawa jalan menuju ke Neraka memang indah, penuh dengan syahwat dan kesenangan dunia yang setiap manusia tertarik untuk menjalaninya. Tetapi ingat dan sedarlah bahawa Neraka menanti orang-orang yang menjalani jalan ini dan tidak mahu berpaling darinya semasa ia hidup di dunia.
Hanya wanita yang bijaksanalah yang mahu bertaubat kepada Allah s.w.t. dan meminta maaf kepada suaminya dari kederhakaan-kederhakaan yang pernah ia lakukan. Ia akan kembali berusaha mencintai suaminya dan sabar dalam mentaati perintahnya.
3. Tabarruj
Yang dimaksud dengan tabarruj ialah seorang wanita yang menampakkan perhiasannya dan keindahan tubuhnya serta apa-apa yang wajib ditutupnya dari pandangan lelaki bukan mahramnya.
Hal ini kita dapati pada sabda Rasulullah s.a.w tentang wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang disebabkan pakaian yang mereka pakai tipisnya, berseluar ketat menampakkan bahagian-bahagian tubuh tertentu, tidak menutup aurat sepertimana yang berlaku di dalam masyarakat kita. Sebagaimana yang dihuraikan oleh Ibnul ‘Abdil Barr rahimahu ‘Llah ketika menjelaskan sabda Rasulullah s.a.w tersebut. Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan :
Wanita-wanita yang dimaksudkan Rasulullah s.a.w adalah yang memakai pakaian yang tipis yang menampakkan tubuhnya atapun yang menunjukkan bentuk tubuhnya dan tidak menutupinya, maka mereka adalah wanita-wanita yang berpakaian pada zahirnya dan telanjang pada hakikatnya … .”
Mereka adalah wanita-wanita yang suka dan amat gembira apabila berjaya menampakkan perhiasan mereka, padahal Allah s.w.t. telah melarang hal ini dalam firmanNya yang bermkasud :
“Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.” (Surah An Nur ayat 310)
Imam Az-Zahabi rahimahu ‘Llah menyatakan di dalam kitab Al Kabair :
“Termasuk dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka dilaknat ialah menampakkan hiasan emas dan permata yang dipakai oleh mereka, memakai minyak wangi dengan yang seumpanya jika mereka keluar rumah … .”

Dengan perbuatan seperti ini bererti mereka secara tidak langsung menyeret kaum lelaki ke dalam Neraka, kerana pada diri kaum wanita terdapat daya tarik syahwat yang sangat kuat yang dapat menggoncang keimanan yang kukuh sekalipun, apa lagi iman yang lemah yang tidak dikuatkan dengan ilmu Al Qur’an dan As Sunnah. Rasulullah sendiri menyatakan di dalam hadis yang sahih bahwa :

“ Fitnah yang paling besar yang paling ditakutkan atas kaum lelaki adalah fitnahnya wanita.”

Sahabat yang dirahmati Allah,
Sejarah sudah membuktikan bahawa betapa banyak tokoh-tokoh dunia yang tidak beriman kepada Allah s.w.t. hancur hanya disebabkan pujuk-rayu wanita. Bahkan berapa banyak persaudaraan di antara kaum muslimin terputus hanya disebabkan wanita. Berapa banyak anak yang menderhaka kepada ibunya demi mencari cinta seorang wanita, dan masih banyak lagi gejala-gejala lainnya yang dapat membuktikan bahawa wanita seumpama mereka ini memang layak untuk tidak mendapatkan wanginya Syurga.

Hanya dengan ucapan dan rayuan seorang wanita mampu menjerumuskan kaum lelaki ke dalam lembah dosa yang hina, terlebih lagi jika mereka bersolek dan menampakkan tubuh mereka kepada kaum lelaki. Tidak menghairankan lagi jika di sana-sini terjadi jenayah dan kezaliman terhadap kaum wanita, kerana yang demikian adalah hasil perbuatan mereka sendiri.

Hindarilah tabarruj dan berhiaslah dengan pakaian yang disaran oleh Islam yang akan menyelamatkan kaum wanita dari dosa di dunia ini dan azab di akhirat kelak. Jangan diikut pemikiran sekular pemimpin-pemimpin wanita Islam yang cuba mempertikaikan hukum-hukum Allah dan mempertikaikan hak-hak wanita yang telah dinyatakan di dalam al-Qur’an.

Allah s.w.t. berfirman yang bermaksud :
“Dan tinggallah kamu di rumah-rumah kamu dan janganlah kamu bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (Surah Al Ahzab ayat 33)

Masih banyak sebab-sebab lainnya yang menyebabkan wanita menjadi penghuni majoriti Neraka. Tetapi cukuplah dengan tiga sebab ini sahaja yang dijelaskan di sini kerana memang tiga perkara inilah yang sering kita dapati di dalam kehidupan masyarakat kita.

Rasulullah s.a.w pernah menerangkan satu amalan yang dapat menyelamatkan kaum wanita dari azab Neraka. Ketika beginda selesai berkhutbah hari raya yang berisikan perintah untuk bertakwa kepada Allah s.w.t. dan anjuran untuk mentaatiNya. Baginda pun bangkit mendatangi kaum wanita, baginda menasihati mereka dan mengingatkan mereka tentang akhirat kemudian baginda bersabda :

“Bersedekahlah kamu semua. Kerana kebanyakan kamu adalah kayu api Jahanam!”
Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, iapun bertanya : “Mengapa demikian, wahai Rasulullah?”
Baginda menjawab : “Kerana kamu banyak mengeluh dan kamu kufur terhadap suami!” (Hadis Riwayat Al- Bukhari)

Adapun sebabnya, Nabi sallallahu’alaihi wa sallam ditanya tentang hal itu, lalu beliau menjelaskan dalam riwayat Abdullah bin Abbas radhiallahu’anhuma, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

  َأُرِيتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ مَنْظَرًا كَالْيَوْمِ قَطُّ أَفْظَعَ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ ،  قَالُوا :  بِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ :  بِكُفْرِهِنَّ ،  قِيلَ : يَكْفُرْنَ بِاللَّهِ ، قَالَ :  يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ كُلَّهُ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ  (رواه البخاري، رقم 1052

 “Saya diperlihatkan neraka. Saya tidak pernah melihat pemandangan seperti hari ini yang sangat mengerikan. Dan saya melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita. Mereka bertanya, ‘Kenapa wahai Rasulallah? Beliau bersabda, ‘Dikarenakan kekufurannya.' Lalu ada yang berkatak, 'Apakah kufur kepada Allah?' Beliau menjawab, ‘Kufur terhadap pasangannya, maksudnya adalah mengingkari kebaikannya. Jika anda berbuat baik kepada salah seorang wanita sepanjang tahun, kemudian dia melihat anda (sedikit ) kejelekan. Maka dia akan mengatakan, ‘Saya tidak melihat kebaikan sedikitpun dari anda.” (HR. Bukhari, no. 1052)


Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhu, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam keluar waktu Ied Adha atau Ied Fitri dan melewati para wanita dan bersabda: “Wahai para wanita, keluarkanlah shadaqah karena saya diperlihatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah dari kalangan kalian. Mereka berkata, ‘Kenapa wahai Rasulullah? Beliau bersabda: “Kalian sering mengumpat, dan mengingkari pasangan. Saya tidak melihat (orang) yang kurang akal dan agama dari kalangan anda semua dibandingkan seorang laki-laki yang cerdas.' Mereka bertanya, ‘Apa kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah?'  Beliau menjawab, ‘Bukankah persaksian (syahadah) seorang wanita itu separuh dari persaksian orang laki-laki.' Mereka menjawab: ‘Ya.' Beliau melanjutkan: ‘Itu adalah kekurangan akalnya. Bukankah kalau wanita itu haid tidak shalat dan tidak berpuasa.' Mereka menjawab, ‘Ya.' Beliau mengatakan, ‘Itu adalah kekurangan agamanya.” (HR. Bukhari, no. 304)



Dan dari Jabir bin Abdullah radhialalhu’anhuma berkata, Saya menyaksikan shalat Ied bersama Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam. Beliau memulai dengan shalat sebelum khutbah tanpa azan dan iqamah. Kemudian berdiri bersandar kepada Bilal, dan memerintahkan untuk bertakwa kepada Allah dan menganjurkan kepada ketaatan kepadaNya  dan menasehati manusia serta mengingatkannya. Kemudian beliau berjalan mendatangi para wanita, dan memberikan nasehat kepada mereka dan mengingatkannya. Beliau bersabda: ‘Besadaqahlah para wanita, karena kebanyakan dari kalian itu menjadi bara api neraka Jahanam.' Maka ada wanita bangsawan dan kedua pipinya berwarna (merah) berdiri bertanya, ‘Kenapa wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, ‘Karena kamu semua seringkali mengadu dan mengkufuri suami.' Berkata (Jabir), ‘Maka para wanita memulai bersodaqah dan melemparkan gelang, giwang dan cincinnya ke pakaian Bilal." (HR. Muslim, no. 885)


Seyogyanya bagi para wanita mukmin yang mengetahui hadits ini berbuat seperti perbuatan mereka para wanita shahabat. Ketika mengetahui hal ini, mereka  langsung melakukan kebaikan, dimana hal itu dengan izin Alah sebagai sebab yang dapat menjauhkan mereka masuk ke dalam kelompok yang terbanyak (masuk neraka). Maka nasehat kami kepada para wanita muslimah, agar menjaga komitmen dengan syiar Islam dan kewajibannya. Terutama shalat serta menjauhi apa yang diharamkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala terutama syirik dengan segala macam bentuknya yang berbeda-beda yang tersebar ditengah-tengah para wanita seperti memohon keperluan kepada selain Allah dan mendatangi sihir, tukang ramal dan semisal itu.



4. Mengutamakan Kesenangan Dunia

Imam Qurthubi (rahimahu ‘Llah) menjelaskan :“Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Syurga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia”. Wanita yang hanya tertarik mengejar kesenangan dunia seperti uang, harta, jabatan, dll dan lupa akan kehidupan akherat nantinya akan mendapat balasan berupa hidup hina di neraka.

Kami berlindung dan memohon kepada Allah agar menjauhkan kami dan saudara-saudara kami dari api neraka dan segala sesuatu yang mendekatkan ke sana baik berupa ucapan maupun perbuatan.
Amiinnn.....




Jumat, 28 September 2018

Keistimewaan Dan Manfaat Sholat Subuh





Ada apa dengan sholat subuh ?

Mengapa Sholat subuh memiliki keistimewaan tersendiri jika dibandingkan dengan sholat lain ?

sebenarnya semua sholat itu memiliki keistimewaan,tapi yang akan kita bahas kali ini adalah mengenai sholat subuh,kenapa ko sholat subuh  di bilang istimewa ?
karena sholat subuh adalah sholat yang saksikan secara langsung oleh Allah swt.dan pada waktu subuh malaikat malam dan malaikat siang berkumpul menyaksikan orang orang shaleh yang sedang beribadah pada waktu itu.Selain itu waktu pelaksanaan sholat subuh juga memiliki keutamaan,kemuliaan,pahala,khasiat dan manfaat besar yang berpengaruh pada kesehatan jasmani dan rohani yang tidak ditemukan pada waktu waktu lain.

Sholat subuh juga bisa menjadi tolak ukur keimanan dan keikhlasan seseorang,sehingga akan nampak mana yang kuat dan mana yang lemah keimanannya dengan sholat subuh.karena diantara sholat wajib 5waktu yang paling berat di lakukan adalah sholat subuh padahal subuh sangat besar manfaatnya.

FAIDAH SHOLAT SUBUH

Banyak sekali manfaat yang kita peroleh dari sholat subuh  diantaranya dapat mencerahkan raut wajah,menguatkan hati, memberikan rasa gembira,menghilangkan rasa malas,menyegarkan tubuh,melancarkan sirkulasi peredaran darah sesudah tidur,menjaga kesehatan,menghilangkan kesedihan dan mengusir segala macam penyakit jasmani dan rohani.

sholat subuh akan lebih utama lagi dilaksanakan berjamaah dimasjid.perlu diingat ! berjalan kaki menuju masjid untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah menyimpan pahala yang sangat besar,selain itu juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita.
Rosulolloh SAW. menyebutkan dalam sabdanya :

"Maukah kalian saya tunjukan apa saja yang dapat menghapus dosa dosa dan dapat mengangkat derajat ? beliau menyebutkan salah satunya perbanyaklah langkah menuju masjid ".

manfaat berjalan menuju kemasjid bagi kesehatan sangat banyak seperti mengencangkan otot,melenturkan persendian,memperluas urat sendi,serta manfaat manfaat lain yang tak terhitung jumlahnya,selain itu udara yang kita hirup saat waktu tersebut  juga sangat baik dan itu telah teruji oleh pakar pakar kesehatan dari berbagai negara,
manfaat manfaat yang telah disebutkan tadi hanya sebagian kecil dari keistimewaan sholat subuh.
Hadis nabi SAW.

"Jika mereka mengetahui apa yang terdapat pada sholat malam dan subuh ,niscaca mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak ".
Dalam hadis lain nabi menyebutkan bahwa "Dua rakaat subuh itu lebih baik dari dunia dan seisinya".

Demikian tadi sebagian kecil dari keistimewaan serta manfaat sholat subuh , semoga dapat bermanfaat dan menjadikan kita lebih bersemangat dalam melaksanakan sholat subuh.Amiiinnnn

Minggu, 12 Agustus 2018

MENGHAPUS DOSA DENGAN ISTIGHFAR

       

KEDAHSYATAN ISTIGHFAR MENGHAPUS DOSA




           Dosa merupakan hal yang tak pernah terlepas dari manusia. Mungkin ada sebagian orang yang ingin bertaubat tapi merasa bahwa dirinya memiliki dosa yang tak terhitung jumlahnya dan merasa tidak layak untuk mendapat ampunan dari Allah swt. atau mungkin berfikiran masih ada hari esok atau masa tua nanti untuk bertaubat, itu salah Allah itu maha pengampun sebesar apapun dosa manusia,bahkan sebanyak butiran pasir dipantai sekalipun selagi kita masih mau bertaubat dengan segenap keteguhan hati dan dengan taubatannasukha,bukan sesuatu yang tidak mungkin Alloh akn mengampuni dosa dosa manusia dan bisa jadi Alloh akan mengangkat derajat orang orang yang bersungguh sungguh dalam taubatnya.

 
        Salah satu cara memohon ampunan adalah dengan memperbanyak istighfar,istighfar sama kedudukanya dengan taubat, keduanya sama sama merupakan rasa penyesalan dari seorang hamba terhadap dosa yang telah dilakukannya.Namun juga antara dosa dan istighfar tetap memiliki perbedaan pengertian yaitu dari segi maknanya.Taubat memiliki pengertian umum sedangkan istighfar memiliki pengertian khusus yakni lebih menyangkut kalimat bacaan yang diserukan dalam pertaubatan.


Dalam Al-qur'an berkali kali Allah menyerukan kepada manusia agar mereka senantiasa bertaubat kepada Alloh dengan sering sering membaca kaliamat "istighfar" begitu juga dalam hadis hadis nabi,seruan seruan untuk bertaubat dan membaca istighfar juga banyak di kemukakan.
Dalam sebuah hadis nabi brsabda :


Artinya : "sesungguhnya setiap penyakit itu ada obatnya,dan obat dari dosa adalah istighfar".



      Sama halnya dengan obat yang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyakit,yang walaupun khakikatnya yang menyembuhkan tetaplah Allah dan obat hanyalah sebagai wasilah atau perantara,istighfar pun memiliki kekuatan yang sama dalam menghapus dosa .



     Jika obat memiliki khasiat untuk mengobati penyakit,maka seperti itulah kemujaraban istighfar dalam melebur dosa dosa.

Melantunkan kalimat istighfar tidak hanya sebatas pada waktu sehabis sholat,namun kalimat ini juga bisa dibaca dalam situasi dan kondisi apasaja meskipun dilantunkan dalam hati,banyaknya istighfar yang diucapkan menunjukan keseriusan seseorang dalam meminta pengampunan kepada Alloh swt.

Jumat, 23 Maret 2018

Kisah Seorang Penjudi dan si anak yatim

penjudi dan anak yatim
Di kisahkan dari kitab Irsyadul ibad karya Syekh Zainuddin bin Andul Aziz al-malybari mengisahkan seorang laki-laki durjana di daerah Basrah yang semasa hidupnya gemar meminum-minuman keras, membuat kerusakan, dan membuat masyarakat sekeliling membenci dirinya, hingga ia mengalami nasib tragis di akhir hidupnya, ketika ia mati tak ada satu orang pun yang mau mengurus jenazahnya kecuali sang istri sang setia.

Sang istri sedih melihat nasib sang suami dan harus berjuang keras ketika pemakamanakan di lakukan.

Sang istri berinisiatif untuk mencari seseorang di daerah lain dan membayarnya untuk mengangkat jenazah sang suami kemushala. Tapi di malangkan, ketika jenazah sudah berada di mushala tak ada orang yang mau menyolatkan sang jenazah dan akhirnya sang istri memerintahkan rombongan pembawa jenazah untuk di gotong ke padang sahara untuk langsung di makamkan di sana.

Pemakaman tersebut di lakukan begitu dramatis, ketika jenazah malang tersebut tiba di padang sahara, rombongan pembawa jenazah pun meninggalkan tempat tersebut.dan hanyalah tinggal dia dan jenazah uaminya. Tiba-tiba datanglah seorang dari atas gunung, yang turun menghampiri istri jenazah tersebut. Gunung yang ia tempati adalah tempat yang ia gunakan untuk beribadah kepada Allah SWT.

Tujuan kedatangannya adalah untuk menyolati jenazah laki-laki fasik tersebut.
“aku datang untuk menyolatkan si mayit”. Ujar sang zuhud kepada si istri jenazah tersebut.

Kedatangan sang zuhud membuat heran masyarakat, ke aliman dan kesolehan sang zuhud cukup harum di mata masyarakat. Mau-maunya menyolati jasad laki-laki yang terkenal fasik,penjahat dan bergelimangan dengan dosa. Karena kabar yang telah tersiar sang zuhud menyolati jenazah fasik tersebut orang-orang pun berbondong-bondong mendatangi gurun tersebut untuk menyaksikannya.

Lantas sang istripun melontarkan pertanyaan kepada sang zuhud, “Mengapa engkau mau menyolatkan jenazah suamiku yang terkenal kefasikannya, padahal orang-orang tidak ada satupun yang mau menyolatinya?’’ ucap sang istri.

“Ketika aku tertidur aku bermimipi, di dalam mimipiku seolah-olah ada suara memerintahkanku untuk turun dari gunung dan melakukan shalat untuk salah satu jenazah yang tidak ada orang lain kecuali istrinya sendiri, dan sesungguhnya jenazah tersebut telah di ampuni.” Jawab sang zahid.

Akhirnya shalat jenazah pun di lakukan dan ketika proses pensolatan dan pemakaman jenazah tersebut telah selesai, sang zahid meghampiri istri si jenazah dan menanyakan perihal-perihal tentang perbuatan suami semasa hidupnya.

Zahid  : “perbuatan apa sajakah yang di lakukan suamimu semasa hidupnya?”
Istri jenazah  ; ‘’Dia sering pergi ke kedai dan minum-minuman keras.”
Zahid  : “Cobalah kau ingat-ingat kembali barangkali ada perbuatan yang baik yang di lakukan suamimu!”

Istri jenazah  : “Tidak ada perbuatan yang baik yang di lakukannya,kecuali setiap hari ia sadar di waktu subuh, mengganti pakaiannya, berwudhu, lalu menunaikan sembahyang subuh, selanjutnya jika matahari telah terbit ia kembali pergi ke kedai.”
Zahid  : “ Adakah yang lainnya wahai wanita?”

Istri jenazah  : (sambil mengingat-ingat kembali) “Yang lainnya adalah di rumah orang yang di kenal buruk itu tak pernah sepi dari satu atau dua anak yatim yang selalu mendapat perioritas ketimbang anaknya sendiri, dan ketika suamiku dalam keadaan sadar (tak mabuk) dia menggunakan waktunya untuk bermunajat kepada Allah SWT,yangseringaku dengar adalah ia mengakui segala kesalahannya. Dalam doanya ia mengatakan, “Tuhan, di sudut manakah engkau akan menempatkanku yang buruk ini di neraka jahanam?”

Setelah sang istri menjelaskan semua kepada sang zahid,sang zahid pun mendoakanya seraya mengucapkan perkataanya kembali jika jenazah tersebut sesungguhnya telah di ampuni oleh Allah lantas zahid pun pergi.

Sepenggal cerita di atas membuat cerminan untuk diri kita. Agar tidak memandang seseorang dari kefasikan pribadi lahiriyahnya saja. Kefasikan tersebut bisa di lebur dengan pertobatan kepada Allah SWt, danKefasikan itupun bias menjadi suatu kemuliaan nanti di akhir hidup dengan kebaikan yang di lakukan.

Jangan pernah mengoreksi kejelekan, memvonis seseorang karena belum tentu apa yang kita voniskan, kejelekan-kejelekan yang kita ucapkan kepada orang lain tidak ada pada diri kita.
Keselamatan hakiki seorang mutlak menjadi pererogerative Allah, karena itu dari pada memvonis orang lain dengan label hitam atau putih alangkah baiknya kita untuk mengintropeksi (mengoreksi) diri kita sendiri.

Mengutip sedikit tentang anak yatim dari sepenggal akhir cerita di atas, Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz al-malybari menyampaiakan pesan bahwa kepedulian terhadap anak yatim adalah perbuatan yang utama.

Sikap yang mencerminkankepedulian terhadap orang yang lemah dan menjadi suatu keistimewaan melebihi ritual ibadah yang lainnya.

Seperti halnya sabda Rosululloh SAW :
“Orang yang berusaha membantu janda dan orang-orang miskin seperti orang yang berjihad di jalan Allah. Dan seperti orang yang menjalankan sholat malam.”









PENGHIANATAN SEORANG WANITA

wanita penghianat

Diceritakan ada seorang pemuda dari Bani isro’il yang mempunyai istri paling cantik pada zaman itu.
Ketika sang pemuda sedang merasakan manisnya cinta,namun ujian menimpanya Sang istri meninggal,ia terpukul atas kepeninggalan istrinya sampai ia rela menemani sang istri dikuburan dari terbit fajar hingga terbit fajar lagi.

Ketika sang pemuda masih mendampingi sang istri dikuburannya,tiba-tiba dating nabi Isa As yang melihat sang pemuda tersebut dalam keadaan menangis,sehingga nabi Isa bertanya kepadanya :
Nabi Isa   :”apa yang menyebabkan kamu menangis sampai seperti ini ?”
Kemudian pemuda itu menceritakan kejadian yang dialaminya.
Nabi Isa   :”apakah kamu bahagia, seandainya istrimu dihidupkan kembali?”
Pemuda    :”ya”

Nabi Isa pun membangkitkan (menghidupkan) ahlikubur,namun yang keluar ialah ahli kubur yang rupanya hitam dankeluar api dari lubang hidung dan kedua matanya.
Ahli kubur:”LAILAHAILLALLOH ‘ISA RUKHULLOH”
Pemuda    :”engkau salah membangkitkan ahlikubur,itu bukanlah istrilku sesungguhnya istriku berada dalam kuburan ini(menunjukan kuburan yang disampingnya)”

Kemudian nabi Isa As mengembalikan ahlikubur tersebut dan membangkitkan penghuni kubur yang ditunjukan oleh pemuda itu, dengan izin Alloh tiba-tiba kuburan itu terbelah dan keluar seorang wanita yang cantik yang mengibas-ibaskan rambutnya.

Pemuda     :”benar , inilah istriku wahai nabi Isa”
Nabi Isa      :”silahkan bawa istrimu”
Pemuda itu pun membawa istrinya pulang,setelah tiba waktu malam pemuda itu tertidur dan bermimpi.

Dalam mempinya ia sedang bersama istrinya
Pemuda     :”wahai istriku,sesungguhnya aku sangat terpukul atas kepergianmu sampai-sampai aku rela menemanimu dikuburan siang dan malamku”
Istri :“sungguh setianya dirimu,hingga kau melakukan itu semua,pasti kau merasakan keletihan.silahkan kau tidurdiatas pangkuanku”

Akhirnya sang pemuda itu pun tertidur diatas pangkuan istrinya, tiba-tiba dating Ibnu malik  yang merupakan pemuda tertampan pada masanya badan dan tingkah lakunya juga baik,sang istri pemuda itu pun hatinya terpikat oleh Ibnu malik hingga tak terasa ia menjatuhkan kepala sang suami dari pangkuanya.

Kemudian istri pemuda itu berdiri seraya berkata pada Ibnu malik” bawalahku padamu dan milikilah aku” lalu ibnu malik membawa wanita itu.
Pemuda itu terbangun dari tidurnya namun ia tidak melihat istrinya, akhirnya ia mencari istrinya dan ia di kagetkan melihat istrinya bersama laki-laki lain (ibnu malik)
Pemuda  : “Wahai ibnu malik,ini adalah istriku maka lepaskanlah dia!”
Sang Istri : “engkau berbohong! Sesungguhnya aku adalah kekasih ibnu malik.”
Ibnu malik : “Apakah kamu cemburu dan ingin memiliki kekasihku?”
Pemuda  : “Demi Allah. Sungguh aku tak berbohong ia istriku, Nabi Isa lah yang telah menghidupkan kembali dari kematianya.”

Ketika mereka sedang berdebat tiba-tiba nabi isa sudah ada di samping mereka.
Pemuda   : “Wahai Rukhulloh! Ini adalah istriku yang telah engkau hidupkan kembali.”
Nabi Isa    : “Ya.”
Sang Istri   : “Wahai Rukhulloh! Sesungguhnya dia berbohong, aku adalah kekasih ibnu malik.”
Nabi isa    : “kamu merupakan wanita yang telah aku hidupkan kembali dengan izin Allah SWT.”
Sang istri  : “Tidak! Demi Allah wahai rukhulloh.”
Nabi isa   : “kembalilah (mati) kau!”

Seketika itu juga istri pemuda itu terjatuh dan meninggal.
Nabi Isa   : “Apakah kamu ingin melihat seseorang yang mati dalam keadaan kafir dan aku hidupkan dalam keadaan iman, maka lihatlah padalaki-laki yang rupanya hitam yang kemarin aku telah hidupkan, dan apabila kamu ingin melihat seseorang yang mati dalam keadaan mu’min dan Allah menghidupkannya dalam keadaan kafir maka lihatlah pada wanita ini (istri sang pemuda).”

Setelah kejadian itu sang pemuda itu pun bersumpah bahwa ia tidak akan menikah lagi untuk selamanya.Kemudian ia pergi ketengah hutan semata-mata hanya untukkhusu’ menyembah Allah SWT sampai akhirnya dia meninggal.



Senin, 12 Maret 2018

tips umar bin khotob mengatasi istri marah

kisah teladan umar bin khotob saat di marahi istri
Umar bin khotob  yang merupakan salah satu sohabat dari sekian para sohabat nabi yang sangat berpengaruh  pada perkembangan kebudayaa dan kejayan islam di muka bumi ini. ternyata umar bin khotob sendiri punya cara sendiri saat di marahi sang istri
suatu hari ada seorang  pemuda,dia sedang ada masalah dengan sang istri.kemudian dia mencari solusi dengan mengadukan masalahnya kepada sayyidina umar tentang kelakuan sang istri,namun sesampainya tepat di sisi pintu rumah sayidina umar,pemuda itu berhenti, seketika termenung mendengar sayidina umar sedang di marahi sang istri sementara sayidina umar hanya diam dan cenderung pasif.
Setelah mendengar kajadian itu,sang pemuda mengurungkan niatnya itu dan mulai beranjak pulang. pemuda itu berfikir  jika keadaan amirul mu’minin  seperti itu ,bagaimana dengan diriku…..
Tak lama kemudian sayidina umar keluar dan melihat pemuda itu pergi namun umar  memenggilnya
 sayidina umar : ada perlu apa kau kemari
 Pemuda           :wahai amirul mu’minin,sebenarnya aku kemari hendak mengadukan kelakuan      istriku yang sering marah padaku,tapi aku mendengar hal yang sama pada istri tuan
 ayidina umar :wahai kawanku  biarkanlah, aku tetap sabar menghadapinya karena itu sudah menjadi tanggunganku,aku merasa apa yang istriku lakukan itu hal yang benar, dialah yang selalu mengurusi segala keperluanku,menyiapkan makan untukku ,mencucikan bajuku,dan merawat anakku  padahal semua itu bukan kewajiban istriku,disamping itu(sambung umar) hatiku merasa senang dan tenang untuk tidak melakukan perbuata maksiat,karena itulah aku sangat sayang pada istriku dan tetap sabar atas perlakuan ustrikuPemuda   : wahai amirul mu’minin istriku juga demikian
Sayidina umar: oleh karena itu bersikaplah sabar wahai kawanku ini hanyalah sebentar.
Begitulah cara sayidina umar saat di marahi sang istri yang semuanya di hadapinya dengan rasa sabar dan lemah lembut dan dangan penuh rasa kasadaran akan cinta sayidina umar pada sang istri


Rabu, 29 November 2017

Siapa Wanita Shalihah Itu?

wanita shalihah
Seperti apa sih wanita shalihah itu..?

Jika mendengar kata shalihah,yang terbayang di benak anda pasti seorang wanita yang berkerudung,menggunakan jubah panjang sampai ujung kaki,bahkan  ada yang menutup mukanya (bercadar) hingga yang terlihat hanyalah dua pasang mata.
Rasulallah SAW bersabda :
اَلدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ
“Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”

Yang dimaksud wanita shalihah itu adalah
1. Wanita yang ta’at kepada allah
2. Wanita yang ta’at kepada ke-2 orang tuanya,menghormati dan menjunjung tinggi kedudukan                orang tuanya dan tidak pernah lupa pula mendo’akannya
3. Wanita yang ta’at kepada suaminya,menjaga harta dan martabat suamiya dan mendidik anak-                anaknya dengan kehidupan yang islami
4. Wanita yang pandai menjaga dirinya,bersikap sederhana,rendah hati dan ia tidak gemar                       bermewah-mewah dengan dunia

Itulah tadi sekelumit catatan mengenai karakteristik wanita shalihah.
Dari beberapa karasteristik tadi,kami akan menceritakan sebuah kisah yang menceritakan sebuah kisah yang menceritakan karasteristik wanita shalihah dengan bukti ta’at kepada suaminya.
Kisah ini terjadi pada zaman rasulallah,ketika rasulallah SAW masih ada,tersebutlah istri yang shalihah yang sangat setia dan taat kepada suaminya.

Suatu hari,karena sudah diwajibkan oleh agama,sang suami hendak memenuhi panggilan untuk berjihad.dia berpesan pada istrinya “istriku tersayang dan yang ku cintai,aku akan pergi untuk berjihad meninggikan kalimat-kalimat allah SWT,sebelum aku kembali pulang dari jihadku janganlah kamu pergi kemanapun dan jangan keluar dari rumah ini.setelah berpesan demikian pada sang istri,berangkatlah sang suami menuju medan jihad.

Beberapa hari berlalu,datanglah seseorang kepada wanita tersebut yang mengabarkan bahwa ibunya sedang sakit parah.orang yang diutus tersebut mengatakan pada wanita shalihah tersebut untuk segera menjenguk ibunya “ ibumu saat ini sedang sakit keras jenguklah dia sekarang”.dengan gelisah wanita tersebut menjawab “saya mohon ma’af sebesar-besarnya,bukannya tidak mau menjenguk,tapi saya dilarang keluar rumah sebelum suami saya pulang,tolong sampaikan permohonan ma’af dan salam saya pada ibu.sang utusan pulang kembali tanpa mengajak wanita tersebut.

Malam berlalu dan suami yang berjihad belum juga pulang.keesokan harinya datanglah kembali seorang utusan yang mengabarkan bahwa ibu wanita tersebut meninggal dunia.betapa sedih wanita tersebut,air matanya berlinang mendengar kabar ibu yang dicintainya telah pergi untuk selama-lamanya,bahkan disaat terakhirnya dia tidak berada disampingnya.

Sang utusan tersebut berkata “sekarang ibumu telah tiada,datanglah untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum beliau akan dikebumikan hari ini”.namun istri yang shalihah ini sambil menagis tersedu-sedu menjawab “bukannya saya tidak mencintai ibu saya,tapi saya memegang amanah suami saya untuk tidak keluar rumah hingga dia pulang dan memberi saya izin “.

Dengan sangat berat utusan tersebut pulang,mungkin karena kesal dan heran dengan sikap wanita tersebut yang tidak mau dating walaupun ibunya sakit keras hingga meninggal dunia,dia adukan masalah tersebut pada rasulallah SAW.

Dengan nada kesal ia berkata kepada nabi SAW “Wahai rasulallah,wanita itu sangat keterlaluan.dari mulai ibunya sakit hingga meninggal dunia dia tidak mau datang untuk menemui ibunya.”
Rasulallah SAW bertanya “kenapa dia tidak mau datang?”.

“wanita itu mengatakan bahwa dia tidak mendapat izin untuk keluar rumah sebelum suaminya pulang berjihad”.jawab utusan yang mengadu ke rasulallah SAW tersebut.

Rasulallah SAW tersenyum,kemudoian beliau berkata “ dosa-dosa wanita tersebut diampuni allah SWT.karena dia mempunyai seorang putrid yang sangat taat terhadap suaminya”.

Hikamh dari kisah ini adalah agar setiap wanita selalu taat pada suaminya selama yang diperintahkan suaminya bukan untuk mengingkari ketentuan allah.karena bagi seorang istri hak suamilah yang paling pertama dan utama yang harus dipenuhi,sedangkan bagi seorang suami ibunyalah yang harus lebih diutamakan.kesetiaan seorang istri dan ketaatannya pada suami.pada kisah wanita diatas bisa kita jadikan sabagai salah satu contoh bagaimana seorang istri menjaga amanah dan patuh pada suami,sehingga orang tuanya pun mendapatkan berkah yang luar biasa.

Semoga para pembaca,khususnya seorang wanita bisa mengambil hikmah dalam kisah ini dan menjadi seorang calon atau istri yang baik dan diridhai allah SWT. Amin ya rabbal alamin…..

Selasa, 28 November 2017

THARIQ BIN ZIYAD,Sang Penakluk Negeri Spanyol (Andalusia)

pahlawan islam : tariq bin ziyad
TARIQ BIN ZIYAD
(TH 92 H/711 M)

Pada masa khalifah Usman bin Affan dan Muawiyah sampailah agama Islam ke tanah Barbar,Tripoli,Maroko,Tunia dan Aljazair.penduduknya masuk islam berbondong-bondong.pemuda –pemuda banyak banyak dari mereka bergabung  dengan tentara islam dan menjadi opsir-opsir tinggi.
Khalifah Walid bin Abdul Malik dari daulah Bani Umayah mengangkat Musa bin Nasir menjadi gubernur dan jendral tentara Islam di negri Barbar ini.banyak peperangan yang dilakukan dengan tentara rum yang berujung dengan kemenagan umat islam yang gemilang.di antara opsir tinggi yang mashur dewasa itu tersebutlah nama Tariq Bin Ziad dan Tariff Bin Malik.

tariq bin ziyad


MENAKLUKAN NEGERI SPANYOL

Musa bin Nasir mengangkat Tariq bin Ziad menjadi komandan sebuah benteng di tanah Maghribi.pada saat musa mendapat berita tentang Tanah Spanyol dan hasilnya yang banyak,serta kelemahan pemerintahan disana,diutuslah jendral tariq untuk pergi menaklukkannya.

Berangkatlah Tariq dengan tujuh ribu tentara islam gengan menggunakan perahu menuju pantai Negri Spanyol,dan mendarat pada sebuah bukit yang kemudian diberi nama Jabal Tariq (Gibraltar) dan memebuat benteng dekat muara sungai Guadalquivir (Alwaidil Jani’).

Pada saat itu raja spanyol yang bernama Roderick,begitu dia mendengar berita kedatangan tentara islam itu,ia pun mengumpulkan tentara sebanyak-banyaknya melebihi jumlah tentara islam,lalu mereka berangkat menuju tentara tariq bin ziad.

Sebelum itu tariq memerintahkan membakar segala perahu yangsudah  membawa tentara islam ke spanyol,agar mereka berjuang mati-matian dengan tidak mengenal jalan pulang.dengan itu tekad mereka salah satu dari dua : Mati zsyahid dengan mendapat surga atau hidup beroleh kemenangan yang gemilang.

Kemudian tariq berpidatao yang berapi-api untuk membangkitkan keberanian tentaranya.di antaranya beliau berkata :
“ Wahai ummat Islam ! musuh  dihadapanmu,lautan dibelakangmu,jika kamu tidak berperang dengan kesabaran dan keberanian luar biasa pastilah kamu hancur binasa.karena itu ayo majulah ke muka,saya dimuka,dan insyaallah saya akan membunuh raja musuh kita dengan pedangku ini “.

Tentara islam menyerbu pihak tentara Spanyol itu.Roderick dapat dibunuh oleh Tariq dengan pedangnya.keberanian tariq mendorong kuat bagi tentara islam untuk mengalahkan tentara Spanyol.

Pertempuran itu berjalan beberapa hari lamanya.kemenangan berada di pihak tentara Islam,dan mereka mendapat banyak sekali harta rampasan perang.pertempuran ini dinamakan Perang Syarisy.

Tariq meneruskan penyerbuannya ke daerah pedalaman tanah Spanyol serta menaklukkan setiap kota yang dilaluinya sampai ke ibukota spanyol pada saat itu “Toledo”.

Adapun Tariq sangatlah dikasihi dan diikuti oleh tentaranya .mereka sangat patuh dibawah pimpinannya.dengan berkuasanya Tariq di kota Toledo,ia pun menjadi Jendral besar Islam dan raja yang tiada bermahkota di tanah spanyol.kemudian beliau dipanggil pulang oleh sang khalifah walid ke damuskus,karena khawatir akan pengaruh Tariq di sana.

AKHLAQNYA

Tariq bin ziad adalah penglima perang yang terbesar.manakala orang menyebut keagungan dan kemuliaan islam,pastilah nama beliau akan senantiasa teringat.