Ziarah Wali Songo

ziarah walisongo pon pes nurul ihsan tahun 2017.

Aula Nurul Ihsan

Alhamdulillah berkat dukuan semua kalangan proses pembuatan Aula Nurul Ihsan telah Mencapai 90%.

Suasana Sarapan Pagi

Suasana sarapan pagi Rombongan ziaroh pondok pesantren Nurul .

Beladiri Cimande

Santri Putra mengikuti latihan bela diri Cimande.

17 Agustus

Para santri berangkat guna melaksanakan Upacara Hari kemerdekaan.

Tampilkan postingan dengan label kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kajian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Maret 2019

Manfaat Ngaji kuping (jiping)





Ngaji kuping ....!! atau dikenal dengan istilah (jiping) sudah tak heran dan tak asing terdengar oleh kebanyakan orang, yang biasanya kejadian ini mayoritas di lakoni oleh kalangan ibu ibu pengajian.

mencari ilmu agama tidak hanya untuk kalangan para santri dan tidak juga harus di kawasan pesantren.

Mencari ilmu agama juga bisa dengan cara menghadiri majlis ilmu atau pun memanfaatkan fasilitas yang ada, seperti mendengarkan  pengajian, baik secara langsung datang kemajlis,mendengarkan lewat radio,atau bisa juga acara siaran televisi,tapi dengan catatan kita harus tetap berhati hati serta acara yang tepat.

Nah.. kira kira apa saja yang kita dapatka ketika kita ngaji kuping (alias hanya mendengarkan,tidak membawa kitab ataupu alat tulis).

Mungkin bagi sebagian orang "percuma"...tapi kita harus menepis jauh jauh kata "percuma", itu kenapa ? karena dengan ngaji kuping setidaknya itu merupakan usaha mendekatkan diri kepada Alloh dengan perantara orang alim sekaligus sebagai bentuk ikhtiyar kita dalam rangkan mencari ilmu agama.

Dalam syarah kitab Nasoihul 'ibad ,Abu laits pernah menyampaikan  "Barang siapa mendekatkan terhadap orang alim ,kendati  tidak mampu menyerap sedikitpu ilmunya, namun tetap memperoleh tujuh kemulian" ingin tahu apa saja tujuh kemuliaan itu ?


1.     Memperoleh keutamaan sebagai penuntut ilmu , tentu saja karena ini sudah di sabdakan oleh nabi saw. dalam hadis yang  di kutip dari kitab lubabul hadis Hal.5 , penerbit Al miftah Surabaya ,dalam kitab tersebut nabi bersabda yang artinya " Nabi bersabda kepada Ibnu Mas'ud Ra. "Wahai Ibnu Mas'ud duduknya kamu sesaat dimajls ilmu,sedangkan kamu tidak membawa pena  dan tidak mencatat satu huruf pun itu lebih baikdari pada memerdekakan 1000 budak, dan melihatnya kamu kewajah orang alim itu lebih baik dari 1000 kuda yang kamu sedekahkan di jalan Alloh Swt. dan salammu atas orang alim itu lebih baik dari pada ibadah seribu tahun".Dan dalam hadis yang dikutip dari kitab At-Targhib Hal.3 peneerbit karya Toha putera Semarang,NAbi saw. bersabda yan artiya "Adapu oran yamencari ilmu itu malaikat membeberka sayapnya (menaungi)  karena ridlo (senang) dengan apa yang ia cari.
2.     Telah menahan diri dari perbuatan dosa , tentu saja dengan kita pergi ke majlis ilmu , itu merupakan usaha kita untuk tidak terjerumus dalam jurang kemaksiatan , akan lain kejadiannya ketika kita pergi ketempat pergaulan di zaman moderen sekarang ini yang sangat rentan bagi kita untuk melakukan dosa, apalagibagi remaja yang masih labil dalam berperlaku, seperti mabuk, tawuran, buat onar, dan bahkan tak jarang terjadi tindak asusila akibat pergaulan bebas.Naudzubillahimindzalik....
3.     Memperoleh curahan rahmat dikala baru keluar dari rumah, Di sebutkan dalam hadis nabi yang di kutip dari kitab Lubabul HAdis Hal 6 , NAbi saw bersabda " barang siapa beranjak akan mencari ilmu, maka ia aka diampuni sebelum ia melangkahkan kakinya". subhanalloh belum juga melangkah sudah diampuni apalagi sudah melangkah. kita perhatikan lagi sabda nabi Nabi saw. brsabda "Barang siapa yang menempuh salan untuk menuntut ilmu, maka Alloh akan tutun dia kejalan menuju surga "(Hadis dikutip dari buku pendidikan Akhlak untuk pengajar dan pelajar terjemah kitab Adabul 'Alim wan Mutta'alim HAl 4, penerbit pustaka Tebu ireng.
4.      Dikala rahmat mencurah bagi forum pengajian maka iapu memperoleh bagian , subhanlloh...sebelum berangkat dapat keutamaan, ketika berangkat mendapat keutamaan , dan ketika sampai di pengajian dapat keutamaan lagi..masya Alloh memang engkau maha pemurah lagi maha penyayang Ya Rabb.
5.     Ia tercatat berbuat taat sepanjang mendengarkan (memperhatikan) pelajaran 
6.     Dikala intelegensinya tidak mampu memehami pelajaran maka ratapan itu menjadi pengantar menuju kehadirat Alloh Ta'ala , maksudnya tida semua orang memilki kecerdasan  yang sama dalam mempelajari suatu pelajaran, maka ketika diamerasa kurang mampu akan hal itu,ia aka kembalkan urusan paham kepada Alloh Ta'ala  ( tawakal ) dan ia akan merasa bahwa ia adala makhluk biasa dan mengakui bahwa Alloh lah yang maha kuasa atas segalanya.Dan memang tugasnya hanyalah belajar dan berusaha memahamiya , adapun ia paham atau tidaknya itu kehendak Aloh swt semata.
7.     Dan ia akan mengetahi kemuliaan orang alim bersama kehinan orang fasiq sehingga minatya cenderug menujuilmu dan hatnya menolak perbuatan fasiq.
Itulah tadi  keutamaan bagi orang yang mendekatkan diri pada ulama dan jiping (ngaji kuping ) pun tak jauh berbeda dari itu, jadi,sudah tidak ada lagi alasan untuk tidak menghadiri majlis ilmu atau pengajian dengan alasan bukan santri dan tidak memilki kitab atau pun alat tulis.karena kita masih bisa mendapakan keutamaan yang lain ketia kita menghadiri majlis ilmu atau pengajian

Semoga bermanfaat....!!!! dan dengan kita mengetahui keutamaan mencari ilmu,membuat kita lebih semangat lagi dalam mencari ilmu agama.


Kamis, 29 Juni 2017

Benarkah Rosululloh Dijadikan Hanya Sebagai Manusia Biasa?

Benarkah Rosululloh Dijadikan Hanya Sebagai Manusia Biasa

Benarkah Rosululloh Hanya Manusia Biasa?

Masalah kemuliaan rosul,banyak yang berangggapan bahwa nabi Muhammad hanyalah manusia biasa,sehingga kadang banyak yang memberi pertanyaan, “diawal belajar agama islam ,aa yang mengajari saya bahwa Nabi SAW hanyalah manusia biasa ,dan diharamkan bagi kita memuji secara berlebihan,benarkah seperti itu?

JAWABAN:

Anda harus menenangkan diri anda dengan al qur’an ,karena ini adalah salah satu sumber
Terbaik untuk penyembuhan keraguan ,memang nabi muhamad adalah manusia biasa
Tapi ia diberikan keistimeaan yang tidak dimiliki manusia pada umumnya .anda harus
Merenungkan pada setiap ayat -ayat yang memuji nabi SAW yang menyebutkan kebesarannya dan suri tauladan ada pada diri nabi muhamad SAW.dan untuk lebih meyakinkan lagi, bacalah tafsir pada ayat-ayat tersebut.

Renungkan firman Alloh SWT untuk nabi saw .sesungguhnya engkau dalam perhatian
Kami[Alloh]….,[surat Aththur 48].nabi SAW terus menerima perawatan dan perhatian besar dari Alloh SWT.

عن انس قال النبي صلى الله عليه وسلم لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من والده وولده والناس أجمعين
Dari anas radhi Allohuanhu  bahwa rasululloh SAW  bersabda ,”tidak sempurna iman seseorang hingga ia menintaiku melebihi cintanya pada ayahnya ,anaknya dan seluruh umat manusia.[HR.Bukhari Muslim]

Anda juga harus menyadari bahwa nabi muhamad di pilih oleh Alloh diantara banyaknya milyaran umat manusia dan kebesaran alloh pun terpancar pada dirinya.ia pun terpilih menjadi penerang ditengah-tengah massa kejahiliahan yang membabi buta menjadikan terang benderang dengan kehadiran islam,menjadi lentera dalam pandangan islam  dan Alloh mengaggungkan segala sesuatu yang besar dalam pandanganya.

Dan anda harus merenungkan kenyataan yang luar biasa.adakah manusia selain nabiSAW,?hanya beliaulah yang mampu ke sidratul muntaha .apakah ada manusia selain dirinya yang mengatakan jika semua nabi masih hidup mereka harus mengikutinya?jelas tidak ada ,karena beliau adalah nabi ang terakhir.

Juga tak patutlah untuk dipungkiri bahwa nabi muhamad adl manusia yang istimewa ,beliau diberi mu’jizat yang bgitu luar biasa yaitu al qur’an bahasanya yang begitu indah sehingga tak ada yang mampu menandinginya,walau hanya satu ayat karena al qur’an bukanlah buatan tangan manusia .isinya mencakup kisah umat terdahulu yang begitu menyetuh mampu memberi inspirasi dan motivasi untuk masa sekarang dan yang akan datang karena  kisahnya memberikan pelajaran besar dalam kehidupan.

Apakah pantas keintaan kita kepada sesama melampui cintanya kita kepada Alloh dan rasullnya .padahal kecintaan Alloh dan rasullnya mampu mengarahkan kita menuju arah kemuliaan yang didasari dengan ketulusan dan menjadikan cinta yang haqiqi,bukan menuju kehinaan yang didasari  oleh hawa nafsu .

Sebenarnya cinta itu indah manakala tetap dijaga dalam kesucianya tetap berjalan lurus, sejalan dengan syari’at.tentunya kita tidak perlu seprti keledai rasulullah yang berrnama ya’fur ketika ia mendengar berita wafatnya rasulullah SAW ,keledai tersebut menjadi stress dengan kesedihanya lalu ia pun melemparkan dirinya hingga tewas.
Ini jelas berlebihan  meskipun demikian kita harus mencintai nabi melebihi orang-orang yang kita cintai ,namun kita juga tidak perlu seperti sikap keledai yang berlebihan membunuh dirinya.

Tentunya semua akan indah jika tidak diiringi dengan kemakksiatan.


اللَّهُمَّ صَلِّ و سَلِّمْ على سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ أَهْلِ الشُّهود صَلاةً و سَلاماً نَرْقَى بِهِما في مَعَارِجِ القُرْبِ إلى المعْبُود وعلى آلِهِ

وصَحْبِهِ و التَّابِعيِنَ لَهُمْ بِإِحْسَانٍ إلى يَوْمِ المَوْعُود

Dinukil Dari : Ceramah Habib Umar bin hafidz