Sabtu, 09 Maret 2019

Kisah Teladan | Maryam Binti Imron,Wanita yang menjaga kehormatannya






Maryam Binti Imron, Wanita yang menjaga kehormatannya

Kisah Maryam Bintu Imron di abadikan dalam Al Qur'an.
Dalam Al-Qur'an Alloh menceritakan kisah Maryam secara ringkas, yaitu bahwa maryam adalah seorang perempuan yang memelihara kehormatan dirinya.

Allah memuji Maryam dengan wanita yang benar. Allah Ta’ala berfirman,
                      
مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ ۖ
“Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar…” (QS. Al-Maidah: 75).
Maryam sangat menjaga kesucian dirinya. Ia tidak sembarangan berdekatan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Ia tidak menggoda laki-laki dan juga menjauhi godaan mereka. Apakah wanita tergoda dengan laki-laki? Ya, karena secara naluri, wanita pun memiliki ketertarikan kepada laki-laki. Dan wanita yang baik adalah yang menjaga diri untuk membuat laki-laki tergoda dan menjaga diri dari godaan laki-laki.
Pernah suatu ketika Jibril datang kepada Maryam. Datang dalam fisik laki-laki yang sempurna. Namun Maryam tetap menjaga dirinya. Allah Ta’ala berfirman,

فَاتَّخَذَتْ مِنْ دُونِهِمْ حِجَابًا فَأَرْسَلْنَا إِلَيْهَا رُوحَنَا فَتَمَثَّلَ لَهَا بَشَرًا سَوِيًّا. قَالَتْ إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَٰنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا
“Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus ruh Kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku berlindung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”. (QS. Maryam: 17-18).
Melihat laki-laki yang sangat sempurna ketampanannya, Maryam tidak terkecoh dengan merendahkan dirinya mencoba menarik perhatian laki-laki tersebut. Ia malah berlindung kepada Allah dan meminta laki-laki tersebut menjauh. Hingga akhirnya Jibril mengatakan,
قَالَ إِنَّمَا أَنَا رَسُولُ رَبِّكِ لِأَهَبَ لَكِ غُلَامًا زَكِيًّا
Ia (jibril) berkata: “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”. (QS. Maryam: 19).
Barulah Maryam tahu bahwa laki-laki tersebut tidak bermaksud menggoda dan mengganggunya. Dan ia juga bisa menjaga diri darinya. Ternyata ia adalah malaikat yang Allah utus untuk menemuinya.
Maryam binti Imran adalah perempuan taat, tegar dan bertakwa, setiap hari ia mengisi waktunya untuk beribadah. Karena ketaatannya itulah Allah Swt memilihnya untuk menjadi ibunda Nabi Isa As. Namun Maryam mengandung Nabi Isa As tanpa seorang suami, melainkan Allah tiupkan ruh Nabi Isa ke dalam rahimnya, hal ini untuk menunjukkan kebesaran Allah Swt. Sebagaimana firman-Nya dalam surat at-Tahrim ayat 12:

وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَ
Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.(QS.Attahrim  ; 12)

Dalam sebuah hadis diriwayatkan:

Abu Hurairah berkata "Saya mendengar Rosululloh bersabda,"sebaik bak wanita suku Quraisy dialah wanita tebaik yang tidak pernah naik unta,wanita yang paling sayang terhada anakna dan wanita yang paling menjaga dirinya ".Abu Hurairah berkata "Maryam tidak penah naik unta ".

Hadis diatas menyebutkan keutamaan maryam bintu Imron dari empat sisi

Pertama : Maryam dijaga oleh Alloh swt. dari ganguan setan ketika Isa As lahir,karena setiap bayi yang lahir kedunia di cekik oleh setan , kecuali maryam dan putranya.
Kedua : Wanita yang tidak pernah naik unta .
Ketiga : wanita terbaik didunia diantara wanita baik dan wanita terbaik diantara wanita wanita penghuni surga.
keempat : Wanita paling sempurna diantara para wanita.

Maryam adalah pemimpin pertama penghuni surga dan Maryam adalah wanita terbaik secara umum.

Ketika Ruh Ditiupkan Ketubuh Maryam

Suatu hari ketika Maryam pergi kebukit sebelah timur dari tempat ibadahnya untuk mengambil air,Alloh mengutus malaikat jibril dan jibril berkata kepadanya (wahai maryam ! sesunguhnya Alloh menyampaikan kabar gembira kepadamu tentang sebuah kalimat (firman) dari-Nya (yaitu seorang putra),namanya Al-masih isa putra maryam...)(QS Ali imron,3 : 45)

Terjadilah mukjizat.Maryam mengandung tanpa pernah disentuh laki laki. Wanita suci itu mengandung beban batin yang sangat berat,sementara orang tidak tahu apa yang terjadi pada diri Maryam. Inilah kehendak Alloh swt. dan kehendaknya pasti terjadi.

Orang yang pertama kali meliat tanda tanda kehamilan maryam adalah Yusuf bin Yaqub An-Najjar,seorang ahli ibadah dari bani israil sepupu mayam.iapun merasa kaget  melihat tanda tanda kehamilan pada tubuh maryam.


Suatu ketika ia pun bertanya kepada maryam, "Hai Maryam apakah mungkin pohon dapat tumbuh tanpa benih?"Maryam mejawab, "Ya bisa saja, siapakah yang menciptakan pohon yang pertama kali?".Yusuf bertanta lagi "Apakah mungkin tumbuh tanpa siraman air dan hujan?"maryam menjawab, "Ya bisa saja, Siapakah yang menciptakan pohon yang pertama kali ?" yusuf kembali bertanya, " mungkinkah bayi lahir tanpa sentuhan laki- laki ?" gadis suci itupun menjawab," Bukankan Alloh menciptakan pohon pertama tanpa benih?" Adapun benih adalah hasil dari pohon yang mulanya tanpa benih. Apakah Alloh tidak mampu menumbuhkan pohon tanpa air?" yYusuf menjawab,"Memang Alloh maha kuasa atas segala-galanya. Bila Dia menghendaki sesuatu, hanya dengan perintah "jadilah" maka jadilah dia." Maram berkata," Bukankah Alloh menciptakan adam tanpa ayah dan ibu? kalau begitu beri tau aku, apa yang terjadi denganmu?. Maryam menjawab," sesungguhnya Alloh telah memberi kabar gembira kepadaku dengan kelahiranseorang putra yang di ciptakan dengan kalimat yang datang dari-Nya yaitu Al-Masih Isa putra Maryam seorang terkemuka didunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang dekat kepada-Nya. Dia berbicara kepada manusia ketika masih dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia termasuk orang-orang yang saleh" .

0 komentar:

Posting Komentar